Breaking News
light_mode

ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) menegaskan pentingnya percepatan hilirisasi di sektor perikanan sebagai strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan daya saing produk perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya kelautan dan perikanan.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional yang dilaksanakan secara Hybrid oleh Program Magister Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman dengan mengangkat tema “Hilirisasi Industri Perikanan sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Pangan dan Peningkatan Nilai Tambah produk Perikanan” pada Kamis (18/6/2026) dengan keynote speaker Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Erwin Dwiyana.

Dijelaskan, Indonesia memiliki potensi sektor kelautan dan perikanan yang sangat besar dengan luas laut mencapai sekitar 6,4 juta km², garis pantai sepanjang 108 ribu km, serta produksi perikanan yang terus meningkat.

Pada tahun 2025, produksi perikanan Indonesia mencapai lebih dari 1, 40 juta ton dengan nilai ekspor mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat. Dengan 5 komoditi utama yakni udang, tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita,rajungan-kepiting dan rumput laut dan konsumsi ikan masyarakat mencapai 26.08 kg/kapita per tahun.

Meski demikian, sebagian besar hasil perikanan masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah yang diperoleh belum optimal.

Kondisi ini menunjukkan bahwa hilirisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat pesisir.

Amrullah Usemahu, Wakil Sekretaris Jenderal 3 ISPIKANI Dalam paparannya menjelaskan bahwa hilirisasi perikanan mencakup penguatan seluruh rantai pasok mulai dari produksi, pengolahan, sertifikasi mutu, pemasaran, hingga ekspor.

“Berbagai produk olahan seperti surimi, fillet, ikan kaleng, produk beku, produk fermentasi, hingga produk berbasis rumput laut memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas perikanan Indonesia,” katanya.

Selain itu, penerapan standar dan sertifikasi internasional seperti Marine stewardship council (MSC), ASC, BAP, Fair Trade Seafood, dan GlobalG.A.P maupun sertifikasi lainnya menjadi faktor penting untuk memperluas akses pasar global serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk perikanan Indonesia.

Namun demikian, pengembangan hilirisasi masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur rantai dingin (cold chain), rendahnya integrasi kawasan industri perikanan, keterbatasan akses pembiayaan, kualitas SDM, serta kebutuhan peningkatan teknologi pengolahan dan logistik. Jelas Usemahu.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan strategi terpadu melalui Penguatan sarana dan prasarana industri perikanan, Peningkatan kapasitas SDM perikanan, Pengembangan riset dan inovasi teknologi, Penguatan data dan sistem informasi dan Peningkatan kemitraan antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan organisasi profesi,” ungkapnya.

Usemahu menegaskan bahwa sarjana perikanan memiliki peran strategis sebagai penggerak transformasi sektor perikanan.

Peran tersebut mencakup peningkatan produktivitas di sektor hulu, pengembangan industri pengolahan, pendampingan sertifikasi mutu, penguatan pemasaran dan ekspor, hingga pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

“Keberadaan ISPIKANI yang telah membentuk 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh Indonesia serta dapat berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kelautan dan Perikanan (FKPTPK) yang terdiri dari 67 perguruan tinggi, menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, pemerintah, dan masyarakat,” tutur Usemahu.

Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memperkuat percepatan pembangunan perikanan dari hulu ke hilir dengan membuat program pengadaan 1.582 kapal ikan modern, perekrutan 20.094 awak kapal perikanan, serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang ditargetkan mencapai 1.369 lokasi pada periode 2025–2026 dan meningkat menjadi 5.000 KNMP hingga tahun 2029 di seluruh Indonesia dengan target 5.476 tenaga kerja prioritas.

Ini perlu diapresiasi dan didampingi agar program-program tersebut berdampak positif pada kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir Indonesia. Sebut Magister pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan IPB ini.

“Melalui kolaborasi yang kuat, hilirisasi sektor perikanan diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, serta mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maritim yang maju, berdaulat, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Usemahu.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Bersama Kepala Daerah Se-Sulsel, Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas Pemerintah

    Rakor Bersama Kepala Daerah Se-Sulsel, Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Makassar,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan langkah pemerintah untuk memprioritaskan perlindungan lahan pertanian di daerah. Langkah itu dilakukan untuk mendukung swasembada pangan di tengah tingginya kebutuhan lahan bagi berbagai program strategis nasional. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi […]

  • Momentum Ramadan, Ka.Kanwil Kemenag Dorong Sinergi NU dan PPK Par Maluku Pung Bae

    Momentum Ramadan, Ka.Kanwil Kemenag Dorong Sinergi NU dan PPK Par Maluku Pung Bae

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri buka puasa bersama yang digelar Muslimat Nahdlatul Ulama Maluku di Aula Kanwil Kemenag Maluku, Sabtu (28/02/2026). Agenda tersebut menjadi forum konsolidasi lintas organisasi untuk memperkuat sinergi sosial dan pembangunan daerah di Maluku. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, […]

  • Wahab Tuanaya Kembali Pimpin FISIP Unpatti Ambon

    Wahab Tuanaya Kembali Pimpin FISIP Unpatti Ambon

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dr. Abdul Wahab Tuanaya kembali dipercaya memimpin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura. Ia terpilih sebagai Dekan FISIP Unpatti untuk periode 2025–2029 dalam pemilihan yang berlangsung di ruang rapat lantai III Kampus FISIP Unpatti, Kota Ambon, Senin, (22/12/2025). Pemilihan dekan kali ini diikuti dua kandidat, yakni Wahab Tuanaya dan Josep A. Uii. […]

  • Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah, Tajukmaluku.com-Masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mulai mendorong pengakuan hak tenurial pesisir dan laut sebagai upaya melindungi ruang hidup mereka dari berbagai tekanan, mulai dari kebijakan negara hingga ekspansi kepentingan eksternal. Dorongan ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Yayasan Jala Ina bersama masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. […]

  • PLN UP3 Ambon Sosialisasi Budaya Aman Berlistrik melalui Program Baronda Sekolah

    PLN UP3 Ambon Sosialisasi Budaya Aman Berlistrik melalui Program Baronda Sekolah

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Hitu terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi kelistrikan masyarakat melalui program Baronda Sekolah yang dilaksanakan di SMA Negeri 62 Maluku Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan edukasi kelistrikan yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon […]

  • Kantah Buru Selatan Serahkan Sertipikat Hak Pakai SMK Negeri 6, Perkuat Legalitas Aset Pendidikan

    Kantah Buru Selatan Serahkan Sertipikat Hak Pakai SMK Negeri 6, Perkuat Legalitas Aset Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menyerahkan Sertipikat Hak Pakai atas tanah yang digunakan SMK Negeri 6 Kabupaten Buru Selatan. Penyerahan sertipikat berlangsung di ruang loket pelayanan Kantah Buru Selatan, Selasa (6/10/2026). Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan, Kuswandono, menyerahkan langsung sertipikat tersebut kepada Anwar Umanailo selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan […]

expand_less