Breaking News
light_mode

Tuasuun Sekda SBB dan Tugas yang Terabaikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 414
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Peristiwa skorsing rapat paripurna DPRD Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu, 27 Agustus 2025, seharusnya menjadi alarm tersendiri bagi Bupati Asri Arman. Sebab, kelalaian menyiapkan naskah pidato bupati yang dibacakan Wakil Bupati Selfinus Kainama tak bisa diliat sebagai “lupa berkas”, naskah pidato yang semestinya sudah siap sejak jauh hari itu menjadi cermin dari lemahnya koordinasi dan fungsi manajerial di lingkup birokrasi daerah.

Rapat paripurna adalah forum resmi yang mengikat martabat pemerintah daerah di hadapan legislatif. Gagalnya protokoler menyiapkan naskah pidato tepat waktu hingga paripurna diskors, memperlihatkan ketidakprofesionalan OPD terkait. Namun, akar masalahnya tidak berhenti di situ. Dalam sistem pemerintahan daerah, tanggung jawab terbesar tetap berada di tangan Sekretaris Daerah (Sekda).

Sebagai pejabat tertinggi ASN, Sekda bukan hanya perpanjangan tangan bupati dalam menggerakkan roda birokrasi. Memastikan setiap perangkat daerah bekerja sinkron. Tupoksinya jelas. Mengkoordinasi, membina, sekaligus pengendali administrasi, dan penjamin bahwa seluruh perangkat daerah bekerja sesuai arah kebijakan kepala daerah. Kegagalan OPD, apalagi dalam acara resmi kenegaraan seperti sidang paripurna, pada akhirnya bermuara pada lemahnya fungsi kendali Sekda SBB, Leverne A. Tuasuun.

Kegagalan ini tentu bukan hanya soal OPD bidang hukum, pemerintahan, atau protokoler yang alpa menjalankan tugas. Kritik DPRD, lewat anggota Komisi I Fredi Penturi, yang mendesak evaluasi kinerja OPD bidang hukum, pemerintahan, dan protokoler memang relevan. Namun kritik itu sejatinya harus diarahkan lebih tajam kepada Sekda Leverne A. Tuasuun. Karena di sinilah peran Sekda diuji dalam memastikan sistem birokrasi berjalan disiplin, tertib, dan profesional.

Insiden ini tentu saja mempermalukan pemerintah daerah karena publik akan melihat ketidakseriusan dalam urusan paling elementer: menyiapkan naskah pidato kepala daerah. Jika urusan sederhana saja gagal diurus, bagaimana publik bisa percaya birokrasi sanggup menangani problem lebih kompleks seperti tata kelola anggaran, pelayanan publik, dsb.

Sekda harus membaca peristiwa ini sebagai teguran keras. Evaluasi menyeluruh bukan hanya pada kepala OPD terkait, tetapi juga pada pola kerja birokrasi yang terlihat amburadul. Bupati Asri Arman harus menegur Sekda Leverne A. Tuasuun karna gagal membangun sistem kontrol yang baik, dan menegakkan standar kerja yang jelas. Tanpa itu, bupati akan terus menanggung malu akibat kelalaian bawahannya, sementara kepercayaan publik kepada pemerintah daerah makin terkikis.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com– Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menorehkan prestasi tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Sunardi, dalam ajang Anugerah […]

  • KNPI Maluku Khawatir Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun jadi Pintu Masuk Dapat Fee Proyek 10 Persen

    KNPI Maluku Khawatir Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun jadi Pintu Masuk Dapat Fee Proyek 10 Persen

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-KNPI Provinsi Maluku khawatir dengan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk peminjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun. Dimana peminjaman anggaran yang bernilai fantastis itu bakal diperuntukkan bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku. Kebijakan ini terpaksa diambil lantaran kondisi tiap daerah saat ini tengah mengalami efisiensi anggaran. Menurut Wasekbid Hukum dan Ham,Fahrudin […]

  • Optimalkan Sistem Kelistrikan di Jailolo-Halmahera Barat, PLN UIW MMU Datangkan 6 Unit Mesin Berkapasitas 5.000 KW

    Optimalkan Sistem Kelistrikan di Jailolo-Halmahera Barat, PLN UIW MMU Datangkan 6 Unit Mesin Berkapasitas 5.000 KW

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) telah mendatangkan sebanyak enam unit mesin baru berkapasitas total 5.000 kW untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan Kecamatan Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula mengungkapkan, keenam mesin ini akan dipergunakan untuk membantu meningkatkan kapasitas pasokan listrik Unit […]

  • Golkar Maluku: Bahlil Lahadalia Bijaksana dan Taat Hukum, Tuduhan Ronie Sianressy Dinilai Sesat

    Golkar Maluku: Bahlil Lahadalia Bijaksana dan Taat Hukum, Tuduhan Ronie Sianressy Dinilai Sesat

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPD Partai Golkar Provinsi Maluku angkat bicara menanggapi pemberitaan media rakyatmaluku.co.id edisi 8 Oktober 2025 yang memuat pernyataan pengacara Ronie Sianressy. Dalam berita itu, Sianressy menuding Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, telah “merampok hak asasi orang” terkait keputusan pemberhentian Aziz Mahulette dari keanggotaan Partai Golkar. DPD Partai Golkar Maluku menilai tudingan itu fitnah […]

  • Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Haji Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, Kota Ambon akhirnya buka suara terkait kepemilikan sebenarnya dari bahan kimia berbahaya berupa sianida yang tengah jadi polemik di tengah masyarakat saat ini. Hartini menegaskan bahwa dirinya bukanlah pemilik Sianida, melainkan salah satu oknum anggota polisi Erik Risakotta dan Haji Komar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers […]

  • PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

    PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Salah satunya diwujudkan melalui keberhasilan penyalaan (energizing) pelanggan potensial Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buru dengan daya sebesar 865 kVA oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon […]

expand_less