Tali Kasih Natal Presiden Prabowo, 98 Resolution Network Salur 3.000 Paket Natal di Ambon
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- visibility 212
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com– Kementerian Sekretariat Negara bekerjasama dengan Jaringan aktivis 98 Resolution Network dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya untuk menjalankan program Tali Kasih Natal Presiden Prabowo Subianto di Kota Ambon.
Tali Kasih Natal Presiden Prabowo itu dalam bentuk 3000 paket sembako ke masyarakat terdiri dari 2.000 paket bantuan Presiden RI dan 1.000 paket dari Pelindo.
Wahab Talaohu, Komisaris BRI Insurance yang juga bagian dari 98 Resolution Network Nasional menjelaskan, jaringan ini beranggotakan para mantan aktivis Reformasi 1998 yang kini tersebar di berbagai profesi, mulai dari aktivis sosial, jurnalis, hingga pengusaha dan pejabat BUMN.
Menurut Wahab, gerakan warga peduli warga ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang dijalankan untuk bersinergi dengan program pemerintah, khususnya pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kami ingin pastikan CSR perusahaan, khususnya BUMN, benar-benar dirasakan oleh warga yang paling rentan. Negara tidak boleh membiarkan rakyatnya lapar di tengah lumbung padi,” kata Wahab, Sabtu (20/12/2025).
“Bukan soal besar kecilnya sembako, tetapi kehadiran empati dan keadilan sosial. Kasih harus disertai dengan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” lanjut Wahab.
Ia menyebutkan, kegiatan serupa telah dilakukan di berbagai daerah seperti Jakarta, Medan, Lampung, Surabaya, Manado, NTT, Bekasi, dan Banten. Selain itu, jaringan 98 juga rutin menggalang dana kemanusiaan, termasuk bantuan untuk korban bencana di Aceh.
Perwakilan 98 Resolution Network Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy menambahkan, kegiatan ini murni bersifat kemanusiaan dan tidak memiliki kepentingan politik.
Sementara Wakil Ketua I Sinode GPM, Pendeta Ricardo A Rikumahu mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai, pembagian bingkisan Natal di tengah tekanan ekonomi masyarakat memberikan harapan dan penguatan iman.
“Sebagai gereja, kami melihat ini sebagai berkat Tuhan yang disalurkan melalui tangan-tangan yang penuh kasih,” ujarnya
Kegiatan Tali Kasih Natal ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat solidaritas dan persaudaraan di Bumi Raja-raja.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar