Breaking News
light_mode

Kepemimpinan Putra Daerah di BPJN Maluku Dinilai Strategis untuk Infrastruktur Wilayah 3T

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Penunjukan Muhammad Ulwan Talaohu, S.T., M.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air (DPW PMPI) Provinsi Maluku, Risman Soulissa, menilai kehadiran Ulwan Talaohu di pucuk pimpinan BPJN Maluku memiliki relevansi kuat dengan karakteristik wilayah Maluku sebagai provinsi kepulauan.

Menurut Risman, Maluku memiliki 11 kabupaten/kota dengan kondisi geografis yang kompleks. Tantangan pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga kondisi geografis, geologi, serta konektivitas antarpulau.

“Dengan kehadiran Pak Ulwan selaku putra daerah, beliau akan jauh lebih memahami titik-titik krusial persoalan jalan dan jembatan di Maluku. Dampak positifnya, roda organisasi di balai langsung bekerja tancap gas tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama,” ujar Risman kepada Tajukmaluku.com. Senin, (31/8/2026).

Risman mengatakan, pemahaman terhadap karakter wilayah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Maluku. Pengetahuan lokal, menurut dia, dapat menjadi modal dalam membaca persoalan di lapangan secara lebih tepat.

Ia juga menyoroti rekam jejak Ulwan yang dinilai dibangun melalui pengalaman panjang di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga.

Sebelum dipercaya menjadi Plt Kepala BPJN Maluku, Ulwan telah menjalankan tugas sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Maluku pada BPJN Maluku, Ditjen Bina Marga.

Pengalaman Ulwan juga mencakup penugasan di Provinsi Maluku Utara. Ia pernah dipercaya sebagai Kasatker PJN I untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan dan penanganan jaringan jalan di wilayah tersebut.

“Berbagai urusan taktis dan strategis yang dilaksanakan pada periode tersebut menjadi bagian dari pengalaman profesional yang berharga dalam mengelola kegiatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan,” kata Risman.

Menurut Risman, kombinasi pengalaman teknis, manajerial, dan pemahaman terhadap karakter wilayah menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di Maluku.

Ia menilai penempatan putra daerah pada posisi strategis di instansi vertikal juga menunjukkan bahwa sumber daya manusia lokal memiliki kapasitas untuk memimpin dan mengelola program pembangunan nasional di daerah.

“Kepemimpinan yang berakar pada pemahaman daerah itu kemudian akan mampu membawa konektivitas jalan dan jembatan di wilayah strategis berbasis kepulauan ini ke level positif demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujarnya.

Risman berharap kepemimpinan Ulwan di BPJN Maluku dapat memperoleh dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan tersebut dinilai penting agar agenda pembangunan dan peningkatan konektivitas antardaerah dapat berjalan secara optimal.

“Kami mengajak semua pihak untuk menghentikan segala upaya yang melemahkan kepemimpinan beliau di Balai Jalan. Sebagai putra daerah, mari kita berikan kesempatan untuk beliau mengabdi untuk Maluku,” tandas Risman.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Bisri Sarankan Pemrov Luncurkan Hilirisasi Rempah Maluku

    Senator Bisri Sarankan Pemrov Luncurkan Hilirisasi Rempah Maluku

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah waktunya Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsepkan hilirisasi rempah-rempat Maluku, baik itu kopra, cengkih, pala maupun komuditas alam lainnya.Hal ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan juga memicu pertumbuhan ekonomi. “PAD Maluku sangat kecil, parahnya banyak regulasi membatasi kewenangan daerah untuk mengelolah Sumber Daya Alam yang ada,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan […]

  • Rayakan Milad ke 18, YBM PLN UIW MMU Salurkan Bantuan kepada Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

    Rayakan Milad ke 18, YBM PLN UIW MMU Salurkan Bantuan kepada Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengikuti acara Tasyakuran Milad Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN ke 18, Kamis (26/9/2024).Acara syukuran itu digelar secara hybrid, yakni online dan offline, serta diikuti oleh unit PLN di seluruh daerah, termasuk Maluku dan Maluku Utara. Hadir dalam acara tersebut, General Manager […]

  • Ka.Kanwil Minta Manasik Haji Jadi Sarana Peningkatan Harmonisasi, Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan

    Ka.Kanwil Minta Manasik Haji Jadi Sarana Peningkatan Harmonisasi, Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., meminta agar program bimbingan manasik haji menerapkan konsep kurikulum cinta. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pentingnya menjaga harmoni perbedaan, kerukunan, dan cinta kemanusiaan untuk sesama sejak dini kepada jemaah calon haji. Penegasan ini disampaikan Ka.Kanwil H. Yamin sebelum membuka kegiatan bimbingan manasik […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Tembus Fortune Global 500, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia

    Tembus Fortune Global 500, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) mencetak sejarah baru dengan masuk ke daftar Fortune Global 500 tahun 2025, menempati peringkat ke-469 dunia! Capaian ini menjadikan PLN sebagai perusahaan utilitas satu-satunya di Asia Tenggara yang berhasil menembus daftar perusahaan terbesar di dunia berdasarkan pendapatan. Sebelumnya, dalam peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto […]

  • Pecinta Alam Maluku Dinilai Minim Advokasi Isu Lingkungan

    Pecinta Alam Maluku Dinilai Minim Advokasi Isu Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Keberadaan kelompok pecinta alam di Maluku dinilai belum memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam mengadvokasi berbagai persoalan lingkungan hidup di wilayah tersebut. Pasalnya, banyak kegiatan yang dilakukan bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan, tanpa kajian mendalam atau langkah konkret untuk menekan laju kerusakan lingkungan. Problem perampasan ruang hidup masyarakat adat, pengrusakan hutan akibat aktivitas illegal […]

expand_less