Breaking News
light_mode

Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 418
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Adat Pulau Buru menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku. Aksi ini menjadi bentuk protes atas maraknya praktik tambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat adat setempat. Jumat (16/5/2025)

Aksi damai ini dikawal ketat Aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP. Massa yang datang dengan membawa spanduk dan poster tuntutan mendesak Pemerintah Provinsi Maluku untuk turun tangan terhadap aktivitas tambang ilegal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Massa aksi menyorot lemahnya pengawasan pemerintah dan penegak hukum terhadap aktivitas penambangan tanpa izin di Gunung Botak. Mereka menilai, sikap pemerintah yang tidak tegas justru memberi ruang bagi tumbuhnya mafia tambang yang merusak lingkungan.

“Kami meminta Gubernur segera memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensosialisasikan dan mempertegas keberadaan 17 koperasi yang telah mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR),” tegas Rudi, salah satu orator aksi.

Foto: Rudi Rumagia

Koordinator lapangan aksi, Risman Solissa, menegaskan bahwa Forum Pemuda Adat Pulau Buru tidak menolak aktivitas pertambangan, tetapi menolak keras praktik ilegal yang merusak lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Risman, pengelolaan tambang oleh koperasi yang legal dan terorganisir justru akan menjadi solusi terbaik bagi masyarakat di sekitar Gunung Botak.

“Koperasi legal itu memberikan harapan. Ada pengawasan, ada kepastian hukum, dan tentu berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Tapi jika dibiarkan liar, maka yang terjadi adalah kerusakan dan konflik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung lemahnya tindakan dari aparat dalam menangani aktivitas tambang ilegal yang menurutnya sudah berlangsung terlalu lama tanpa penyelesaian yang tuntas.

Di lokasi yang sama Ali Alkatiri. Dalam orasinya, ia mendesak keterlibatan serius dari aparat penegak hukum, mulai dari Polda Maluku hingga Kodam XVI/Pattimura, untuk menertibkan Gunung Botak dari tangan-tangan ilegal.

“Kami minta Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Pattimura menertibkan Gunung Botak dari segala bentuk kegiatan ilegal,” teriak Ali.

Lebih lanjut, para demonstran juga menuntut agar pihak kepolisian menyelidiki pertanggungjawaban pihak-pihak terkait, termasuk ahli waris kawasan Gunung Botak, atas jatuhnya korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal sejak tahun 2012 hingga 2025.

Mereka menilai, tragedi kemanusiaan di Gunung Botak adalah akibat dari pembiaran dan lemahnya penegakan hukum selama ini.

Selain menyoroti penambang ilegal, massa aksi juga menuntut penindakan terhadap para pembeli emas tanpa izin yang disebut sebagai bagian dari rantai bisnis tambang ilegal. Mereka menilai pembeli emas ilegal memiliki peran besar dalam memperkuat ekosistem pertambangan liar di Gunung Botak.

Tak hanya itu, massa juga menilai adanya oknum-oknum tertentu yang justru menghambat pembentukan koperasi resmi oleh masyarakat lokal.

“Prinsip kami jelas: tertibkan Gunung Botak. Tangkap penambang ilegal, pembeli emas tanpa izin, dan siapapun yang merusak tatanan pertambangan rakyat,” tegas para demonstran.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Bersama OPD, Ini Lima Amanat Gubernur Maluku

    Apel Bersama OPD, Ini Lima Amanat Gubernur Maluku

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengeluarkan lima instruksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) dalam Apel Bersama di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa, (31/03/2026). Apel yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Maluku tersebut, Hendrik Lewerissa, menyampaikan lima instruksi utama yang mempertegas arah kerja organisasi perangkat daerah (OPD) di tengah tekanan fiskal […]

  • KunjungI PT. IWIP, PLN UP3 Sofifi Jajaki Peluang Kolaborasi Suplai Listrik Andal di Sektor Industri

    KunjungI PT. IWIP, PLN UP3 Sofifi Jajaki Peluang Kolaborasi Suplai Listrik Andal di Sektor Industri

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik dan memberikan pelayanan terbaik, termasuk kepada pelanggan di sektor industri. Kerja sama dengan sejumlah industri, baik di Maluku maupun di Maluku Utara pun hingga kini terus dijajaki. Bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, perwakilan Manajemen PLN UIW MMU mengunjungi […]

  • Menuju Hari Besar Keagamaan, DPRD Maluku Minta Pertamina Antisipasi Kelangkaan Minyak Tanah

    Menuju Hari Besar Keagamaan, DPRD Maluku Minta Pertamina Antisipasi Kelangkaan Minyak Tanah

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah menjelang sejumlah perayaan hari besar keagamaan dalam waktu dekat. Menurutnya, secara umum kebutuhan rutin rumah tangga terhadap mitan tidak mengalami lonjakan signifikan. Namun saat perayaan keagamaan seperti Tahun Baru Imlek, bulan suci Ramadan, Idul Fitri hingga […]

  • DPRD Maluku Dorong Polisi Usut Tuntas Pelaku Pencurian Dokumen BOS dan DAK SMK

    DPRD Maluku Dorong Polisi Usut Tuntas Pelaku Pencurian Dokumen BOS dan DAK SMK

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sebanyak 30 karung berisi dokumen penting Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Maluku dilaporkan hilang dari gudang Dinas Pendidikan Maluku. Dugaan pencurian ini memicu kekhawatiran akan adanya upaya penghilangan barang bukti terkait kasus korupsi dana pendidikan. Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solihin Buton, mendesak pihak […]

  • Listrik 24 Jam Hadir di 5 Pulau, Gubernur Maluku Apresiasi Komitmen dan Konsistensi PLN UIW MMU

    Listrik 24 Jam Hadir di 5 Pulau, Gubernur Maluku Apresiasi Komitmen dan Konsistensi PLN UIW MMU

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen dan konsistensi PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) yang telah berhasil menghadirkan listrik 24 jam pada lima pulau. Kata Hendrik, berkat kerja keras dan komitmen tersebut, kini 2.625 pelanggan yang tersebar di Pulau Sjahrir, Ay, Rhun, Pulau Hatta dan Pulau Buano itu dapat […]

  • Tingkatkan Sinergi Mitra Strategis, PLN UP3 Masohi Lakukan Penyalaan Gedung DPRD Malteng dengan Daya 555 kVA

    Tingkatkan Sinergi Mitra Strategis, PLN UP3 Masohi Lakukan Penyalaan Gedung DPRD Malteng dengan Daya 555 kVA

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi berhasil energize atau melakukan penyalaan listrik ke Gedung DPRD Kabupaten Maluku Tengah dengan daya sebesar 555 kVA. Pencapaian ini menjadi tonggak penting, tidak hanya karena menyuplai listrik ke fasilitas kenegaraan, tetapi juga karena keberhasilan tim di […]

expand_less