Breaking News
light_mode

Festival Film Pelajar Maluku 2026 Buka Pendaftaran, Ajang Kreativitas Bangun Ekosistem Perfilman

  • account_circle Admin
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Festival Film Pelajar Maluku (FFPM) 2026 membuka pendaftaran, kompetisi film pendek bagi pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di 11 kabupaten/kota se-Maluku.

Ajang bergengsi yang digelar pertama kali ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah pengembangan bakat generasi muda di bidang perfilman khususnya pelajar SMA/SMK sederajat dengan mengangkat tema “Ekplorasi Budaya dalam Bingkai Sinema”.‎

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam poster resmi kegiatan, pendaftaran dibuka mulai 12 Februari 2026 dan akan ditutup pada 15 April 2026.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui Google Form yang telah disiapkan panitia. Peserta dapat mengakses tautan pendaftaran melalui kode QR maupun link yang tersedia pada postingan sosial media ffp_maluku.

”Adanya festival ini kami berharap mampu membuat sebuah gerakan transformasi yang bertekat untuk memanfaatkan ruang publik sebagai media interaksi budaya, dimana film-film pelajar dapat ditayangkan secara go public” ujar Dina Mustika Sari, selaku Direktur Eksekutif.

Foto: Poster Resmi Kegiatan Festival Film Pelajar Maluku 2026.

“Selain itu dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dan menciptakan dialog antara seniman muda, masyarakat dan tokoh adat, Eksplorasi kreatif yang berstandar dapat membekali pelajar dengan pengetahuan guna menciptakan karya film yang menarik,” imbuhnya.

Festival Film Pelajar Maluku merupakan inisiatif untuk mendorong lahirnya sineas-sineas muda berbakat dari daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, penguatan kreativitas, serta peningkatan literasi media di kalangan pelajar. Melalui produksi film pendek, para siswa didorong untuk mengangkat isu-isu lokal, nilai budaya, kehidupan sosial, hingga potensi daerah Maluku ke dalam karya audio-visual yang inspiratif.

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh pelajar SMA/SMK sederajat di 11 kabupaten/kota se-Maluku. Pelaksanaan kegiatan festival film akan dimulai dengan sosialisasi melalui media sosial, dengan konsep inklusif dan tanpa biaya pendaftaran, panitia berharap partisipasi peserta dapat menjangkau lebih luas, termasuk pelajar dari wilayah kepulauan dan daerah terpencil, yang kemudian peserta akan mengikuti workshop/pelatihan produksi film pendek secara daring melalui Zoom Meeting oleh profesional di bidang perfilman mulai dari pengembangan ide dan penulisan skenario, penyutradaraan, Sinematografi dan manjemen produksi.

Kemudian pelaksanaan produksi Film Pendek, Pengiriman Karya Film melalui link Google Drive untuk dikurasi, Screening dan Diskusi Film yang melibatkan pelajar SMA/SMK di Kota Ambon.

Puncak Acara Festival atau malam penganugerahan untuk kategori film terbaik (kategori fiksi), film terbaik (kategori Dokumenter), film favorit penononton, penulis cerita terbaik, Sutradara terbaik dan Penata Kamera Terbaik.

Selain sebagai ajang unjuk bakat, festival ini juga diharapkan menjadi momentum membangun ekosistem perfilman pelajar di Maluku. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan institusi pendidikan dan pemangku kepentingan terkait, menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang kreatif yang berkelanjutan bagi generasi muda.

Panitia menyediakan layanan informasi melalui contact person di nomor +62 821-4850-8648 bagi peserta yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait teknis pendaftaran dan ketentuan lomba.

Dengan waktu pendaftaran yang masih berlangsung hingga pertengahan April 2026, para pelajar diimbau untuk segera menyiapkan dan mendaftarkan karya terbaiknya.

“Saya sangat berharap Festival Film Pelajar Maluku 2026 menjadi langkah awal lahirnya talenta-talenta perfilman muda yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas” harapnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ULP Piru Aksi Cepat Tangani Persoalan Kelistrikan di Seram Bagian Barat

    ULP Piru Aksi Cepat Tangani Persoalan Kelistrikan di Seram Bagian Barat

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) aksi cepat normalkan kembali sistem kelistrikan di kawasan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Langkah cepat PLN UIW MMU melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Piru ini lantaran terjadinya pemadaman yang diakibatkan oleh beberapa hal; di antaranya gangguan pada mesin pembangkit dan jaringan distribusi. General […]

  • Perdana Pulang Kampong, Anggota DPRD Provinsi Maluku, H Ridwan Nurdin Bawakan Materi Di MAPABA PMII Buru

    Perdana Pulang Kampong, Anggota DPRD Provinsi Maluku, H Ridwan Nurdin Bawakan Materi Di MAPABA PMII Buru

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- Pasca dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku pada 17 September 2024, H Ridwan Nurdin melakukan kunjung perdana ke kampung halamannya, Pulau Buru. Bertepatan dengan acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Cabang Buru, H Ridwan Nurdin dengan semangat aktivis yang masih membara berbagi ilmu dan pengalamannya pada moment […]

  • Investigasi Korupsi DAK Pendidikan Maluku: Mansur Banda di Pusaran Proyek Pemerintah. HL Diminta Tegas

    Investigasi Korupsi DAK Pendidikan Maluku: Mansur Banda di Pusaran Proyek Pemerintah. HL Diminta Tegas

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku menuai tanya besatlr. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku kini menyoroti keterlibatan Mansur Banda, salah satu kontraktor yang diduga memiliki pengaruh besar dalam pengelolaan proyek di lingkup Pemprov Maluku. Nama Mansur Banda mencuat setelah sejumlah saksi, termasuk Pelaksana Tugas […]

  • Pendapat Ikhsan Tualeka Soal 100 Hari Kerja Hendrik-Vanath

    Pendapat Ikhsan Tualeka Soal 100 Hari Kerja Hendrik-Vanath

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Wawancara eksklusif Tajukmaluku.com bersama Ikhsan Tualeka. Senin, 2 Juni 2025 | Oleh: Redaksi Tajukmaluku.com Genap sudah seratus hari masa kepemimpinan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath. Tiga bulan lebih berlalu sejak pelantikan, namun geliat perubahan yang dijanjikan masih menjadi perdebatan di ruang publik. Di satu sisi, ada pihak yang menilai pasangan ini […]

  • LKPHI Nilai Brigjen Deni Dharmapala Sukses Berantas Narkoba di Maluku

    LKPHI Nilai Brigjen Deni Dharmapala Sukses Berantas Narkoba di Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPD LKPHI) Maluku, M. Husen Marasabessy mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku atas upaya maksimal dalam memberantas kejahatan narkoba. Menurut Husen, BNNP Maluku dibawah kepemimpinan Brigjen Pol. Deni Dharmapala berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus peredaran narkotika jaringan internasional sepanjang 2024. “Beliau berhasil mengungkap […]

  • Reses di SBB, Marasabessy Sesalkan Alih Fungsi Puskesmas Rumahkay jadi Polsek Amalatu

    Reses di SBB, Marasabessy Sesalkan Alih Fungsi Puskesmas Rumahkay jadi Polsek Amalatu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Komisi I, Ismail Marasabessy, menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), khususnya di Kecamatan Amalatu dan Kairatu saat reses. Dalam kunjungannya ke Negeri Rumahkay dan desa-desa sekitar seperti Latu dan Hualoi, Marasabessy menemukan adanya masalah terkait alih fungsi penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan di Rumahkay. Salah […]

expand_less