Breaking News
light_mode

Desentralisasi Tergerus, Senator Bisri Ingatkan Ancaman bagi NKRI

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Tajukmaluku.com-Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menilai semangat desentralisasi yang lahir dari Reformasi kian melemah dalam satu dekade terakhir. Pelemahan itu, kata dia, bukan sekadar persoalan teknis pemerintahan, melainkan berpotensi membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya mohon maaf tidak menjustifikasi siapapun juga, tapi dalam 10 tahun terakhir ini semangat otonomi daerah ini sudah sangat tergerus,” ujar Bisri dalam rapat Forum Kerja Sama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia bersama Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APEKSI) di Jakarta, belum lama ini.

Bisri menyoroti maraknya regulasi teknis yang derajat hukumnya berada di bawah undang-undang, namun justru mengabaikan kewenangan daerah. Aturan-aturan itu, menurut dia, secara nyata merugikan daerah, meskipun kontribusi daerah terhadap negara sangat besar.

Ia mencontohkan Maluku yang menyumbang sekitar 40 persen stok ikan nasional serta memiliki potensi tambang melimpah. Kontribusi tersebut, kata Bisri, tidak sebanding dengan dukungan fiskal yang diterima pemerintah daerah dari Jakarta.

“Bagaimana mungkin mandatory spending yang dilindungi UU bisa ditabrak hanya oleh aturan sekelas Inpres, Keputusan Menteri Keuangan, atau Surat Edaran Kemendagri?” ujar sang Senator.

Kebijakan fiskal berupa pemotongan anggaran yang drastis pada 2026, lanjut Bisri, menempatkan para kepala daerah dalam posisi terjepit. Di satu sisi mereka harus menjalankan pelayanan publik, di sisi lain harus menanggung kemarahan masyarakat akibat kebijakan anggaran pusat yang datang tiba-tiba.

“Jangan paksakan Gubernur saya harus berhadapan dengan rakyatnya karena kegagalan pemerintah pusat dalam mengelola otonomi daerah. Saya pikir, kebijakan-kebijakan politik yang tidak populis belakangan ini, perlu mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Bisri mengingatkan, pengelolaan negara membutuhkan kebijaksanaan dan kearifan bersama. Pengabaian terhadap hak-hak daerah, menurut dia, dapat berdampak buruk bagi keutuhan NKRI, terlebih di tengah situasi geopolitik global yang memanas pada awal 2026. Kerentanan internal semacam itu bisa membuka ruang bagi intervensi asing atau “anasir luar”.

Untuk itu, Bisri mendorong DPD RI segera membentuk panitia khusus guna mengevaluasi secara menyeluruh implementasi otonomi daerah. Evaluasi tersebut diperlukan agar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dapat mengembalikan hak-hak daerah yang tergerus oleh berbagai aturan turunan.

“DPD RI sebagai lembaga tinggi negara yang memang dilahirkan khusus untuk mengawal otonomi daerah, kita harus menyampaikan bahwa kita telah gagal mengawal otonomi daerah yang menjadi hak dan kewenangan konstitusi kita.Untuk itu teman-teman sekalian, khususnya pimpinan, saya harap bahwa setelah rapat ini kita harus bikin Pansus. Kita harus berani untuk melakukan revisi tegas atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014,” tutup Bisri.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Adam Rahayaan Siapkan Langkah Abolisi ke Presiden

    Kuasa Hukum Adam Rahayaan Siapkan Langkah Abolisi ke Presiden

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tim kuasa hukum mantan Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, menyatakan akan menempuh langkah konstitusional dengan mengajukan permohonan abolisi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, menyusul putusan kasasi Mahkamah Agung yang memvonis klien mereka tujuh tahun penjara. Putusan kasasi dibacakan pekan lalu dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Agung, Dwiarso Budi Santiarto, didampingi anggota majelis Dr. […]

  • Rapimwil dan Dialog Publik, GMPI Maluku Buka Ruang Konsolidasi Pemuda- Pemda Par Maluku Pung Bae

    Rapimwil dan Dialog Publik, GMPI Maluku Buka Ruang Konsolidasi Pemuda- Pemda Par Maluku Pung Bae

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Maluku menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) dan Dialog Publik bertajuk “Sinergitas Pemuda & Pemerintah dalam Pembangunan Berkelanjutan par Maluku Pung Bae”. Kegiatan yang berlangsung di Grand Avira Hotel Ambon, 21–22 Desember 2025 dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai elemen kepemudaan dan organisasi itu untuk membuka ruang konsolidasi gagasan dan […]

  • Bupati Malteng Dorong Swasembada Pangan Lewat Panen Raya di Wailoping

    Bupati Malteng Dorong Swasembada Pangan Lewat Panen Raya di Wailoping

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menghadiri Panen Raya Padi Sawah Musim Tanam (MT) 1 di Desa Wailoping, Kecamatan Seram Utara Timur Seti. Dalam kesempatan tersebut, Zulkarnain menyerahkan bantuan tiga unit handtractor roda empat kepada tiga kelompok tani: Sri Jaya Mulya dari Negeri Waiasih, Karya Tani dari Negeri Waimusi, dan Karya Bakti dari Negeri Warasahua. […]

  • Soal Skandal Gedung Terarium Namalatu: Pemuda ICMI Maluku Desak Copot Jais Ely, Affandi Hassanusi dan Faisal Hukom

    Soal Skandal Gedung Terarium Namalatu: Pemuda ICMI Maluku Desak Copot Jais Ely, Affandi Hassanusi dan Faisal Hukom

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Proyek Gedung Terarium di kawasan wisata Namalatu, Latuhalat, Ambon, kembali jadi sorotan. Proyek yang sudah menelan dana miliaran rupiah itu kini menyeret nama Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Achmad Jais Ely. Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (Pemuda ICMI) Maluku menuding proyek yang sudah diguyur APBD tahun 2022 dan 2024 itu sarat masalah, namun […]

  • Pemuda Al-Washliyah Maluku: “Pernyataan Sadam Tidak Logis”

    Pemuda Al-Washliyah Maluku: “Pernyataan Sadam Tidak Logis”

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Sadam Bugis mengenai dugaan afiliasi Hendrik Lewerissa dengan Forum Kedaulatan Maluku (FKM) RMS menuai respons keras. Ketua DPW Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Maluku, Usman Bugis, menilai tuduhan tersebut tidak logis dan cenderung berangkat dari informasi yang minim serta pemahaman yang keliru terhadap profesi advokat. Sebagai pengacara, Hendrik Lewerissa memiliki hak […]

  • Tak Ada Mudik Gratis Rute Maluku Tenggara, Ini Respon DPRD Maluku

    Tak Ada Mudik Gratis Rute Maluku Tenggara, Ini Respon DPRD Maluku

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku akan gelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Pelni serta asisten II Provinsi Maluku. Hal ini guna merespons keluhan Mahasiswa Evav soal kebijakan mudik gratis yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Dimana, mereka merasa adanya ketidakadilan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dalam kebijakan mudik gratis. Mahasiswa Evav juga menyayangkan ribuan tiket […]

expand_less