Breaking News
light_mode

Bahas KUA-PPAS 2026, Komisi I DPRD Maluku Soroti Efisiensi Anggaran dan Penurunan Pagu OPD

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi I DPRD Provinsi Maluku menyoroti kebijakan efisiensi anggaran dan penurunan pagu anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sorotan itu berlangsung dalam rapat bersama OPD mitra terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Rapat berlangsung di ruang Paripurna DPRD Maluku, Rabu (19/11/2025), dan dipimpin Ketua Komisi I, Solichin Buton itu menjelaskan, pembahasan dengan OPD baru memasuki tahap penyampaian kerangka kerja serta pagu anggaran dari masing-masing instansi.

“Pembahasan bersama mitra baru memasuki tahap penyampaian kerangka serta pagu anggaran dari masing-masing OPD,” ujar Solichin.

Ia menambahkan, tahapan tersebut belum final dan masih akan dilanjutkan dalam satu hingga dua hari ke depan.

Menurut Solichin, pembahasan KUA-PPAS tahun 2026 harus mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan Maluku, terlebih dengan adanya peluang anggaran baru seiring dimulainya masa jabatan Gubernur Maluku yang baru.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi tekanan fiskal akibat kebijakan efisiensi dan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Kondisi ini menuntut setiap OPD menyusun program dan kebutuhan anggaran secara lebih selektif.

“Yang jelas, dengan efisiensi yang ada ini kita harus bekerja lebih keras lagi demi kemajuan Maluku, terutama dalam bidang keamanan dan pemerintahan,” tegasnya.

Komisi I juga mendorong OPD agar lebih kreatif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat penurunan plafon anggaran hampir dipastikan terjadi.

Sementara itu, anggota Komisi I sekaligus personel Badan Anggaran DPRD Maluku, Ismail Marasabessy, mengungkapkan bahwa sebagian besar OPD sudah menyampaikan laporan realisasi anggaran tahun 2025 dengan capaian rata-rata mencapai 90 persen.

“Realisasi anggaran di hampir semua OPD cukup baik, rata-rata sudah berada di angka 90 persen,” jelasnya.

Namun ia mengingatkan adanya indikasi penurunan alokasi anggaran bagi beberapa OPD pada tahun 2026, yang diperkirakan hanya mencapai sekitar 65 persen dari pagu 2025.

“Ini yang kami wanti-wanti. Jangan sampai penurunan anggaran membuat OPD, terutama yang berstatus penghasil, tidak dapat menjalankan program prioritas,” tandas Marasabessy.

Ia menegaskan bahwa pembahasan di Badan Anggaran harus dilakukan lebih mendalam agar keputusan KUA-PPAS 2026 benar-benar sesuai kebutuhan daerah.* (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Tahun Baru, PLN UIW MMU Sukses Tambah Daya 555 kVA di Unkhair, Maluku Utara

    Sambut Tahun Baru, PLN UIW MMU Sukses Tambah Daya 555 kVA di Unkhair, Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Memasuki tahun 2025, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate berhasil melakukan penambahan daya listrik di Gedung Kuliah Terpadu Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, dari 6.600 VA menjadi 555.000 VA pada Senin (30/12/2024). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, penambahan ini menjadi bagian dari […]

  • Jadi Calon Kuat Sekda SBT, Kekayaan Amahoru “Mencurigakan”

    Jadi Calon Kuat Sekda SBT, Kekayaan Amahoru “Mencurigakan”

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Nama Achmad Quadri Amahoru belakangan menjadi buah bibir di Seram Bagian Timur. Dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 16 September 2025, ia mencatat skor tertinggi: 86,81 persen. Angka itu menempatkannya jauh di atas tiga kandidat lain. Bagi sebagian warga SBT, pencalonan Amahoru dianggap sebagai “pulang kampung”. Sebab, […]

  • Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Oleh: Dhani Pelupessy (Akademisi UIN Abdul Muthalib Sangadji) Tajukmaluku.com-Kita sering berkonflik tanpa tahu asal penyebabnya dari mana. Penyebabnya sangat beragam. Aktor intelektual dibalik konflik yang meletup itu pun kita tidak punya kemampuan mengetahuinya. Siapa pelakunya? Tidak tahu. Sasaran terakhir ialah pihak kepolisian, harus kerja ekstra mengusut tuntas siapa pelakunya. Namun, pihak kepolisian kewelahan. Intelijen pun […]

  • Demo Peningkatan Status Jalan Lingkar Ambalau, Begini Respon DPRD Maluku

    Demo Peningkatan Status Jalan Lingkar Ambalau, Begini Respon DPRD Maluku

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah massa aksi asal Ambalau, Kabupaten Bursel unjuk rasa di depan Kantor DPRD Maluku, Senin (11/8/2025). Mereka menuntut DPRD dapat menjembatani persoalan jalan lingkar di Ambalau yang hingga kini belum tuntas pengerjaannya. Bagi warga Ambalau, jalan lingkar bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan urat nadi yang menentukan masa depan pulau mereka. Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi […]

  • Bagaimanakah Etika Pembangunan Kita?

    Bagaimanakah Etika Pembangunan Kita?

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Dalam beberapa hari terakhir, publik tanah air dibuat heboh oleh pemberitaan tentang adanya aktifitas penambangan di wilayah kabupaten Raja Ampat yang dianggap berpotensi merusak keindahan wilayah yang dijuluki “Surga Terakhir di Timur Indonesia” itu. Bagaimana tidak, wilayah yang dikenal dengan keindahan panoramanya berupa taburan pulau-pulau kecil nan eksotis, ditambah pemandangan bawah laut yang mempesona itu […]

  • Soal Proyek Asrama Seminari, Bos PT Nailaka Indah Takut Hadir di Komisi III

    Soal Proyek Asrama Seminari, Bos PT Nailaka Indah Takut Hadir di Komisi III

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dibiayai dana jumbo Rp. 14.854 Miliar dari APBN, Proyek Gedung Asrama Seminari Keuskupan Amboina di Air Low,  Kecamatan Nusaniwe yang dikerjakan PT. Nailaka Indah itu diduga syarat masalah hukum. Terbaru, hasil on the spot Komisi III DPRD Provinsi Maluku bersama BPBPK, Satker Penangan Stategis dan Romo Agus Ulahyanan ditemukan sejumlah pekerjaan bermasalah. Mulai dari pemasangan […]

expand_less