Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Kecam Kekerasan Polisi di Buru: “Polisi Harus Jadi Pengayom, Bukan Algojo”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi I DPRD Provinsi Maluku mengecam keras dugaan kekerasan yang dilakukan aparat Polres Buru terhadap dua tersangka kasus pencurian. Aksi yang disertai pemukulan dan pemaksaan pengakuan itu dinilai mencederai prinsip penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM).

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, menegaskan pihaknya tidak akan menutup mata atas laporan tersebut. Ia memastikan DPRD akan memanggil Polda Maluku bersama Polres Buru untuk memberikan penjelasan resmi dalam waktu dekat.

“Kami menyesalkan kejadian ini. Polisi seharusnya mengedepankan asas kemanusiaan dan profesionalitas, bukan kekerasan. Tidak ada alasan untuk memperlakukan tahanan secara keji,” tegas Solichin di Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Kamis (23/10/2025).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera dari Dapil III (Buru–Buru Selatan) itu menambahkan, DPRD akan memastikan proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan.

“Pekan depan kami agendakan pemanggilan Polda dan Polres Buru agar kasus ini jelas. Kami ingin ada kejelasan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Solichin, dugaan penyiksaan itu bukan hanya mencoreng nama baik kepolisian, tetapi juga melukai rasa keadilan publik. Karena itu, DPRD meminta Kapolda Maluku segera menginstruksikan Propam untuk turun tangan memeriksa anggota yang diduga terlibat.

Sebelumnya, kuasa hukum korban Marnex Salmon melaporkan adanya kekerasan terhadap dua kliennya, termasuk Andre Sairlay, yang dituduh mencuri di toko Libra pada 1 Oktober 2025. Ia menyebut korban dipukul dengan benda tumpul, ditelanjangi, dan dipaksa mengaku bersalah, padahal rekaman CCTV tidak menunjukkan keterlibatan mereka secara jelas.

Marnex menilai tindakan tersebut melanggar KUHP dan prinsip HAM, serta berencana melaporkannya ke Komnas HAM dan Propam Polda Maluku.

Menutup keterangannya, Solichin mengingatkan kembali fungsi polisi sebagai pelindung masyarakat.

“Jangan sampai praktik semacam ini dibiarkan menjadi kebiasaan. Polisi harus jadi pengayom, bukan sumber ketakutan masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantah Bursel Perkuat Koordinasi dengan Pj Kepala Desa Fatmite Demi Kelancaran PTSL

    Kantah Bursel Perkuat Koordinasi dengan Pj Kepala Desa Fatmite Demi Kelancaran PTSL

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran pelaksanaan Program PTSL Tahun Anggaran 2026. Panitia Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan (Kantah Bursel) melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi dengan Penjabat Kepala Desa Fatmite. Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi persoalan batas wilayah yang dapat memengaruhi proses pengukuran […]

  • Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Dhani Pelupessy (Akademisi UIN Abdul Muthalib Sangadji) Tajukmaluku.com-Kita sering berkonflik tanpa tahu asal penyebabnya dari mana. Penyebabnya sangat beragam. Aktor intelektual dibalik konflik yang meletup itu pun kita tidak punya kemampuan mengetahuinya. Siapa pelakunya? Tidak tahu. Sasaran terakhir ialah pihak kepolisian, harus kerja ekstra mengusut tuntas siapa pelakunya. Namun, pihak kepolisian kewelahan. Intelijen pun […]

  • PLN UIW MMU Pererat Silaturahmi Natal 2025 Bersama Gubernur Maluku dan Wali Kota Ambon

    PLN UIW MMU Pererat Silaturahmi Natal 2025 Bersama Gubernur Maluku dan Wali Kota Ambon

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam semangat Natal 2025 yang penuh damai dan kebersamaan, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan kegiatan silaturahmi Natal dengan jajaran pimpinan daerah di Provinsi Maluku. Silaturahmi tersebut dilakukan ke kediaman Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, serta Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen PLN UIW […]

  • Kepemimpinan Putra Daerah di BPJN Maluku Dinilai Strategis untuk Infrastruktur Wilayah 3T

    Kepemimpinan Putra Daerah di BPJN Maluku Dinilai Strategis untuk Infrastruktur Wilayah 3T

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penunjukan Muhammad Ulwan Talaohu, S.T., M.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air (DPW PMPI) Provinsi Maluku, Risman Soulissa, menilai kehadiran Ulwan Talaohu di pucuk pimpinan BPJN […]

  • Suherman Ura Ditetapkan sebagai Ketum Hetu Upu Ana, Eliza De Lima jadi Sekretaris Umum

    Suherman Ura Ditetapkan sebagai Ketum Hetu Upu Ana, Eliza De Lima jadi Sekretaris Umum

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Musyawarah Besar Luar Biasa (Muslub) Hetu Upu Ana (HUA) telah menetapkan Suherman Ura sebagai Formatur Ketua Umum dan Eliza De Lima sebagai Sekretaris Umum.Muslub berlangsung di Aula Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ambon. Dalam sambutannya, Suherman Ura menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diterimanya.Suherman juga menegaskan komitmennya untuk membawa HUA menjadi organisasi penggerak perubahan […]

  • Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Kepala Desa Negeri Effa, Kecamatan Wakate, dilaporkan warganya ke Polres Seram Bagian Timur, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan penipuan. Rabu, (02/04/2025). Fadli Rumakefing selaku Kuasa Hukum Warga, menyampaikan bahwa saudara Ahmad Sugit Rumakefing pada tahun 2017/2018 telah melakukan pemalsuan Besloit/ Surat Keputusan dari Pemerintah Negeri Belanda kepada Raja Negeri Effa demi hasrat kekuasaan menjadi Raja […]

expand_less