Breaking News
light_mode

Risman Solissa Sebut Demo Mahasiswa Tuding Panca Karya Gusur Tanah Adat Hanya Asumsi Belaka

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 530
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Maluku, Risman Solissa menyebut aksi demo terkait tudingan PD Panca Karya telah menggusur tanah adat di Desa Hote Jaya dan Desa Kayu Putih, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan hanya berupa asumsi belaka.

Pasalnya, narasi yang dibangun dalam aksi tersebut disampaikan tanpa data konkret dan juga terkesan menggiring opini publik secara sepihak.

“Klaim penggusuran tanah adat dan makam leluhur oleh PD Panca Karya itu sangat serius. Tapi masalah seperti ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan orasi dan tuduhan di jalan. Harus ada pembuktian hukum dan verifikasi fakta di lapangan,” kata Risman, Kamis (15/5/2025).

Risman juga mempertanyakan motif dan legitimasi kelompok yang mengatasnamakan masyarakat adat tersebut.

Ia menekankan bahwa dalam struktur adat Buru, tidak sembarang kelompok atau individu bisa mewakili suara masyarakat adat tanpa mandat dari dewan adat atau pemangku adat yang sah.

“Saya ini anak adat Buru. Dan saya belum mendengar ada keputusan kolektif dari lembaga adat Kayu Putih yang memberi mandat kepada aliansi itu untuk bicara atas nama masyarakat adat. Ini perlu diluruskan agar publik tidak disesatkan,” ujarnya.

Disamping itu, Risman mendukung langkah DPRD Maluku yang menerima aspirasi mahasiswa.

Namun, dia meminta agar lembaga legislatif tidak terjebak dalam tekanan politik emosional.

Ia menyarankan DPRD membentuk tim investigasi independen yang melibatkan unsur BPN, akademisi, tokoh adat, dan pemerintah daerah.

“Jangan buru-buru ambil langkah politis yang bisa merugikan citra perusahaan daerah. Kita harus adil. Kalau PD Panca Karya punya izin sah, dan operasional mereka legal, tudingan ilegal harus dibuktikan. Negara kita negara hukum, bukan negara orasi,” ungkapnya.

Selain itu, Risman menekankan bahwa keberadaan PD Panca Karya dan mitra investasinya seperti PT Wana Adiprima Mandiri adalah bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lapangan kerja di kawasan pedalaman Maluku.

“Kita harus jujur, investasi juga dibutuhkan oleh masyarakat. Kalau ada pelanggaran, bawa ke ranah hukum. Tapi jangan membangun provokasi yang bisa merusak iklim investasi kita di Maluku,” imbuhnya.

Terakhir, Risman mengajak semua pihak untuk mengedepankan rasionalitas dalam menyikapi isu agraria, terutama yang bersinggungan dengan identitas adat dan investasi daerah.

Soal penggusuran kuburan (makam) di Desa Kayu Putih, sudah diselesaikan oleh pihak perusahaan dan pihak keluarga.

Sehingga, opini yang beredar merupakan opini liar yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan Direktur PD Panca Karya.

“Kita harus berani membedakan antara pembelaan adat yang sah dan eksploitasi simbol adat untuk kepentingan kelompok tertentu. Mahasiswa harus menjaga nalar kritis, bukan terkesan sebagai agen propaganda yang memperkeruh suasana tanpa dasar yang kuat,” tandasnya.*(03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kumpulkan Bukti, RUMMI Bakal Lapor Penarik Retribusi Sampah Ke APH

    Kumpulkan Bukti, RUMMI Bakal Lapor Penarik Retribusi Sampah Ke APH

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kuat dugaan nominal biaya retribusi sampah yang ditetapkan pihak ke tiga dan ditagih kepada para pedagang sebesar Rp5000 menyalahi aturan hukum yang berlaku. Sebab, merujuk Peraturan Walikota dan juga Peraturan Daerah yang menjelaskan terkait besaran retribusi persampahan disebutkan nominal retribusi sampah hanya ditetapkan Rp1000/lapak. “Dari penatapan nominal yang wajib disetor para pedagang saja tidak ada […]

  • Suhu di Ambon Capai 31 Derajat Celcius

    Suhu di Ambon Capai 31 Derajat Celcius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Suhu udara di Kota Ambon mencapai 31 derajat celcius pada Selasa, 27 Januari 2026. Kondisi ini tercatat sejak siang hingga sore hari dan dirasakan merata di wilayah perkotaan. Peningkatan suhu berdampak langsung pada aktivitas warga. Dari pantauan Tajukmaluku.com, kegiatan dari luar ruangan seperti aktivitas lalu lintas berkurang pada waktu siang hari. Paparan panas dirasakan lebih […]

  • 100 Hari Kerja, BEM Maluku Beberkan Deretan Prestasi Akhmad Yani Renuat-Amir Rumra

    100 Hari Kerja, BEM Maluku Beberkan Deretan Prestasi Akhmad Yani Renuat-Amir Rumra

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Maluku memberikan apresiasi sekaligus paparkan data capaian 100 hari kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tual di bawah komando Wali Kota, Akhmad Yani Renuat dan Wakil Wali Kota, Amir Rumra. Koordinator Daerah BEM Nus Maluku, Adam R. Rahantan mengatakan, kepemimpinan keduanya dinilai berhasil menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, pro-rakyat, dan sejalan […]

  • Pilkada Usai, Wakil Rakyat Ingatkan Kepala Daerah dan Warga Tak Simpan Dendam Politik

    Pilkada Usai, Wakil Rakyat Ingatkan Kepala Daerah dan Warga Tak Simpan Dendam Politik

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pasca perhelatan Pilkada 2024, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengingatkan masyarakat dan kepala daerah terpilih agar tidak terjebak dalam dendam politik. Ia menegaskan, kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. “Untuk masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Maluku, jangan ada lagi dendam-dendam politik karena Pilkada sudah selesai. Sekarang waktunya […]

  • KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Polemik mengenai kinerja Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Ahmad Jais Ely, M.Si, terus mengemuka. Sekretaris KNPI SBB, Wandri Makasar, yang menilai sejumlah klaim keberhasilan Pj Bupati sebagai upaya panik yang cenderung tidak berdasar. Wandri mengungkapkan, klaim terkait progres pembangunan Jembatan Kaibobu yang disebut mencapai 80 persen hingga 17 Desember 2024 diragukan validitasnya. […]

  • Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) yang disusun Komisi Nasional (Komnas) HAM pada Senin (13/07/2026). Kajian tersebut merupakan masukan untuk memperkuat penanganan konflik agraria melalui penyempurnaan kebijakan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pendekatan yang lebih berorientasi pada perlindungan hak asasi […]

expand_less