Breaking News
light_mode

SBT Tak Butuh Amahoru, Tapi Orang Jujur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Koalisi Pemerhati Demokrasi (KPD) Maluku angkat bicara soal dugaan manipulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Achmad Quadri Amahoru, calon kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

“Jika benar yang bersangkutan tidak melaporkan kekayaan secara jujur, itu artinya Amahoru tidak layak ditetapkan sebagai Sekda SBT,” kata Ketua KPD Maluku, Risman Soulissa, menanggapi pemberitaan sejumlah media.

KPD merupakan gabungan dari beberapa organisasi sipil: Penggugat Keadilan, Solidaritas Mahasiswa Pejuang Keadilan, Serikat Mahasiswa Independen, Persatuan Mahasiswa Keadilan, dan Demokratis Sosialis.

Menurut Risman, esensi LHKPN bukan pada besar kecilnya harta, melainkan pada kejujuran pejabat dalam melaporkannya.

“Filosofinya, jika dalam urusan pribadi saja tidak jujur, bagaimana dengan tanggung jawab besar yang akan mereka pikul? Ini jadi masalah serius,” tegasnya.

Ia mengingatkan, Sekda adalah posisi strategis dalam struktur pemerintahan. Jabatan prestisius ini sering menjadi incaran banyak pejabat karena perannya sebagai motor administratif daerah. Karena itu, integritas dan akuntabilitas adalah syarat mutlak.

“Orang pintar banyak, tapi orang jujur itu langka. Amahoru boleh saja mencatat nilai tertinggi dalam seleksi, tapi kecerdasan tanpa kejujuran bisa menjadi petaka bagi masyarakat SBT, SBT tidak butuh Amahoru tapi orang jujur untuk membangun daerah” sindir Risman.

Koalisi ini akan melayangkan surat resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, meminta agar LHKPN milik Amahoru diteliti lebih dalam.

“Suratnya sedang kami kerjakan. Kami lampirkan LHKPN yang dilaporkan beserta bahan pembanding soal nilai aset yang sebenarnya,” jelas Risman.

Bagi KPD, inti persoalan bukan sekadar administrasi, melainkan soal moral seorang abdi negara. Mereka menekankan, masyarakat SBT tidak butuh pejabat yang pandai berakrobat angka, melainkan pemimpin birokrasi yang jujur dan bisa dipercaya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Sebagai Benteng Nasionalisme Bangsa

    Pesantren Sebagai Benteng Nasionalisme Bangsa

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyhuri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR) Tajukmaluku.com-Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional yang telah berdiri sejak lama. Pesantren adalah lembaga pendidikan khas di Nusantara, berakar dari tradisi Islam yang berkembang di Nusantara sejak abad ke-13. Ketika Islam mulai menyebar melalui jalur perdagangan, dakwah, dan […]

  • Kapolresta Ambon Sambangi Buruh Bagasi, Bawa Pesan Keselamatan dan Kepedulian

    Kapolresta Ambon Sambangi Buruh Bagasi, Bawa Pesan Keselamatan dan Kepedulian

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Andrias Susanto Nugroho, mengingatkan buruh bagasi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon agar tidak mengabaikan keselamatan saat bekerja. Pesan itu disampaikan Andrias ketika menyambangi para buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kantor TKBM Pelabuhan Ambon, Sabtu (19/9/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan pembagian paket sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula […]

  • Warga Keluhkan Kondisi Macet Parah saat Jam Pulang Sekolah di SD MIT As Salam Ambon

    Warga Keluhkan Kondisi Macet Parah saat Jam Pulang Sekolah di SD MIT As Salam Ambon

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah warga yang kerap melintas di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Kota Ambon tepatnya di depan SD MIT As Salam keluhkan kondisi macet yang selalu terjadi saat jam pulang sekolah siswa. Mengingat, setiap kali jam pulang sekolah pasti terjadi kemacetan parah lantaran pihak keluarga yang menjemput siswa berlalu lalang di jalanan dengan jumlah yang banyak […]

  • Senator Bisri Sarankan Pemrov Luncurkan Hilirisasi Rempah Maluku

    Senator Bisri Sarankan Pemrov Luncurkan Hilirisasi Rempah Maluku

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah waktunya Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsepkan hilirisasi rempah-rempat Maluku, baik itu kopra, cengkih, pala maupun komuditas alam lainnya.Hal ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan juga memicu pertumbuhan ekonomi. “PAD Maluku sangat kecil, parahnya banyak regulasi membatasi kewenangan daerah untuk mengelolah Sumber Daya Alam yang ada,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan […]

  • Pentingnya Pedagang Pasar Mardika Tercover Jaminan Sosial, IKAPPI Ambon Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan

    Pentingnya Pedagang Pasar Mardika Tercover Jaminan Sosial, IKAPPI Ambon Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPD IKAPPI) Kota Ambon mendeklarasikan dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan dan mengajak seluruh pedagang pasar menjadi peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan demi memperoleh perlindungan dari risiko kerja dan kematian, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di gedung baru Pasar Mardika Ambon tersebut dihadiri Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Azhar […]

  • Dihadapan Wagub, Warga Haya; Lindungi Tanah Adat Dari Dampak Tambang Waragonda

    Dihadapan Wagub, Warga Haya; Lindungi Tanah Adat Dari Dampak Tambang Waragonda

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gelombang penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, terus bergulir. Perwakilan masyarakat Haya yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, serta lembaga Saniri Negeri secara langsung menemui Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di kediamannya di Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Rabu, (23/04/2025). Dalam pertemuan itu mereka menyuarakan satu sikap menolak […]

expand_less