Breaking News
light_mode

Kontroversi Lilis dan ‘Tete Momo’: Sosiolog Maluku Soroti Gap Literasi Budaya Gen Z

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 364
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan kontroversial Lilis, yang menyebut patung Pahlawan Nasional Dr. Johanes Leimena sebagai “Tete Momo” memicu perbincangan di kalangan warga net Maluku. Istilah “Tete Momo” sendiri merupakan istilah lokal yang memiliki konotasi negatif sebagai sebutan untuk hantu atau momok dalam tradisi budaya Maluku. Ucapan lilis itu pun ditanggapi Sosiolog Maluku DR. A. Manaf Tubaka.

Sebutan ‘Tete Momo’ dalam konteks budaya lokal memang mengacu pada sesuatu yang bersifat negatif, seperti hantu atau momok. Namun, ada sisi lain yang dapat dimaknai secara figuratif sebagai kritik terhadap sesuatu yang dianggap berlebihan,” ujar Tubaka

Namun, dalam konteks penyebutan terhadap patung Pahlawan Nasional Dr. Johanes Leimena, Tubaka menilai tindakan Lilis sebagai “out of context”. “Sebagai konten kreator, seharusnya ia lebih hati-hati. Sebutan ini tidak mendidik, tidak bernilai edukatif, dan justru menghilangkan nilai estetik. Lebih parah lagi, ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya menghormati tokoh nasional,” tegasnya.

Dosen Pascasarjana Prodi Sosiologi Agama IAIN Ambon ini juga menyoroti gap literasi budaya yang masih menjadi persoalan di kalangan Generasi Z (Gen Z). Menurutnya, kejadian ini bisa menjadi momen reflektif bagi generasi muda untuk memahami bahwa pahlawan nasional seperti Dr. Johanes Leimena adalah sosok yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa. “Kejadian ini membuka pintu bagi upaya meningkatkan literasi budaya. Generasi muda harus belajar bahwa tokoh nasional bukanlah objek sembarangan untuk candaan atau lelucon,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua ICMI Orda Kota Ambon ini juga menyebut penggunaan istilah “Tete Momo” terhadap pahlawan nasional tidak hanya melukai sensitivitas budaya masyarakat Maluku, tetapi juga menciptakan reaksi tajam dari berbagai kalangan. “Lilis harusnya menyadari bahwa istilah ini punya arti khusus dalam ingatan kolektif masyarakat Maluku. Ketika istilah itu disematkan pada tokoh nasional, wajar jika banyak pihak merasa tersinggung,” ujarnya.

Kontroversi ini, menurut Tubaka, seharusnya menjadi pembelajaran bagi para konten kreator untuk lebih peka terhadap nilai-nilai budaya dan sejarah, terutama dalam membahas figur publik yang memiliki makna mendalam bagi bangsa. “Kritik dan kreativitas itu penting, tetapi harus dilakukan dengan menghormati konteks dan nilai-nilai yang ada,” tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI Maluku: Rovik Afifudin jadi Panutan Sosok Politisi Berkualitas

    KNPI Maluku: Rovik Afifudin jadi Panutan Sosok Politisi Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku menilai Rovik Akbar Afifuddin sebagai sosok politisi yang berkualitas dan pantas jadi panutan. Untuk itu, KNPI Maluku berkomitmen untuk terus membersamai dan mengawal kiprah para politisi muda berkualitas, khususnya mereka yang memiliki rekam jejak aktivisme dan pengalaman organisasi yang matang, termasuk figur-figur mantan Cipayung seperti Rovik. […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1). Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 […]

  • Ngopi Bareng Kamtibmas di Buru Selatan sekaligus Momen Deklarasi Damai

    Ngopi Bareng Kamtibmas di Buru Selatan sekaligus Momen Deklarasi Damai

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Sejumlah OKP-Cipayung bersama Ormas, Pemerintah Daerah dan Polres Buru Selatan bersepakat menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan damai di Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Komitmen tersebut diwujudkan dengan digelarnya deklarasi damai, komitmen bersama masyarakat Kabupaten Buru Selatan untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan damai, yang berlangsung di Pantai Wisata Tanjung Merpati Desa […]

  • PLN UIW MMU Perkuat Ketahanan Energi Halmahera Tengah Lewat Penambahan Excess Power dari PT IWIP

    PLN UIW MMU Perkuat Ketahanan Energi Halmahera Tengah Lewat Penambahan Excess Power dari PT IWIP

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tanjung Uli, Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memperkuat ketahanan energi di Halmahera Tengah melalui kerja sama strategis dengan sektor industri. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) bersama PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terkait peningkatan kapasitas pembelian tenaga listrik (excess power) […]

  • Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

    Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa tindakan pembukaan lahan dengan cara pembakaran bisa menyebabkan pengusaha kehilangan Hak Guna Usaha (HGU)-nya. Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah dengan Perusahaan Pemegang HGU dalam Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026, di Graha Marinir […]

  • Kuota CPNS Kabupaten SBB Tergantung Lobi Penjabat Bupati SBB

    Kuota CPNS Kabupaten SBB Tergantung Lobi Penjabat Bupati SBB

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com— KUOTA CPNS di kabupaten Seram Bagian Barat seakan mengiris ribuan masyarakat. Bagaimana tidak, kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu menjadi yang terkecil se-Indonesia. Hanya 10 CPNS yang diterima dalam program perekrutan tahun anggaran 2024. Perihal tersebut, menjadi sorot public Maluku. Bukan saja kabupaten SBB. Ketua DPRD SBB, Abd Rasyid Lisaholet dikonfirmasi wartawan perihal tersebut […]

expand_less