Breaking News
light_mode

Inpex-Group JGC Bakal Tanda Tangan Kontrak, Maluku Menuju Era Baru Pusat Energi Dunia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Maluku akhirnya memasuki masa keemasan, usai Inpex menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan pasilitas industri Blok Masela dengan dua skema, on shore dan off shore. Untuk pasiltas onshore akan dikerjakan oleh konsorsium KBR , Samsung A & E , Adhi Karya.

Sementara off shore dikerjakan oleh  group JGC , Mc Dermot KBR , Worley dan BUMN yang punya spesialisasi di pekerjaan Marine Konstruksi. Kontraknya akan ditandatangani pukul 10.00 WIB di Jakarta, Jumat 28 Agustus 2025.

Pekerjaan konstruksi onshore di Desa Larmatang Kabupaten Tanimbar baru akan dimulai setelah finishing Feed dan Lelang Barang dan Jasa oleh Inpex selesai dilakukan tahun 2026,setelah itu Maluku masuk masa ke emasan dengan startnya, mega proyek migas Blok Masaela.

“Artinya semua impian dan harapan masyarakat Maluku tentang Mega Proyek migas Blok Masela kini menjadi impian yang nyata di depan mata,” kata salah satu pemerhati sosial Maluku, Joy Noya dalam rilisnya. Kamis,27 Agustus 2025.

Biasanya dalam proyek migas raksasa ini kata Noya, pekerjaan yang awal adalah penguatan infrastruktur dasar, land development, pra konstruksi sampai puncaknya EPC konstruksi, pembangunan kilang LNG, terminal LNG, carbon capcher utility, dermaga LNG dan sporting facility.

“Bahkan kedepan dengarnya akan diikuti dengan pembangunan pabrik petrochemical dan pabrik pupuk,” ketusnya.

Noya kemudian menjelaskan, berdasarkan fasilitas diatas maka crew akan dibagi menjadi 4 Grade antara lain: Grade D mencakup sporting Hospitality seperti crew Catering, security, loundry man dan sederajat. Grade C mencakup untuk teknikal sporting seperti crew operator alat berat, operator dum truck, helper mekanik, welder, rigger, scaffolding dan  sederajat.

Selanjutnya Grade B untuk operator onshore Terminal LNG, pipe inspector, welding inspector, HSE dan sederajat, dan yang terakhir Grade A  untuk  engineering, senior production LNG, senior turbin kompresor.

“Pembagian Grade D – C akan direkrut sebagai tenaga outsourcing sedangkan Grade B didukung skill tinggi , maka berpotensi untuk direkrut oleh inpex sedang Grade A Harus menjadi proritas utama putra daerah untuk langsung direkrut oleh Inpex,” bebernya.

Sementara pada skema pekerjaan offshore yang dikerjakan adalah FPSO, floating kondesat terminal, underwater marine konstruksi untuk pemasangan SURF, GEP di well heat  under water, serta pemasangan CCS underwater.

Menurut Noya, dari desain ini terbuka lowongan untuk crew local mengisi posisi , Grade D untuk sporting hospitality seperti katering,  laundry, room services dan sederajat, Grade C untuk Teknikal sporting seperti Crane operator , marine operation dan sederajat.  

Grade B untuk Hilir Energie untuk posisi mekanik turbin, electrical, planners , logistic material handling dan  sederajat di  FPSO maupun di Terminal kondesat yang akan memakai format strucktur Crew kapal Tangker.

Grade A untuk Hulu Energie mengisi posisi production operator, gas turbine operator, digital instrumen operator dan sederajat di FPSO.

“Ini peluang kerja yang terbuka untuk direbut oleh ribuan tenaga kerja terampil asal Maluku baik yang sedang berdomisili di 11 kabupaten kota di Maluku, maupun anak Maluku yang berada di berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk mengisi minimal 100 jabatan di berbagi bidang, baik di lokasi onshore maupun offshore, termasuk peluang kerja di marine departemen sebagai operator cargo handling dan crew marine di berbagi bidang jasa boat services, untuk transportasi  crew, material, fuel, bahkan sebagai crew boat konstruksi marine servics , maupun untuk kebutuhan mooring dan loading an loading cargo,” urainya.

Noya pun mengingatkan semua pihak segera tingkatkan nilai kompetensi dan karakter yang baik untuk berkompetisi secara sportif dan profesional sehingga bisa diterima bekerja di Mega Proyek Migas Blok Masela.

Jika tidak, peluang emas ini akan diisi orang luar. Pemerintah Provinsi Maluku juga diingatkan untuk dapat mempasilitasi para anak-anak muda Maluku untuk mengakses ke peluang-peluang tersebut dengan cara mempasilitasi peningkatan skill bagi putra-putri Maluku calon-calon tenaga kerja pada proyek raksasa dimaksud.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 75 Tahun IDI, Tualeka: Perlunya Dokter Spesialis di Bumi Ita Wotu Nusa

    75 Tahun IDI, Tualeka: Perlunya Dokter Spesialis di Bumi Ita Wotu Nusa

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tahun ini terasa berbeda. IDI Maluku untuk pertama kalinya, organisasi profesi dokter tertua di Indonesia itu memilih Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebagai tuan rumah perayaan. Bekerja sama dengan IDI Cabang SBT, rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama Bupati SBT, Fachri Alkatiri, anggota DPR RI […]

  • GMPI Maluku meminta Komisi I DPRD Ambon Cabut Izin Operasi Ekspedisi SPX Ambon

    GMPI Maluku meminta Komisi I DPRD Ambon Cabut Izin Operasi Ekspedisi SPX Ambon

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Layanan ekspedisi SPX di Kota Ambon menuai sorotan tajam dari masyarakat akibat kualitas pelayanan yang dianggap merugikan konsumen. Wakil Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Provinsi Maluku, Faisal Marasabessy mendesak Komisi I DPRD Kota Ambon untuk mencabut izin operasi SPX di wilayah tersebut. “Pelayanan SPX Ambon sangat tidak memuaskan dan merugikan masyarakat. Salah satu contoh […]

  • Sinergi Strategis PLN dan Pemkab Buru Selatan: Menyalakan Asa, Menerangi Masa Depan

    Sinergi Strategis PLN dan Pemkab Buru Selatan: Menyalakan Asa, Menerangi Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam sebuah pertemuan sarat makna dan harapan di Kantor PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Bupati Buru Selatan, La Hamidi, bersama jajaran, melakukan kunjungan resmi yang menandai babak baru sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mewujudkan pemerataan listrik sebagai tulang punggung pembangunan di wilayah paling selatan Pulau Buru itu. Didampingi […]

  • Membaca Ulang Pesisir: Kemiskinan dan Tantangan Kesejahteraan Nelayan Buru Selatan

    Membaca Ulang Pesisir: Kemiskinan dan Tantangan Kesejahteraan Nelayan Buru Selatan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Yatsrib Akbar Sowakil S.Pi, M.SI Ambon,Tajukmaluku.com-Masalah kemiskinan yang terjadi di daerah pedesaan di kabupaten buru Selatan merupakan hasil dari beberapa faktor antara lain: pertumbuhan penduduk, rendahnya kualitas sumberdaya manusia dan rendahnya produktivitas sehingga ini menjadi kegagalan pemerintah daerah. Salim (2017), menyatakan kemiskinan melekat atas diri penduduk miskin, mereka miskin karena tidak memiliki asset produksi […]

  • PLN Jaga Pelayanan Listrik Tetap Andal, Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik

    PLN Jaga Pelayanan Listrik Tetap Andal, Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif tenaga listrik triwulan IV (Oktober-Desember) Tahun 2024 untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi tetap atau tidak mengalami perubahan. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), bahwa penyesuaian tarif tenaga listrik […]

  • “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A.M Sangadji; Peneliti Psikologi Lingkungan dan Masyarakat Adat) Tajukmaluku.com-Sudah menjadi cerita lama yang terus diulang bahwa “orang Maluku itu malas karena alamnya terlalu kaya raya”. Ungkapan ini sering kita dengar di berbagai tempat. Baik saat kita santai di warung kopi maupun dalam ruang-ruang diskusi formal tentang […]

expand_less