Ternyata Pedagang Korban Penikaman di Depan PGSD Ambon Adalah Kader PDIP, DPRD Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 115
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku penikaman Hawa Bahta, salah satu pedagang petasan di depan kampus PGSD Ambon, Kamis (11/12/2025) dini hari lalu.
Hal itu disampaikan Lucky Upulatu Nikijuluw yang juga merupakan Ketua Fraksi dari PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon, Minggu (14/12/2025).
“Kami berharap Polresta Ambon segera mengambil langkah secepat mungkin untuk mencari tahu siapa pelaku penusukan sangat misterius itu. Bukan karena korban adalah kader PDI Perjuangan, tapi tentang rasa nyaman dan aman berdasarkan regulasi itu harus dijamin. Agar semua orang yang berada di Kota Ambon bisa beraktivitas tanpa rasa takut dan aman,” tegasnya.
Menurut Upulatu, tindakan kejahatan apapun, apalagi berniat menghilangkan nyawa orang sangat tidak dibenarkan di negara ini yang berlandaskan hukum dan aturan. Karena itu, PDI Perjuangan meminta perhatian serius pihak Kepolisian yang selama ini gesit dan sangat cermat melakukan langkah penyelesaian masalah-masalah yang sementara terjadi di Kota Ambon, agar segera mengambil langkah hukum.
“Ini tindak pidana oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang ingin mengganggu situasi kota Ambon. Mereka tidak boleh dibiarkan, harus segera dicari segera pelakunya. Kan sudah ada locus dan tempus delikti, tinggal dicari,” desaknya.
Sebagai atensi serius pihaknya terhadap kasus ini, Upulatu mengaku, dirinya sudah meminta Ketua Komisi 1 DPRD Ambon yang juga kader partai untuk mempressure kepolisian sebagai mitra kerja komisi agar kasus ini tuntas dan pelaku ditangkap.
“Kasihan kan seorang ibu rumah tangga yang mencari sesuap nasi karena pekerjaan ditengah kondisi Natal dan Tahun Baru, harus jadi korban tragis dan menyedihkan oleh para pelaku yang tidak bertanggungjawab,” ingat Upulatu.
Melalui kerjasama dengan semua pihak baik pemerintah kota dengan CCTV maupun Kesdam Pattimura atau RST maupun PGSD yang berdekatan lokasi TKP, dirinya yakin dalam waktu dekat polisi mampu mengungkap kasus ini, agar tidak jadi satu kebiasaan yang berulang.
“Ini perbuatan yang tidak bisa ditolerir. Banyak fasilitas instansi dekat TKP, demikian juga CCTV Pemkot mungkin menjangkau dan terpantau saat kejadian, semoga bisa bantu polisi. PDI Perjuangan mengutuk keras tindakan Barbar ini,” cetus Upulatu.
“PDI Perjuangan terkhusus fraksi dan ketua DPC mengutuk keras tindakan Barbar penikaman yang dilakukan oleh OTK misterius,” imbuhnya.* (01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar