Breaking News
light_mode

BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Provinsi Maluku memberikan kritik tajam terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun.

Menurut Ketua BEMNus Maluku, Adam Rahantan, rencana peminjaman dana bakal diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur ini bisa berdampak buruk ke berbagai hal, salah satunya bagi PPPK Penuh dan paruh waktu.

Adam melihat kelompok paling rentan dari skema utang ini adalah para pekerja, terutama 1.987 PPPK paruh waktu dan 636 PPPK penuh waktu.

Dengan fiskal yang sudah berat akibat cicilan pinjaman sebelumnya dengan cicilan sekitar Rp136,6 miliar per tahun, maka dengan masuknya pinjaman baru bisa memaksa pemerintah memperkecil gaji atau bahkan menunda pembayaran.

“Kalau DAU dan DAK tergerus lagi untuk cicilan, sulit menjamin gaji PPPK tetap aman. Infrastruktur memang penting, tapi tidak bisa dibayar dengan menahan nafkah pegawai sendiri,” tegasnya, Sabtu (22/11/2025).

Lanjut dia, rekam jejak pinjaman PT SMI Rp700 miliar pada pemerintahan sebelumnya, yang menyisakan kegaduhan administrasi dan tekanan fiskal berkepanjangan, membuat rencana baru ini perlu diamati lebih dalam.

“Gubernur jangan blunder. Ini soal akal sehat fiskal dan tanggung jawab kepada rakyat Maluku,” ucapnya.

Ia menilai pemerintah belum layak berbicara soal pinjaman baru sebelum audit penggunaan utang lama dibuka ke publik. Tanpa itu, pengajuan ulang hanya terlihat sebagai langkah gegabah.

“Utang Rp700 miliar pada masa pemerintahan Murad Ismail saja pemerintah masih tersengal. Apa jaminannya pinjaman Rp1,5 triliun tidak membuat APBD makin sesak?” ujar Adam.

Ia mengingatkan bahwa proyek infrastruktur bernilai besar selalu membuka peluang konflik kepentingan semisal pembengkakan biaya, kontraktor titipan, sampai fee proyek.

“Saya tidak menuduh siapa-siapa. Tapi publik berhak curiga. Jangan sampai pinjaman Rp1,5 triliun ini menjadi pintu masuk fee sepuluh persen dari setiap proyek nanti,” kata Adam.

Menurutnya, klaim “perencanaan matang” tidak cukup diucapkan. Pemerintah harus memastikan pengadaan berlangsung transparan hingga tingkat subkontrak, didukung audit independen tahunan.

“Pembangunan itu penting. Tapi jangan jadikan rakyat Maluku sebagai penjamin proyek yang manfaatnya belum jelas mengalir ke siapa. Kalau Gubernur sungguh bekerja untuk rakyat, buktikan dengan transparansi, bukan menambah utang,” tutup Adam.* (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com – Upaya PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia dalam mengembangkan ekosistem biomassa yang berbasis ekonomi kerakyatan sukses memberdayakan masyarakat dan memperoleh dukungan Pemerintah. Usai sukses di Cilacap dan Gunung Kidul, PLN juga menerapkan program serupa di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis (26/9) lalu.Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tasikmalaya, Yedi Rahmat optimistis program […]

  • PLN ULP Weda dan Pemkab Halteng Bahas Arah Penguatan Listrik untuk Kebutuhan Domestik

    PLN ULP Weda dan Pemkab Halteng Bahas Arah Penguatan Listrik untuk Kebutuhan Domestik

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Weda,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Weda menggelar pertemuan strategis dengan Bupati Halmahera Tengah. Jumat, (30/01/2026) Pertemuan ini membahas penguatan sistem kelistrikan guna mendukung kebutuhan domestik masyarakat seiring pesatnya perkembangan industri di wilayah Weda dan sekitarnya. General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menuturkan, […]

  • PLN UP3 Tobelo Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan di Kecamatan Galela Utara dan Loloda

    PLN UP3 Tobelo Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan di Kecamatan Galela Utara dan Loloda

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Awat Tuhuloula menginstruksikan percepatan pemulihan sistem jaringan kelistrikan di Kecamatan Galela Utara dan Loloda. Pasalnya, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Galela Utara dan Loloda di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan parah pada jaringan kelistrikan dan infrastruktur […]

  • Mahkamah Konstitusi Hapus Presidential Threshold, Advokat Zawawi A. Raharusun: Pilar Demokrasi yang Kuat

    Mahkamah Konstitusi Hapus Presidential Threshold, Advokat Zawawi A. Raharusun: Pilar Demokrasi yang Kuat

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com–Penghapusan ketentuan presidential threshold oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi tonggak penting dalam evolusi demokrasi Indonesia. Advokat muda, Zawawi A. Raharusun, SH., menyambut positif keputusan ini, menyebutnya sebagai langkah besar untuk membangun landasan demokrasi yang lebih kuat dan inklusif. “Keputusan MK untuk menghapus presidential threshold adalah pilar penting dalam membentuk landasan negara demokrasi yang kuat,” […]

  • Layangkan Aduan ke Mabes Polri: Selain Laporkan Tiga Oknum Polisi, Fakaubun Desak Kapolri copot Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon

    Layangkan Aduan ke Mabes Polri: Selain Laporkan Tiga Oknum Polisi, Fakaubun Desak Kapolri copot Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus dugaan penganiayaan terhadap Rizal Taufik Serang oleh sejumlah oknum anggota kepolisian di Ambon berbuntut panjang. Salahuddin Hamid Fakaubun, S.H., M.H. akan melayangkan surat pengaduan resmi ke Mabes Polri. Surat tersebut meminta tindakan tegas terhadap tiga oknum polisi yang diduga terlibat dalam insiden tersebut, yakni BRIPKA EDY, AIPDA TORTET, dan BRIPKA SURKAM DEWA. Dalam laporannya, […]

  • Peduli Kemanusiaan, YBM PLN UIW MMU Berbagi Berkah Ramadan dengan 1.355 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Peduli Kemanusiaan, YBM PLN UIW MMU Berbagi Berkah Ramadan dengan 1.355 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) berbagi kebahagiaan di bulan suci ramadan dengan menyalurkan bantuan kepada 1.355 penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilangsungkan di kantor PLN UIW MMU, Jalan Diponegoro, Sirimau, Ambon, Maluku dan dihadiri oleh manajemen maupun Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UIW MMU. […]

expand_less