Breaking News
light_mode

HIV di Maluku Peringkat 14 Nasional, Anggaran Nol, Transaksi Lendir Bergeser ke Aplikasi Hijau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ancaman HIV di Maluku dinilai semakin kompleks. Di satu sisi, kasus baru terus bermunculan. Di sisi lain, pemerintah daerah belum mengalokasikan anggaran khusus melalui APBD untuk menopang program penanggulangan HIV/AIDS.

Direktur Yayasan Harmoni Hati Beta, Madina, mengatakan hingga 2026 sebagian besar program HIV di Maluku masih bergantung pada pendanaan Global Fund.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan belum adanya komitmen fiskal yang kuat dari pemerintah daerah.

“Kami bersama LSM, puskesmas, dan tenaga kesehatan tetap melakukan pendampingan. Tetapi program HIV masih berjalan karena didukung Global Fund. Kalau donor itu berhenti, bagaimana nasib program HIV di Maluku?” kata Madina saat sosialisasi bahaya dan pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Ambon. Kamis (23/7/2026).

Ia menegaskan, pemerintah seharusnya mulai mengambil alih pembiayaan melalui APBD agar layanan pencegahan, pemeriksaan, pendampingan, hingga pengobatan tidak bergantung pada bantuan internasional.

Menurut Madina, persoalan HIV juga mengalami perubahan pola. Praktik prostitusi tidak lagi terkonsentrasi di satu lokasi, tetapi berpindah ke ruang digital.

Ia menyebut banyak transaksi seksual kini berlangsung melalui aplikasi berwarna hijau, WhatsApp, Messenger, hingga media sosial. Pertemuan kemudian dilakukan di hotel, penginapan, rumah kos, maupun lokasi lain yang sulit dijangkau petugas kesehatan.

“Kelompok berisiko sekarang jauh lebih sulit dipantau karena mereka tidak lagi berada dalam satu titik. Ini menjadi tantangan baru dalam pengendalian HIV,” ujarnya.

Madina juga mengingatkan bahwa posisi Maluku di peringkat ke-14 nasional berdasarkan jumlah kasus HIV bukanlah capaian yang patut dibanggakan. Angka tersebut hanya menunjukkan kasus yang berhasil ditemukan dan dilaporkan.

“Kasus HIV terus muncul setiap hari. Yang dibutuhkan sekarang adalah kebijakan yang serius, bukan sekadar menunggu bantuan donor,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah segera menempatkan penanggulangan HIV sebagai prioritas kesehatan masyarakat dengan dukungan anggaran yang memadai serta strategi baru untuk menjangkau kelompok berisiko yang kini beroperasi melalui platform digital.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUMMI Bakal Laporkan Sekda SBB ke Polda Maluku Soal Dugaan Gratifikasi

    RUMMI Bakal Laporkan Sekda SBB ke Polda Maluku Soal Dugaan Gratifikasi

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Swadaya Masyarakat Rumah Muda Anti Korupsi (RUMMI) menyatakan bakal melaporkan Sekretaris Daerah (Sekda) Seram Bagian Barat (Sekda SBB) ke Kepolisian Daerah (Polda) Maluku atas dugaan gratifikasi yang melibatkan pejabat tinggi di lingkungan Pemkab SBB. Ketua RUMMI, Fadel Rumakat dalam keterangannya kepada media mengatakan, laporan resmi akan disampaikan pada awal pekan depan. Menurutnya, dugaan gratifikasi […]

  • PLN ULP Banda Siaga Listrik Andal Selama Kunjungan Menag di Kepulauan Banda

    PLN ULP Banda Siaga Listrik Andal Selama Kunjungan Menag di Kepulauan Banda

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda Naira,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman, andal, dan stabil selama kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (16/1/2026). Sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pelayanan ketenagalistrikan, PLN UIW MMU melalui […]

  • Program EVP,  PLN UP3 Saumlaki Sadar Lingkungan Di Daerah 3T

    Program EVP, PLN UP3 Saumlaki Sadar Lingkungan Di Daerah 3T

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Saumlaki kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan Employee Volunteer Program (EVP) berupa aksi bersih-bersih di kawasan Air Kaca Bomaki, salah satu sumber air utama di wilayah Tanimbar […]

  • PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– 449 Tahun kota Ambon bertajub cinta melalui tema besar, “Deng Cinta Vor Ambon,” telah diperingati dengan penuh khidmat. Meski cuaca kota Ambon tidak begitu bersahabat. Momentum hari jadi tersebut, General Manager PLN UIW Maluku – Maluku Utara Awat Tuhuloula menyampaikan, ucapan selamat atas nama pribadi dan institusi PLN UIW Maluku – Maluku Utara. […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1). Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 […]

  • 36 Tahun Tanpa Putra Maluku di Kabinet: Diskriminasi Terstruktur atau Pengabaian Sistematis?

    36 Tahun Tanpa Putra Maluku di Kabinet: Diskriminasi Terstruktur atau Pengabaian Sistematis?

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Aldin Keliangin Sudah lebih dari tiga dekade, tepatnya 36 tahun, Republik Indonesia tidak pernah memasukkan putra-putri Maluku ke dalam kabinet. Setiap kali reshuffle diumumkan, setiap kali Kabinet Indonesia dibentuk, wajah-wajah dari Timur selalu absen dari posisi penting yang menentukan arah kebijakan bangsa. Maluku, yang dikenal dengan kekayaan sejarah, budaya, dan sumber daya alam, seolah-olah […]

expand_less