Breaking News
light_mode

PT BPT Diduga Sunat Setoran Ruko Pasar Mardika, DPRD Minta Proses Hukum Kipe

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Provinsi Maluku mendesak aparat penegak hukum menindak tegas Kuasa Direktur PT Bumi Perkasa Timur (BPT), Franky Gaspary Thiopelus alias Kipe, bersama seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan kewenangan pengelolaan aset Ruko Pasar Mardika.

Desakan itu mencuat dalam rapat dengar pendapat Komisi III bersama sejumlah instansi teknis dan warga penyewa ruko di ruang Paripurna DPRD Maluku. Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi, Richard Rahakbauw, didampingi Koordinator Komisi Jhon Lewerissa dan anggota lainnya itu membedah persoalan antara Forum Komunikasi Pedagang Mardika (FKPM), Pemprov Maluku, dan PT BPT, yang kini mengarah ke dugaan korupsi dan pelanggaran kontrak kerja sama.

Anggota Komisi III, Rovik Akbar Afifudin, menyoroti status hukum PT BPT yang dianggap sudah kehilangan dasar legalitasnya.

“Perjanjian lama 1987–2017 itu sudah berakhir. Tapi kemudian ada yang coba hidupkan lagi di 2022–2023 karena kedekatan tertentu. Padahal aset itu seharusnya sudah kembali ke Pemerintah Provinsi,” tegas Rovik.

Ia juga mengecam tindakan sepihak Kipe yang datang menggembok kios pedagang tanpa dasar hukum yang sah.

“Tidak punya kuasa penuh tapi datang menggembok orang punya ruko, ini bentuk arogansi dan penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

Politisi PPP itu mendesak agar Komisi III merekomendasikan langkah hukum terhadap PT BPT dan Kipe.

“Kita minta kejaksaan dan aparat hukum segera periksa semua, mulai dari retribusi parkir, pendapatan ruko, sampai setoran ke kas daerah. Jangan sampai uang masuk tapi tidak sesuai kontrak. Intinya, mulai hari ini PT BPT tidak ada lagi,” tandasnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi III lainnya, Rostina, menilai PT BPT sebagai biang kekisruhan di Pasar Mardika.

“BPT ini pembuat masalah. Kami minta Kepala BPKAD terbuka soal berapa setoran BPT ke kas daerah. Informasi yang kami dapat, mereka bayar terlalu rendah, sementara pedagang dipatok harga tinggi,” tegasnya.

Rostina menegaskan, DPRD akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Walau kepemimpinan di BPT atau Pemprov sudah berganti, proses hukum terhadap pelanggaran masa lalu harus tetap berjalan. Siapa pun yang menyalahgunakan kewenangan, wajib dihukum,” katanya.

Sementara itu, Richard Rahakbauw mengingatkan bahwa persoalan ini bukan hal baru.

“Sejak dulu kita sudah merekomendasikan pemeriksaan, tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Sekarang harus diseriusi supaya tak terulang lagi,” ujar Rahakbauw.

Komisi III berencana kembali memanggil seluruh pihak terkait, termasuk membawa kontrak kerja sama antara Pemprov Maluku dan PT BPT untuk memastikan kejelasan hak, kewajiban, serta aliran dana dari pengelolaan aset Pasar Mardika.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Maluku mengungkap dugaan korupsi dalam pengelolaan 140 ruko milik Pemprov Maluku yang dikerjasamakan dengan PT BPT. Pansus menemukan 12 pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) telah membayar ke PT BPT sebesar Rp18,84 miliar, namun perusahaan itu hanya menyetor Rp5 miliar ke kas daerah—masing-masing Rp250 juta pada 2022 dan Rp4,75 miliar pada 2023.

Pansus juga mencium dugaan pelanggaran dalam proses penetapan pemenang tender pemanfaatan aset ruko yang dimenangkan oleh PT BPT. Temuan itu memperkuat dugaan praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan daerah.(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Ambon Mulai Perkuat Barisan Organisasi, Fachri Alkatiri: Struktur Harus Solid, Kader Wajib Bergerak

    PKS Ambon Mulai Perkuat Barisan Organisasi, Fachri Alkatiri: Struktur Harus Solid, Kader Wajib Bergerak

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon mulai memperkuat barisan organisasi melalui kegiatan Konsolidasi dan Upgrading yang digelar selama dua hari, 29–30 Agustus 2026. Ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh struktur partai tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi benar-benar aktif dan mampu bekerja di tengah masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Berbasis Soliditas Struktur”, […]

  • Kunjungi Kopi Tuni Binaan PLN UIW MMU, Istri Gubernur Sebut Potensi jadi Ikon Maluku

    Kunjungi Kopi Tuni Binaan PLN UIW MMU, Istri Gubernur Sebut Potensi jadi Ikon Maluku

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku, Maya Baby Rampen Lewerissa, mengunjungi Kedai Kopi Tuni, UMKM binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) yang berlokasi di lingkungan Kantor PLN UIW MMU. Ambon, Selasa (13/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia berkesempatan menikmati langsung sajian kopi lokal sekaligus […]

  • Sinergi PLN UIW MMU dan Pemprov Malut, Wujudkan Program Listrik Lintas Desa

    Sinergi PLN UIW MMU dan Pemprov Malut, Wujudkan Program Listrik Lintas Desa

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersinergi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Hal ini dilakukan salah satunya melalui program Listrik Desa (Lisdes). Dalam kunjungan audiensi bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, pada Sabtu (26/4/2025), PLN UIW MMU memaparkan rencana pengembangan […]

  • Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

    Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Maluku terus menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Harga bahan bakar rumah tangga ini meroket hingga Rp14.000 per liter, menyisakan keresahan yang mendalam di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Namun, alih-alih memberikan solusi konkret, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku sewaktu rapat bersama DPRD justru […]

  • PLN UP3 Ternate Tingkatkan Layanan Kelistrikan Desa, 29 Desa Nikmati Listrik 24 Jam

    PLN UP3 Ternate Tingkatkan Layanan Kelistrikan Desa, 29 Desa Nikmati Listrik 24 Jam

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tidore,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku (UIW MMU) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pemerataan akses energi melalui Peresmian Peningkatan Pola Operasi 24 Jam Unit Listrik Desa (ULD) yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini dipusatkan di ULD Mare, Desa Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Peresmian peningkatan pola operasi […]

  • Sekwan Ungkap Agenda Pengawasan DPRD Maluku Berlangsung Sejak 24 April 2026

    Sekwan Ungkap Agenda Pengawasan DPRD Maluku Berlangsung Sejak 24 April 2026

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengawasan Penggunaan APBD tahap II DPRD Provinsi akan dilaksanakan pada 24 April 2026, di kabupaten/kota. Pengawasan sebagai fungsi yang melekat pada DPRD merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Farhatun Rabiah Samal, mengaku, pengawasan tahap II dilakukan di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Buru, Kota Ambon, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Tenggara, […]

expand_less