Breaking News
light_mode

Soal Proyek Asrama Seminari, Bos PT Nailaka Indah Takut Hadir di Komisi III

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dibiayai dana jumbo Rp. 14.854 Miliar dari APBN, Proyek Gedung Asrama Seminari Keuskupan Amboina di Air Low,  Kecamatan Nusaniwe yang dikerjakan PT. Nailaka Indah itu diduga syarat masalah hukum.

Terbaru, hasil on the spot Komisi III DPRD Provinsi Maluku bersama BPBPK, Satker Penangan Stategis dan Romo Agus Ulahyanan ditemukan sejumlah pekerjaan bermasalah.

Mulai dari pemasangan instalasi listrik yang amburadul, pekerjaan kloset yang tidak lengkap, pipa westafel yang dipasang tidak dibawah tanah, bocor saat hujan dan karatan pada engsel kamar mandi.

Temuan Komisi III dilapangan semakin memperkuat dugaan tindak pidana korupsi pada proyek tersebut. Bahkan, info yang diterima Redaksi Tajukmaluku.com, saat proyek ini menjadi perhatian publik, Komisi III telah leyangkan panggilan kepada Balai Penataan Bangunan, Prasaranan dan Kawasan Wilayah Maluku untuk bersama-sama dengan pihak ke III yang mengerjakan proyek (PT Nailaka) tersebut ), namun, Bos PT Nailaka Indah enggan hadir bersama BPBPK. Bahkan kabarnya, ketidak hadiran PT. Nailaka Indah tanpa alasan jelas.

“Kan Balai diundang untuk ditanyakan pekerjaan ini. Bersama dengan pihak ke tiga. Sudah dipanggil tapi belum hadir beri keterangan dan klarifikasi,” kata sumber.

Rencananya, Senin lanjut sumber, bos PT Nailaka Indah, akan diundang bersama BPBPK untuk kesekian kalinya.

“Hasil peninjauan langsung akan dikonfirmasi lagi. Ini banyak masalah. Rencananya Senin,” bebernya lagi.

Pantauan Tajukmaluku.com di DPRD pada Senin 6 Oktober 2025, Agenda rapat bersama BPBPK dan Kontraktor batal dilakukan. Kabarnya, baik BPBPK maupun kontraktor PT Nailaka Indah tak hadir. Ini menjadi kesiakan kalinya PT Nailaka Indah tak gubris panggilan DPRD.

Terpisah, Koordinator Koalisi Aktivis Anti Korupsi Indonesia (KAAKI) Maluku, Poyo Sohilaw meminta agar DPRD khususnya Komisi III tak lembek menghadapi kontraktor yang tak kooperatif. Baginya, jika ada indikasi pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB maka DPRD merekomendasikan agar bisa diproses hukum.

“Kami minta agar Komisi III tak lembek terhadap kontraktor yang menganggap sepele dengan anggaran negara. Jika ada indikasi pelanggaran DPRD segera rekomendasikan diproses hukum,” tegas Poyo.

KAAKI akan mengajukan surat audience ke Komisi III untuk mempertanyakan hasil peninajuan atas proyek 14 miliar tersebut. Hal ini demi menjamin keterbukaan informasi publik dan terwujudnya tata kelola keuangan negara secara akuntable.

“Kami akan surati Komisi III untuk hearing. Ini penting. Dan bagi kami, proyek pembangunan sifatnya terbuka untuk diawasi publik,” tegas Sohilaw.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Banda di Jual, Intan Nasri Memilih Diam

    Tanah Banda di Jual, Intan Nasri Memilih Diam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Lahan yang sejak 1970-an ditetapkan sebagai zona hijau penyangga bandara kini telah berubah status menjadi sertifikat pribadi atas nama mantan Bupati Maluku Tengah, Abdullah Tuasikal. Padahal masyarakat Banda punya memori kolekti panjang. Mereka rela angkat kaki dari kawasan itu demi kepentingan negara, bukan untuk diperdagangkan. Empat dekade kemudian, pengorbanan itu berubah jadi ironi. Tanah […]

  • PLN ULP Ambon Kota Perkuat Koordinasi Keandalan Listrik untuk Pelayanan Kesehatan di RS Siloam Ambon

    PLN ULP Ambon Kota Perkuat Koordinasi Keandalan Listrik untuk Pelayanan Kesehatan di RS Siloam Ambon

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambon Kota terus memperkuat koordinasi pelayanan kelistrikan bagi fasilitas pelayanan publik melalui kegiatan kunjungan pelanggan ke Rumah Sakit Siloam Ambon. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga keandalan pasokan listrik pada sektor kesehatan yang memiliki peran penting bagi masyarakat. General Manager […]

  • Buah Sukun, Tanaman Tropis  Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    Buah Sukun, Tanaman Tropis Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tanaman tropis dari Provinsi Maluku, Buah Sukun dinilai mampu menjadi solusi untuk pangan masa depan dunia, ditengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis pangan dan perubahan iklim. Pasalnya, Sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, bebas gluten, serta kaya serat dan mineral seperti vitamin C dan magnesium. Teksturnya yang padat dan rasanya yang netral membuat buah ini fleksibel […]

  • RUMMI Desak APH Tangkap Rinto dan Iskandar Muda Harahap, Eks Kasi Pidum Kejari Aru Dalam Dugaan Pemerasan pada Kasus TPPO

    RUMMI Desak APH Tangkap Rinto dan Iskandar Muda Harahap, Eks Kasi Pidum Kejari Aru Dalam Dugaan Pemerasan pada Kasus TPPO

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rumah Muda Antikorupsi (RUMMI) mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menangkap dua oknum yang diduga kuat terlibat dalam praktik pemerasan terkait penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Kepulauan Aru. Kedua oknum tersebut yakni Rinto dan Iskandar Muda Harahap, mantan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Aru. Keduanya disebut-sebut menggunakan […]

  • Anak Muda Jazirah Leihitu Dukung Pemekaran Kecamatan Leihitu

    Anak Muda Jazirah Leihitu Dukung Pemekaran Kecamatan Leihitu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dukungan terhadap pemekaran wilayah di Jazirah Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, terus menguat. Kali ini, datang dari kalangan generasi muda, menandakan partisipasi aktif mereka dalam mendorong perubahan tata kelola wilayah. Tokoh pemuda setempat, Aril Salamena, menyatakan komitmen penuhnya mendukung Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembentukan dua kecamatan baru: Leihitu Tengah Barat dan Leihitu Timur. Ranperda ini […]

  • 3 Kali Mangkir Rapat, DPRD Maluku Bakal Jemput Paksa dan Desak Menteri PUPR Copot Kepala BPJN

    3 Kali Mangkir Rapat, DPRD Maluku Bakal Jemput Paksa dan Desak Menteri PUPR Copot Kepala BPJN

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Maluku akhirnya mengambil langkah paling tegas terhadap Kepala BPJN Maluku yang sudah tiga kali mangkir dari rapat resmi. Sesuai tata tertib DPRD, komisi menyiapkan upaya paksa untuk menghadirkan pejabat tersebut, sekaligus memutuskan akan mengirim surat resmi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meminta pencopotan Kepala BPJN dari jabatannya. Ketua […]

expand_less