Breaking News
light_mode

Pitoyo Cs Diduga Alihkan Distribusi Sianida Ke Dua Lokasi Tambang Baru di Pulau Buru

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Aktivitas tambang emas ilegal di Pulau Buru belum sepenuhnya berhenti. Setelah perhatian publik dan aparat terkonsentrasi di Gunung Botak, pola distribusi tambang berpindah arah, menyebar ke titik-titik yang lebih senyap. Di antaranya, Desa Wapsalit dan Batu Boi. Kedua lokasi ini disebut-sebut mulai menjadi episentrum peredaman material emas, dengan pola kerja dan jaringan pasokan bahan kimia berbahaya yang tak jauh berbeda dari Gunung Botak.

Nama Pitoyo kembali muncul. Ia diduga sebagai penyedia bahan kimia tambang, terutama sianida, yang selama ini digunakan dalam proses ekstraksi emas. Informasi dari beberapa sumber menyebut Pitoyo kini menjadikan Batu Boi dan Wapsalit sebagai ladang baru untuk bisnis zat kimia berbahaya miliknya.

Wapsalit, yang terletak di Kecamatan Lolongguba, sebenarnya bukan nama baru dalam peta tambang emas Buru. Lokasi ini sempat ramai oleh aktivitas pendulangan pada 2016, lalu ditutup secara administratif oleh pemerintah. Namun berdasarkan pantauan lapangan dan citra satelit terbaru, lokasi ini kembali aktif, dan perlahan mulai disesaki pendulang. Apalagi, lokasinya jauh dari pusat keramaian, dan minim sorotan publik semakin memudahkan Pitoyo untuk bersbisnis sianida.

Berbeda dengan Wapsalit yang mudah diakses, Batu Boi merupakan kawasan yang hingga kini relatif masih tertutup hutan. Letaknya tidak jauh dari wilayah hutan konservasi. Pembukaan lahan di sana terpantau masih di bawah satu hektare, namun aktivitas awal sudah terdeteksi melalui penginderaan satelit. Akses jalan masih terbatas, dan belum ada jalur terbuka yang permanen.

Sumber yang memiliki akses ke jaringan distribusi bahan tambang menyebut bahwa peralatan dan bahan kimia termasuk cianida sudah mulai masuk ke Batu Boi. “Polanya masih sama seperti di Gunung Botak,” ujar salah satu narasumber.

Penggunaan sianida dalam proses peredaman emas sebenarnya masuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) yang diatur ketat. Namun, distribusinya di Pulau Buru berlangsung tanpa kendali dan pengawasan memadai. Drum-drum sering dikemas ulang, tanpa label, atau diselipkan dalam pengiriman seperti yang pernah terungkap di Namlea.

Pada 28 Maret 2023, sebuah kontainer berukuran 20 feet yang diangkut KM Dorolonda jatuh ke laut di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru. Kontainer tersebut memuat campuran bahan B3, termasuk natrium sianida dan asam sianida, yang terungkap setelah pengujian laboratorium by Unpatti.

Kondisi ini menyebabkan ratusan ikan mati mendadak di Teluk Namlea, mempemparah kerusakan ekosistem laut. Setelah sekitar seminggu, kontainer tersebut dibongkar dan sampel diuji di Labfor Makassar. Hasilnya menunjukkan berbagai zat B3, termasuk asam nitrat, hidrogen peroksida, dan sianida.

Polisi sektor Buru kemudian menetapkan lima tersangka terkait pengiriman dan bongkar muat yang tidak memenuhi standar, termasuk pemilik barang, ekspedisi, dan operator crane. Ombudsman Maluku kemudian menyoroti kelalaian SOP dalam bongkar muat, kelalaian tali sling, dan kurangnya inspeksi kontainer B3 sejak awal—hingga berpotensi memfasilitasi penyelundupan merkuri atau sianida ke tambang ilegal Gunung Botak.

Dari rentetan peristiwa tersebut, Nama Pitoyo masih terus disebut, seakan kebal hukum, Pitoyo bersama kroni-kroninya diduga berperan sebagai aktor utama distributor Sianida yang beroperasi di wilayah Buru dan sekitarnya.*(01-F)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sagu Dijual Rp50 Ribu, Tapi Tak Ada yang Menanam Lagi

    Sagu Dijual Rp50 Ribu, Tapi Tak Ada yang Menanam Lagi

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ishak R. Boufakar bicara tentang maraknya penebangan sagu dan lenyapnya peran perempuan dalam tata kelola pangan di Seram Timur. Wawancara Tajukmaluku.comSenin, 26 Mei 2025 | Pada 24 Mei lalu, Ketua HKTI Seram Bagian Timur menyebut harga jual batang sagu hanya Rp50 ribu. Ia menilai harga itu terlalu murah dan menyengsarakan petani. Tapi di kampung-kampung penghasil […]

  • PLN UP3 Sofifi Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Bersih Pantai di Somahode Peringati HMPI

    PLN UP3 Sofifi Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Bersih Pantai di Somahode Peringati HMPI

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar aksi ganda dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). Mengusung tema “Hijaukan Bumi Jaga Sustainability,” kegiatan ini melibatkan penanaman puluhan bibit mangrove serta aksi bersih-bersih pantai di kawasan […]

  • PLN UIW MMU Gerak Cepat Penormalan Sistem kelistrikan Saat Pemadaman di Kota Ambon

    PLN UIW MMU Gerak Cepat Penormalan Sistem kelistrikan Saat Pemadaman di Kota Ambon

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN UIW Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) sigap melakukan percepatan penormalan sistem kelistrikan di Kota Ambon yang terjadi pada Rabu (19/03/2025). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, hal ini dilakukan guna mempercepat penyalaan sehingga masyarakat dapat membali menikmati listrik dengan nyaman. “Kami memohon maaf atas kejadian pemadaman yang terjadi, namun jangan khawatir, […]

  • Indikasi Markup Pada Proyek BAK Air Bersih, Praktisi Hukum Desak Audit DD Negeri Yaputih

    Indikasi Markup Pada Proyek BAK Air Bersih, Praktisi Hukum Desak Audit DD Negeri Yaputih

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Praktisi hukum Soetrisno Hatapayo mendesak Inspektorat Daerah segera melakukan audit mendalam atas penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2024 di Negeri Yaputih, Kecamatan Tehoru. Desakan tersebut muncul setelah adanya indikasi perbedaan nilai anggaran pada proyek pembangunan bak penampung air bersih. Berdasarkan informasi dilapangan, nilai anggaran yang tercantum pada papan proyek jauh berbeda dengan dokumen resmi yang […]

  • HIPPMAK Sambangi Polres Ambon, Kapolres : Kami Sangat Terbuka dan Serius

    HIPPMAK Sambangi Polres Ambon, Kapolres : Kami Sangat Terbuka dan Serius

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Menuntut keseriusan para penyidik untuk menyelesaikan dugaan penganiayaan terhadap Abdullah Tuaputty di Desa Kabauw. Puluhan pemuda, pelajar dan mahasiswa asal Desa Kailolo yang tergabung dalam HIPPMAK (Himpunan Pemuda Pelajara Mahasiswa Kailolo) mendatangi Polres Ambon. Kamis,(17/04/ 2025). Dalam pertemuan itu, ada sejumlah tuntutan yang disampaikan kepada Kapolres Ambon. Pertama, dugaan pelaku penganiyaan Abdullah Tuaputty lebih […]

  • PLN UIW MMU Siagakan Pengamanan Kelistrikan Banda Heritage Festival 2025

    PLN UIW MMU Siagakan Pengamanan Kelistrikan Banda Heritage Festival 2025

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Banda Heritage Festival 2025, sebuah agenda budaya bertaraf nasional yang berlangsung di Kepulauan Banda, Maluku. Sebagai bentuk keseriusan pengamanan energi pada kegiatan nasional ini, General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko turun langsung ke lapangan meninjau kesiapan […]

expand_less