Breaking News
light_mode

Fenomena AV, Bebas di Korupsi, TPPU, Penipuan, Tersangkut Lagi di Penodaan Agama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 825
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Para penyidik di Polda Maluku mungkin sudah tak asing lagi dengan Abdullah Vanath ketika mengawali pemeriksaan awal sebagai terlapor nantinya. Saat ini Abdullah Vanath diduga telah melakukan tindak pidana penodaan agama sebagaimana pasal 165 huruf a.

Sebelum ini, sosok Abdullah Vanath sudah sering kali diperiksa di Polda Maluku termasuk Kejaksaan Tinggi dengan berbagai kasus berbeda. Uniknya, dari seluruh kasus yang menjerat Abdullah Vanath hampir seluruhnya berhenti ditengah jalan, dengan berbagai dalil, mulai dari minim alat bukti, tak ditemukan unsur pidana dan lain sebagainya.

Berikut daftar kasus hukum yang sempat menjerat Abdullah Vanath yang disadur dari pemberitaan sejumlah media massa:

1. 2014 Polisi Usut Kasus Korupsi dan TPPU, Sudah Tersangka, Tapi Dihentikan Pada 2017

    Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku menetapkan Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdullah Vanath, menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang APBD Pemkab SBT tahun 2006 senilai Rp2,5 Miliar.

    Vanath dijerat dengan dua kasus, yakni melanggar Undang-Undang Korupsi Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 dan UU Pencucian Uang. Vanath diduga melakukan mencairkan uang itu ke rekening deposito pribadi di Bank Mandiri cabang Pantai Mardika, Ambon.

    “Setelah melakukan gelar perkara atas kasus ini dan sudah cukup bukti – bukti, kami akhirnya menetapkan saudara Abdullah Vanath sebagai tersangka tindak pidana korupsi, menyalagunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dan pencucian uang,” kata Sulistyono di Mapolda Maluku, Ambon, Kamis (13/11/2014). Sumber: medcom.id

    Setelah itu, berkas dikembalikan pihak Kejaksaan Tinggi, proses terus bergulir tiga tahun lamanya dan puncaknya pada tahun 2017. Kejaksaan Agung menerbitkan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKP2) atas kasus dugaan korupsi mantan Bupati Seram Bagian Timur, Abdullah Vanath karena tidak cukup bukti.

    “Pertimbangan Kejagung sudah turun sejak Kamis, (16/2) dan yang bersangkutan sudah dipanggil Kejari Ambon dan prinsipnya Kejagung menyetujui atau sependapat dengan usulan jaksa penuntut umum bahwa tidak terdapat cukup bukti untuk meningkatkan perkara ini ke tahap persidangan,” kata Kajati Maluku, Jan Samuel Maringka di Ambon, Senin. Sumber: http://antaramaluku.

    2. 2024 Kasus Pencemaran Nama Baik Tak Cukup Bukti

    Ditreskrimum Polda Maluku untuk dimintai keterangan atas kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE yang ditujukan kepada calon Gubernur Maluku Murad Ismail. 

    “Nanti akan dijadwalkan (pemriksaan Abdulah Vanath), masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Ditreskrimum Polda Maluku, Kombes Pol. Andri Iskandar kepada wartawan, Kamis (3/10/2024). 

    Kombes Andri sebelumnya, mengaku, laporan dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor Abdulah Vanath sementara dalam proses penyelidikan.

    “Sementara dilakukan penyelidikan,” tulis Kombes Andri via pesan watshap saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/10/2024).

    Abdulah Vanath dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE yang ditujukan kepada calon Gubernur Maluku MI oleh Tim Hukum MI. 

    “Kita sudah laporkan AV (Abdullah Vanath) di Ditreskrimum,” kata Koordinator Tim Hukum MI-Michael Wattimura, Riduan Hasan, kepada wartawan, Senin (23/9/2024). 

    Dalam perkara ini, Bawaslu Maluku juga menerima laporan yang sama, namun setelah melalui rangkaian pemeriksaan baik di Polda Maluku maupun di Bawaslu Maluku kasus dihentikan karena tak cukup bukti.

    3. 2018 Dilaporkan Menipu Pengusaha, Tapi Polda Maluku Hentikan Proses Hukum

    Bukti-bukti telah diserahkan kepada penyidik. SPDP sudah dikirim ke Kejati, tapi kasus dugaan penipuan Abdullah Vanath, malah dihentikan Polda Maluku. 

    Mengutip pemberitaan kabartimur.com, penanganan kasus dugaan penipuan bermodus pinjaman uang sebesar Rp 1,2 miliar  oleh Abdullah Vanath, dihentikan setelah terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), 27 Agustus 2018. Dalihnya, kasus itu tidak penuhi unsur pidana.

    Kasus dugaan penipuan ini sempat hilang dan kembali mencuat ketika Abdullah Vanath maju sebagai calon Wakil Gubernur Maluku tahun 2018. Bahkan jauh-jauh hari kasus ini sudah diprediksikan bakal dihentikan terbukti.

    “Sudah SP3 tanggal 27 Agustus lalu. Laporannya sudah sampai ke Bareskrim.  Sudah ditelaah secara bersama. Dihentikan karena bukan merupakan suatu tindak pidana,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, kepada Kabar Timur, Kamis (6/9).

    Ia menjelaskan, setiap laporan yang masuk akan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. Dimana, penyidik akan mengumpulkan bukti dan memanggil sejumlah saksi. “Setelah melakukan penyelidikan, selanjutnya dilakukan gelar perkara memutuskan apakah kasusnya termasuk tindak pidana ataukah tidak. Diputuskan kasus ini tidak ditemukan suatu tindak pidana,” jelasnya.

    Kini Abdullah Vanath yang tak lain adalah Wakil Gubernur Maluku aktif akan diperiksa penyidik Polda Maluku terkait dugaan tindak pidana pasal 165 a sebagaimana yang dilaporkan oleh Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku. Akankah Abdullah Vanath akan lolos dari jeratan penodaan agama?.*(01-F)

    • Penulis: Admin

    Komentar (0)

    Saat ini belum ada komentar

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • PLN UP3 Tobelo dan BSI Perkuat Kolaborasi, Permudah Akses Layanan Keuangan dan Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di Maluku Utara

      PLN UP3 Tobelo dan BSI Perkuat Kolaborasi, Permudah Akses Layanan Keuangan dan Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di Maluku Utara

      • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Tobelo,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Tobelo memperkuat kolaborasi strategis guna menghadirkan layanan yang semakin mudah, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan pembayaran tagihan listrik secara terpusat, pembiayaan ekosistem kendaraan listrik berbasis syariah, serta optimalisasi layanan keuangan bagi pelanggan […]

    • KNPI Maluku: Rovik Afifudin jadi Panutan Sosok Politisi Berkualitas

      KNPI Maluku: Rovik Afifudin jadi Panutan Sosok Politisi Berkualitas

      • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku menilai Rovik Akbar Afifuddin sebagai sosok politisi yang berkualitas dan pantas jadi panutan. Untuk itu, KNPI Maluku berkomitmen untuk terus membersamai dan mengawal kiprah para politisi muda berkualitas, khususnya mereka yang memiliki rekam jejak aktivisme dan pengalaman organisasi yang matang, termasuk figur-figur mantan Cipayung seperti Rovik. […]

    • DPRD Maluku Desak BPN Klarifikasi Lahan Bandara Banda

      DPRD Maluku Desak BPN Klarifikasi Lahan Bandara Banda

      • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera memberikan klarifikasi terkait status lahan di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Lahan yang sejak awal ditetapkan sebagai kawasan bandara dan zona hijau itu kini disebut beralih ke tangan Abdullah Tuasikal, mantan Bupati Maluku Tengah, bersama sejumlah pejabat lain. Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifudin, menegaskan lahan […]

    • Sinyal Kuat dari Zulhas, PAN Disebut Siap Kawal RUU Daerah Kepulauan

      Sinyal Kuat dari Zulhas, PAN Disebut Siap Kawal RUU Daerah Kepulauan

      • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Ambon,Tajukmaluku.com-Dukungan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan mulai menguat di tingkat elite politik nasional. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, disebut masih memiliki komitmen yang sama untuk mendorong lahirnya regulasi yang telah diperjuangkan daerah-daerah kepulauan selama lebih dari satu dekade. Hal itu diungkapkan Anggota Komite I Dewan […]

    • Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

      Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

      • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Jakarta,Tajukmaluku.com– Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menorehkan prestasi tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Sunardi, dalam ajang Anugerah […]

    • Harta Karun Gunung Botak dan Nyawa Para Penambang

      Harta Karun Gunung Botak dan Nyawa Para Penambang

      • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      Buru,Tajukmaluku.com-Tragedi longsor yang kembali merenggut nyawa di Gunung Botak (GB) pada Sabtu, 8 Maret 2025, bertepatan dengan bulan Ramadan, menambah daftar panjang korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Abdullah Umar, Bendahara Umum DPD II KNPI Kabupaten Buru, menilai bahwa peristiwa ini bukan lagi kejadian yang mengejutkan—sebaliknya, ini adalah dampak dari kelalaian yang […]

    expand_less