Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Minta Pemprov Benahi Seluruh Program Dinas Kelautan dan Perikanan, Ini Penyebabnya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, untuk segera pembenahan menyeluruh pada program di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Hal itu disampaikan setelah pihaknya pengawasan di lapangan dan menemukan sejumlah proyek, yang belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jangan sampai laporan administrasi terlihat baik, tetapi fakta di lapangan justru menunjukkan hal yang berbeda,” ujar Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi, Kamis (16/7/2026).

Menurut Irawadi, hasil pengawasan menunjukkan, masih banyak pekerjaan yang belum memberikan manfaat kepada masyarakat, meski telah menghabiskan anggaran pemerintah.

Karena itu, dia meminta Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi kinerja DKP, agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Irawadi mengatakan, persoalan yang ditemukan bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, berbagai catatan yang muncul dalam pengawasan DPRD hampir selalu berulang setiap tahun, meskipun telah terjadi pergantian pimpinan di instansi tersebut.

Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah kegiatan yang didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2024 maupun 2025 yang belum diselesaikan.

Di sisi lain, perangkat daerah tetap mengusulkan program baru, sementara pekerjaan sebelumnya belum dituntaskan.

Dalam pengawasan tersebut, kata Irawadi, Komisi II menemukan pembangunan drainase di UPT Kabupaten Kepulauan Aru yang dilaporkan belum berfungsi optimal, meski telah menyerap anggaran ratusan juta rupiah.

Selain itu, terdapat gedung pembibitan yang hingga kini belum dimanfaatkan, karena belum tersedia tenaga operasional. Akses menuju lokasi juga dinilai belum memadai, sehingga menghambat pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.

Irawadi juga menyoroti fasilitas pelabuhan yang belum dapat difungsikan, akibat belum tersedianya perahu operasional.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan aset pemerintah mengalami kerusakan, karena terlalu lama tidak digunakan.

Komisi II, lanjut Irawadi, juga menemukan ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan dengan kondisi di lapangan. Salah satunya berkaitan dengan mesin pompa air laut yang tercantum dalam dokumen proyek, namun tidak ditemukan saat inspeksi dilakukan.

Selain itu, pengawasan juga menemukan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada pengadaan mesin genset di UPTD Masika Jaya Tahun Anggaran 2024.

Dalam kontrak disebutkan mesin yang digunakan bermerek Isuzu, namun hasil pemeriksaan menunjukkan genset yang terpasang menggunakan merek Weifang.

“Semua pengadaan harus mengikuti spesifikasi, yang telah tercantum dalam kontrak. Itu menjadi dasar, untuk menjamin kualitas pekerjaan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran,” tegas Irawadi.

Mengenai kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum, Irawadi menegaskan, DPRD tidak akan mencampuri proses tersebut, dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, untuk melakukan pendalaman sesuai kewenangannya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Provinsi Maluku akan memanggil Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku bersama pihak penyedia pekerjaan, guna meminta penjelasan atas seluruh temuan hasil pengawasan.

“Rapat lanjutan akan kami gelar pekan depan, agar semua pihak dapat memberikan penjelasan secara terbuka terhadap berbagai temuan yang ada,” tandas Irawadi.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Menteri Agama Kunjungi Ambon, Kakanwil Kemenag Maluku Bakal Bahas Prioritas Layanan Keagamaan di Daerah 3T

    Besok Menteri Agama Kunjungi Ambon, Kakanwil Kemenag Maluku Bakal Bahas Prioritas Layanan Keagamaan di Daerah 3T

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia ke Kota Ambon, yang akan berlangsung pada Jumat, 16 Januari 2026, bakal dijadikan sebagai agenda strategis untuk memperkuat sistem layanan keagamaan dan pendidikan di Maluku. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Maluku, Yamin, menyatakan sejak awal pihaknya bakal mengawal substansi kunjungan ini pada kebijakan konkret dan penguatan […]

  • PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– 449 Tahun kota Ambon bertajub cinta melalui tema besar, “Deng Cinta Vor Ambon,” telah diperingati dengan penuh khidmat. Meski cuaca kota Ambon tidak begitu bersahabat. Momentum hari jadi tersebut, General Manager PLN UIW Maluku – Maluku Utara Awat Tuhuloula menyampaikan, ucapan selamat atas nama pribadi dan institusi PLN UIW Maluku – Maluku Utara. […]

  • Kolaborasi Komunitas Perkuat Konservasi Terumbu Karang di Maluku

    Kolaborasi Komunitas Perkuat Konservasi Terumbu Karang di Maluku

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Coral Triangle Center (CTC) bersama JALA INA di Ambon menginisiasi kegiatan “Bacarita Rawat Terumbu Karang Maluku”, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah komunitas, organisasi masyarakat sipil, dan penyelam yang selama ini melaksanakan rehabilitasi terumbu karang di Maluku berkumpul untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman serta sharing pembelajaran selama upaya pemulihan ekosistem terumbu karang. Pertemuan ini menjadi […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Gelar Pahlawan Nasional A.M Sangadji ada di Tangan Presiden Prabowo

    Gelar Pahlawan Nasional A.M Sangadji ada di Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang penetapan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden (Keppres), satu nama besar dari Maluku kembali mencuat: Abdoel Moerhalib Sangadji, pejuang perintis kemerdekaan Republik Indonesia yang dikenal dengan julukan “Jago Toea.” Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Sosial telah kembali mengusulkan nama A.M. Sangadji beberapa bulan lalu. Proses pengusulan itu […]

  • Framing Yang Diabaikan Media dari Pesan-Pesan yang Menggema

    Framing Yang Diabaikan Media dari Pesan-Pesan yang Menggema

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Udin Najil (Pegiat Kajian Media dan Budaya) Tajukmaluku.com-Ruang berita merupakan ruang negosiasi dari berbagai kelompok kepentingan. Kelompok-kelompok ini menentukan aturan tidak tersirat mana yang dianggap baik dan mana yang dianggap buruk. Hal ini dapat dilihat dari berbagai perangkat yang dipakai media baik kata, frasa, kalimat, maupun tampilan-tampilan visual yang melegitimasi atau mendiskreditkan. Misalnya, dari […]

expand_less