Breaking News
light_mode

Kontroversi Lilis dan ‘Tete Momo’: Sosiolog Maluku Soroti Gap Literasi Budaya Gen Z

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 333
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan kontroversial Lilis, yang menyebut patung Pahlawan Nasional Dr. Johanes Leimena sebagai “Tete Momo” memicu perbincangan di kalangan warga net Maluku. Istilah “Tete Momo” sendiri merupakan istilah lokal yang memiliki konotasi negatif sebagai sebutan untuk hantu atau momok dalam tradisi budaya Maluku. Ucapan lilis itu pun ditanggapi Sosiolog Maluku DR. A. Manaf Tubaka.

Sebutan ‘Tete Momo’ dalam konteks budaya lokal memang mengacu pada sesuatu yang bersifat negatif, seperti hantu atau momok. Namun, ada sisi lain yang dapat dimaknai secara figuratif sebagai kritik terhadap sesuatu yang dianggap berlebihan,” ujar Tubaka

Namun, dalam konteks penyebutan terhadap patung Pahlawan Nasional Dr. Johanes Leimena, Tubaka menilai tindakan Lilis sebagai “out of context”. “Sebagai konten kreator, seharusnya ia lebih hati-hati. Sebutan ini tidak mendidik, tidak bernilai edukatif, dan justru menghilangkan nilai estetik. Lebih parah lagi, ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya menghormati tokoh nasional,” tegasnya.

Dosen Pascasarjana Prodi Sosiologi Agama IAIN Ambon ini juga menyoroti gap literasi budaya yang masih menjadi persoalan di kalangan Generasi Z (Gen Z). Menurutnya, kejadian ini bisa menjadi momen reflektif bagi generasi muda untuk memahami bahwa pahlawan nasional seperti Dr. Johanes Leimena adalah sosok yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa. “Kejadian ini membuka pintu bagi upaya meningkatkan literasi budaya. Generasi muda harus belajar bahwa tokoh nasional bukanlah objek sembarangan untuk candaan atau lelucon,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua ICMI Orda Kota Ambon ini juga menyebut penggunaan istilah “Tete Momo” terhadap pahlawan nasional tidak hanya melukai sensitivitas budaya masyarakat Maluku, tetapi juga menciptakan reaksi tajam dari berbagai kalangan. “Lilis harusnya menyadari bahwa istilah ini punya arti khusus dalam ingatan kolektif masyarakat Maluku. Ketika istilah itu disematkan pada tokoh nasional, wajar jika banyak pihak merasa tersinggung,” ujarnya.

Kontroversi ini, menurut Tubaka, seharusnya menjadi pembelajaran bagi para konten kreator untuk lebih peka terhadap nilai-nilai budaya dan sejarah, terutama dalam membahas figur publik yang memiliki makna mendalam bagi bangsa. “Kritik dan kreativitas itu penting, tetapi harus dilakukan dengan menghormati konteks dan nilai-nilai yang ada,” tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokir Rp30 Miliar DPRD SBB Jadi Isu Lokal yang Akan Dibawa HMI Dalam Aksi 1 September

    Pokir Rp30 Miliar DPRD SBB Jadi Isu Lokal yang Akan Dibawa HMI Dalam Aksi 1 September

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Piru,Tajukmaluku.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Seram Bagian Barat (SBB) akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin, 1 September 2025. Aksi ini beriringan dengan gelombang protes di Jakarta beberapa waktu lalu, namun HMI SBB lebih menekankan pada persoalan-persoalan lokal yang dinilai mencederai pembangunan daerah. Ketua Umum HMI Cabang SBB, Abdul Rahman Rahayaan, menyorot manuver DPRD SBB yang […]

  • Khatam Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama: Tradisi Ramadan di Negeri Tumalehu Barat

    Khatam Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama: Tradisi Ramadan di Negeri Tumalehu Barat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SBB,Tajukmaluku.com-Warga Negeri Tumalehu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menggelar khatam Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama seluruh warga negeri di Masjid Ar-Rahman, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Ramadan yang telah dilaksanakan sejak tahun lalu dan diagendakan secara rutin setiap 15 hari sekali selama bulan suci. Pelaksanaan pada Selasa ini […]

  • Turut Suksesi HUT Provinsi Malut ke-26, PLN UP3 Sofifi Komitmen Listrik Andal Tanpa Kedip

    Turut Suksesi HUT Provinsi Malut ke-26, PLN UP3 Sofifi Komitmen Listrik Andal Tanpa Kedip

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Maluku Utara yang akan berlangsung pada 8–12 Oktober 2025. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, PLN menjamin pasokan listrik yang stabil, andal, dan tanpa gangguan di seluruh lokasi utama […]

  • Perjuangkan Konektivitas Daerah Kepulauan, Komisi III Datangi Kemenhub

    Perjuangkan Konektivitas Daerah Kepulauan, Komisi III Datangi Kemenhub

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Maluku menyampaikan sejumlah program prioritas yang berkaitan dengan persoalan konektivitas di wilayah kepulauan saat bertemu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Bagi Komisi III, peningkatan layanan transportasi darat, laut, dan udara di Maluku harus bisa ditindak lanjuti Kemenhub dengan cepat. “Kami datang menyampaikan kebutuhan daerah, terutama peningkatan konektivitas dan pemerataan […]

  • Rahantan: Kota Tual Raih Penghargaan Kemendagri, Bukti Kepemimpinan AYR Semakin Maju

    Rahantan: Kota Tual Raih Penghargaan Kemendagri, Bukti Kepemimpinan AYR Semakin Maju

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota Tual setelah berhasil meraih penghargaan dalam ajang “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026). Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat kota untuk Regional Nusa Tenggara dan Maluku. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan […]

  • Ekspor 15 Ton Ikan Ke Vietnam, Walikota Tual Dukung  Maluku Integrated Port

    Ekspor 15 Ton Ikan Ke Vietnam, Walikota Tual Dukung Maluku Integrated Port

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Sebanyak 15 ton ikan segar asal Kota Tual siap diekspor pekan depan ke Vietnam langsung dari Tual. Ikan yang akan diekspor terdiri dari jenis Ikan Kerapu, Ikan Angola, Ikan Tuna, Ikan Kakap, semuanya merupakan hasil tangkapan nelayan Tual dengan nilai jual sebesar Rp3,3 miliar (kurs 16.850). Untuk mendukung kelancaran proses ekspor perdana tahun 2025 ke […]

expand_less