Breaking News
light_mode

Tiap Hari Terminal A Mardika Dikuasai 700-800 PKL, Berikut Kalkulasi Retribusi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon menemukan segudang masalah di kawasan terminal dan Pasar Mardika Ambon. Utamanya terkait pemanfaatan terminal A dan B oleh pedagang kaki lima yang jumlahnya mencapi 2000 pedagang, sehingga mengganggu fungsi utamanya. Ironisnya lagi ada penarikan retribusi yang dinilai tidak sah.

“Apa yang disampaikan Dinas Infokom maupun saudara Walikota, berbanding terbalik dengan fakta yang ada di lapangan. Itu kan banyak sekali terjadi bahasanya tumpang tindilah alasan kebijakan maupun regulasi tapi dilapangan itu terminal itu dijadikan tempat berjualan. Lalu ditagih juga retribusi disitu. Menurut beta itu paling salah,” kata Gunawan Mochtar, Wakil Ketua Komisi III usai melakukan peninjauan lapangan, Jumat,(13/04/2025).

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini mengaku, para pedagang setiap hari menyetor uang sampah dan juga jasa lainnya. Nilainya mencapai 10.000 setiap hari.

Senada dengan itu, Anggota Komisi III Bodywin R. Mailuhu juga mengatakan, ada dua jenis retribusi yang ditagih dari setiap pedagang yang menggunakan badan jalan, Rp5000 untuk jasa persampahan dan Rp5000 disetorkan ke Dinas Perindag Kota Ambon.

“ Ini kami temukan di depan MCM,” kata Mailuhu.

Menurut kedua politisi ini, sudah waktunya ada perubahan penataan seluruh kawasan di Kota Ambon, trotoar harus dikembalikan fungsinya, terminal harus pun demikian.

“Kalau kota Ambon di masa kami remaja, atau di masa dulu itu. Itu sangat indah. Kota Ambon kini bukan manis lagi. Kota Ambon kini namanya kota kotor. Dan saya bilang kalau Kota City. Pasar sama terminalnya juga harus City. Jangan cuma City di musik,” sindir Gunawan.

Berdasarkan temuan Komisi III diatas, jika diakomulusikan maka patut diduga ada miliaran rupiah uang yang ditagih dari pedagang menguap setiap tahun.

Sebab, setiap hari termina A diduki 700-800 pedagang untuk berjualan dan jika diakomolasikan maka uang yang disetor Rp7.000.000/hari, setiap bulannya bisa terkumpul Rp210.juta, satu tahun pemasukan kota mestinya Rp2 miliar lebih dari termina A saja.

Tinjau Sejumlah Lokasi Bermasalah di Ambon, Komisi III Nilai OPD Masih Minim Inovasi

Menindaklanjuti laporan warga dan juga keluhan para pengemudi angkutan umum, Komisi III DPRD Kota Ambon selama tiga hari turun meninjau sejumlah lokasi yang berpengaruh terhadap penyebab kemacetan dan kesemerautan di Kota Ambon.

Dimulai dari terminal, Komisi III DPRD Kota Ambon juga menyisir seluruh badan jalan yang saat ini telah beralih fungsi. Dari Jalan Yos Sudarso, hingga Sultan Hasanuddin.

Di dalam terminal tim komisi III menemukan fakta, jika kawasan itu didominasi pedagang, angkutan umum hanya diberi satu jalu pintu masuk keluar, sehingga mengganggu masyarakat. Angkutan umum bahkan parkir di ruas jalan yang tidak diperuntukan untuk parkir kendaraan.

“Dalam beberapa pekan bulan terakhir ini kami tidak melihat secara signifikan perubahan yang terjadi dari apa yang pernah disampaikan oleh mitra-mitra kami khususnya dinas perhubungan,” ungkap anggota Komisi III DPRD Kota Ambon Femri Tuwanakota.

Menurutnya, kemacetan yang dan kesemerautan Kota Ambon ini akibat dari kurang adanya inovasi dari dinas-dinas terkait dalam mengambil langkah-langkah konkret dan minim ketegasan ataupun terobosan untuk penataan kawasan Kota Ambon.

Femri juga menyarankan kepada pemerintah Kota Ambon agar fokus pada hal-hal yang fundamental, seperti pasar dan terminal harusnya dibuat nyaman.

“Pertama tidak ada kemacetan. Yang kedua itu orang mau belanja di pasar itu orang rasa nyaman. Nah mungkin itu saja,” Femri menegaskan jika temuan selama on the spoot ini akan menjadi catatan Komisi III. *(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Energize Rumah Sakit Bobong, Perkuat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pulau Taliabu

    PLN Energize Rumah Sakit Bobong, Perkuat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pulau Taliabu

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bobong,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan publik melalui penyalaan (energizing) pelanggan potensial untuk peningkatan kapasitas listrik di Rumah Sakit Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. Upaya ini menjadi bagian dari peran PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung fasilitas strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. […]

  • Alhidayat Wajo Soroti Kebijakan KKP Terkait Program PIT di Laut Arafura

    Alhidayat Wajo Soroti Kebijakan KKP Terkait Program PIT di Laut Arafura

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komisi II DPRD Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, saat menyoroti kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait Program Penangkapan Ikan Terukur (PIT) dan praktik alih muatan (transhipment) di Laut Arafura. Dalam forum penyampaian aspirasi daerah kepada pemerintah pusat, Alhidayat secara keras mendesak agar kebijakan transhipment di wilayah perairan Maluku segera dicabut. Ia menilai, kebijakan […]

  • Membongkar Narasi: Kinerja Penjabat Bupati Seram Bagian Barat dalam Sorotan

    Membongkar Narasi: Kinerja Penjabat Bupati Seram Bagian Barat dalam Sorotan

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kinerja Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Ahmad Jais Ely, M.Si, telah menjadi topik perdebatan yang menarik di kalangan masyarakat Seram Bagian Barat. Di balik kritik yang berkembang, terdapat narasi pembangunan yang jauh lebih kompleks dan mendalam yang kerap terabaikan. Aktivis Permanusa, Anjas Hanubun, tampil ke depan untuk memberikan perspektif yang berbeda terkait […]

  • Dugaan Keterlibatan Robby Sapulette dalam Polemik Parkir, Gasmen Maluku Desak Perketat Seleksi Sekkot Ambon

    Dugaan Keterlibatan Robby Sapulette dalam Polemik Parkir, Gasmen Maluku Desak Perketat Seleksi Sekkot Ambon

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Sahabat Komendan Maluku (DPD GASMEN Maluku), M. Abd Rifki Derlen meminta proses seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon harus dijalankan secara transparan, objektif, dan bebas dari kepentingan yang berpotensi mencederai tata kelola pemerintahan yang baik. Rifki menjelaskan, jabatan Sekkot merupakan posisi strategis yang menentukan arah birokrasi dan stabilitas pemerintahan di Kota […]

  • Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas di Blok Masela […]

  • Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komite I DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menanggapi aksi unjuk rasa “Menuju Indonesia Bangkrut” yang digelar BEM Universitas Indonesia (UI) bersama mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026. Senator yang akrab disapa Boy Latuconsina itu meminta Presiden Prabowo Subianto menerima dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Menurutnya, salah […]

expand_less