Breaking News
light_mode

RBK Desak KPK, Kejagung, dan Polri Beri Perhatian Serius terhadap Dugaan Korupsi di Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Revolusi Beta Kudeta (RBK) Maluku mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Kepolisian Republik Indonesia memberikan perhatian yang lebih serius terhadap penanganan dugaan tindak pidana korupsi di Maluku.

Desakan itu disampaikan Ketua RBK Maluku, Risman Wahab Solissa, S.IP, yang menilai penegakan hukum di Maluku belum memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Menurut Risman, perhatian aparat penegak hukum pusat terhadap dugaan korupsi di daerah dinilai belum merata.

Ia menilai operasi tangkap tangan (OTT) maupun penindakan terhadap kepala daerah dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak terjadi di wilayah Pulau Jawa dan daerah lain, sementara Maluku dinilai minim penanganan kasus seperti ini.

“Maluku bukan hanya menghadapi persoalan kecilnya transfer anggaran dari pemerintah pusat. Yang juga menjadi persoalan adalah penegakan hukum yang belum memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” kata Risman dalam keterangannya kepada Tajukmaluku.com. Selasa (21/7/2026).

Ia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di daerah terus menurun. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah perkara yang dinilai tidak berjalan secara terbuka dan belum memberikan kepastian hukum hingga kini.

“Publik melihat ada sejumlah kasus besar yang proses hukumnya tidak jelas dan tidak transparan. Hal itu menimbulkan anggapan bahwa penegakan hukum di Maluku belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Risman juga menyoroti kondisi pembangunan Maluku yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Menurutnya, daerah ini masih bergelut dengan persoalan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan, meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

“Maluku memiliki emas, nikel, tembaga, minyak, gas, hasil hutan, dan potensi perikanan yang besar. Namun masyarakat belum merasakan manfaat yang sebanding. Di sisi lain, masih muncul persoalan dugaan pertambangan tanpa izin dan berbagai dugaan penyimpangan dalam pengelolaan sumber daya alam,” katanya.

Atas kondisi tersebut, ia meminta KPK, Kejaksaan Agung, dan Mabes Polri meningkatkan pengawasan serta penegakan hukum terhadap setiap dugaan tindak pidana korupsi di Maluku.

“Kami hanya meminta keadilan. Jika ada dugaan korupsi yang memenuhi unsur pidana, proseslah secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Jangan sampai pemberantasan korupsi terkesan hanya tegas di daerah tertentu, sementara masyarakat Maluku menunggu kepastian hukum,” tegasnya.

Risman berharap seluruh aparat penegak hukum menunjukkan komitmen yang sama dalam memberantas korupsi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Maluku, sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dapat kembali pulih.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikira Lumut, Ternyata Mikroalga: Pentingnya Edukasi Biologi

    Dikira Lumut, Ternyata Mikroalga: Pentingnya Edukasi Biologi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Tri Santi Kurnia (Dosen UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon dan Mahasiswa S3 Biologi UGM) Tajukmaluku.com-Saat kita melihat air pada dinding bak penampung atau toren air telah dipenuhi lapisan hijau yang menumpuk dan terasa licin serta mempengaruhi warna air, seringnya kita mengatakan bahwa air telah berlumut. Padahal kita telah keliru. Tidak semua yang tumbuh berupa […]

  • Hanya Karena Ganti Nasi jadi Ubi untuk Menu MBG, Ahli Gizi Ini Langsung Dipecat

    Hanya Karena Ganti Nasi jadi Ubi untuk Menu MBG, Ahli Gizi Ini Langsung Dipecat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Mataram, Hermawan Riadi mengaku telah memecat seorang ahli gizi karena yang bersangkutan mengganti menu nasi menjadi ubi untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, menu makanan yang telah ditetapkan oleh ahli gizi itu merupakan sumber karbohidrat yang seharusnya serupa dengan nasi, serta telah melalui proses koreksi beberapa […]

  • PLN UIW MMU Lepas 20 Personel BKO Batch 2 untuk Pemulihan Pasca Bencana di Aceh

    PLN UIW MMU Lepas 20 Personel BKO Batch 2 untuk Pemulihan Pasca Bencana di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pasca bencana nasional dengan melepas 20 personel Badan Kesiapan Operasional (BKO) Batch 2 untuk bertugas di Provinsi Aceh. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pasca bencana di wilayah Sumatera, khususnya di Takengon, Provinsi […]

  • Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN

    Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Karawang,Tajukmaluku.com-Di tengah kebiasaan serba cepat, pelayanan publik juga dituntut untuk beradaptasi menjadi lebih sederhana, lebih transparan, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Transformasi inilah yang mulai diwujudkan dalam layanan pertanahan. Melalui digitalisasi lewat aplikasi Sentuh Tanahku serta hadirnya program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), urusan administrasi pertanahan yang dahulu kerap dipersepsikan rumit perlahan berubah menjadi […]

  • Gaspers: Pimpinan DPRD Pakai Mobil Sewaan

    Gaspers: Pimpinan DPRD Pakai Mobil Sewaan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pimpinan DPRD Kota Ambon tidak memiliki kendaraan dinas perorangan. Sebagai gantinya, mereka menggunakan mobil sewaan. Langkah ini, menurut Sekretaris DPRD Kota Ambon, Apries Gaspersz, diambil sejak pimpinan baru dilantik pada September 2024. “Sejak September itu kita sewa untuk pimpinan DPRD. Kemudian di penyusunan anggaran baik di 2024 perubahan maupun di 2025 murni tidak pernah dianggarkan […]

  • BEM Nus Maluku Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintahan HL-AV, Rahantan: Kita Dukung Jika Baik, Kita Kritik Jika Tidak Adil

    BEM Nus Maluku Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintahan HL-AV, Rahantan: Kita Dukung Jika Baik, Kita Kritik Jika Tidak Adil

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Maluku ( BEM Nus Maluku ) siap mengawal kebijakan pemerintahan Gubernur Maluku Hendrik Lawerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath serta kinerja 100 hari kerja HL-AV sesuai janji-janji yang ditawarkan saat kampanye. Hal ini di sampaikan oleh koordinator daerah BEM Maluku, Adam R. Rahantan. Kamis, (06/03/2025). Dengan Visi : “Transformasi Maluku Menuju […]

expand_less