Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Nilai Kesiapan Pelabuhan Yos Sudarso Sambut Nataru Belum Maksimal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo menilai kesiapan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dalam menyambut mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) belum maksimal.

Mengingat, kepadatan penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso terjadi karena banyak penumpang dari luar provinsi yang harus melakukan transit sambil menunggu jadwal kapal lanjutan. Kondisi tersebut berbeda dengan pelabuhan lain yang relatif tidak mengalami penumpukan.

“Di Yos Sudarso ini penumpang banyak karena mereka dari luar provinsi dan harus transit. Ada yang bisa pulang ke keluarga, tapi banyak juga yang tidak punya keluarga di Ambon, sehingga terpaksa bermalam di pelabuhan,” kata Alhidayat, Selasa (16/12/2025).

Ia menegaskan, kebutuhan dasar seperti toilet, tempat mandi, tenda penampungan, hingga pos pengaduan seharusnya sudah disiapkan sejak awal. Namun fakta di lapangan menunjukkan kesiapan tersebut belum maksimal.

“Laporan ke kami seolah-olah semua sudah siap, tapi kenyataannya di lapangan tidak seperti itu. Tanggal 16 belum siap apa-apa, padahal puncak arus Natal dimulai 17 Desember. Ini yang membuat kami kecewa,” tegasnya.

Alhidayat mengaku sempat terpancing emosi karena keluhan penumpang sangat banyak, mulai dari keterbatasan toilet, tidak adanya tempat berteduh, hingga praktik calo tiket (TKB) yang semakin meresahkan.

“Hal-hal sederhana seperti toilet, tempat mandi, tenda, ini seharusnya sudah dipikirkan dari awal. Untung ini bukan musim hujan. Bayangkan kalau hujan, kondisinya akan lebih parah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh pos pengamanan Natal diaktifkan, sehingga masyarakat dapat menyampaikan keluhan secara langsung dan cepat ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat, mengakui bahwa masih terdapat kekurangan dalam kesiapan fasilitas di Pelabuhan Yos Sudarso.

Ia menyebut, pihaknya akan segera melakukan koordinasi lintas instansi untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Memang tadi kita temukan kondisi di lapangan belum siap sepenuhnya. Tempatnya sempit, toilet terbatas. Ini akan segera kami koordinasikan, termasuk penambahan tenda dan penyediaan toilet portable,” ujar Malawat.

Ia menjelaskan, persoalan penumpang yang menginap di pelabuhan bukan hanya terjadi saat Natal dan Tahun Baru, melainkan masalah lama yang telah berulang setiap tahun. Hal ini, menurutnya, juga sudah menjadi catatan dalam desain pengembangan pelabuhan ke depan.

“Penumpang memilih tinggal di pelabuhan karena tidak punya cukup biaya atau ditolak penginapan akibat barang bawaan yang banyak. Ini sudah lama kami sampaikan ke pengelola pelabuhan dan akan diperhitungkan dalam desain pelabuhan yang baru,” jelasnya.

Malawat memastikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PU, Pelindo, BNPB, serta aparat terkait untuk penambahan tenda, toilet mobil, dan pengamanan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Setelah ini kami akan langsung berkoordinasi untuk menyiapkan fasilitas tambahan, terutama di Pelabuhan Yos Sudarso,” pungkasnya.* (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Keterlibatan Robby Sapulette dalam Polemik Parkir, Gasmen Maluku Desak Perketat Seleksi Sekkot Ambon

    Dugaan Keterlibatan Robby Sapulette dalam Polemik Parkir, Gasmen Maluku Desak Perketat Seleksi Sekkot Ambon

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Sahabat Komendan Maluku (DPD GASMEN Maluku), M. Abd Rifki Derlen meminta proses seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon harus dijalankan secara transparan, objektif, dan bebas dari kepentingan yang berpotensi mencederai tata kelola pemerintahan yang baik. Rifki menjelaskan, jabatan Sekkot merupakan posisi strategis yang menentukan arah birokrasi dan stabilitas pemerintahan di Kota […]

  • Pemuda Kailolo Kecam Penyerangan di Jembatan Jodoh: Hentikan Provokasi, Biarkan Polisi Bekerja

    Pemuda Kailolo Kecam Penyerangan di Jembatan Jodoh: Hentikan Provokasi, Biarkan Polisi Bekerja

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemuda Negeri Kailolo, Kabupaten Maluku Tengah, Ongen Tuasamu angkat suara atas peristiwa penyerangan di kawasan Jembatan Jodoh, Rabu (26/11/2025) dini hari. Dia menyatakan sikap tegas, bahwa insiden kriminal terhadap Gozi Rumain, 23 tahun, mahasiswa UIN AMSA Ambon, tidak boleh diseret ke isu rasis, apalagi diarahkan untuk menjustifikasi satu kampung atau kelompok tertentu. “Ini tindakan kriminal […]

  • DPRD Maluku Gelar Berbagai Lomba Jelang HUT ke-80 RI

    DPRD Maluku Gelar Berbagai Lomba Jelang HUT ke-80 RI

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar berbagai mata lomba, Rabu (13/8/2025). Gelaran perlombaan itu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang jatuh pada 17 Agustus 2025 nanti. Tampak, berbagai mata lomba yang digelar mulai dari lomba mengoper kain sarung sambil berjabat tangan, lomba adu kecepatan empat […]

  • Penyidik Polres Buru Limpahkan Tersangka PETI ke Jaksa

    Penyidik Polres Buru Limpahkan Tersangka PETI ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Satreskrim Polres Buru melakukan tahap 2 atau penyerahan Tersangka Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) bersama berkas perkara dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri Buru. Tersangka yang dilimpahkan ke JPU adalah berinisial BM alias Buhari. Ia diserahkan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Buru Nomor : […]

  • Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerhati isu sosial politik Maluku, Ardiman Kelihu, menilai pernyataan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena soal kewajiban retribusi air bersih tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini masih bermasalah. Ardiman menegaskan, kebijakan retribusi sah secara aturan. Namun, kewajiban membayar harus sejalan dengan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan air […]

  • PERMAHI : Asas Dominus Litis Kejaksaan Berpotensi Menyebabkan Ketimpangan Hukum

    PERMAHI : Asas Dominus Litis Kejaksaan Berpotensi Menyebabkan Ketimpangan Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,TajukMaluku.com-Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kota Ambon, Yunasril La Galeb mengatakan,Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, asas dominus litis memberikan kewenangan penuh kepada Kejaksaan dalam menentukan apakah suatu perkara pidana dilanjutkan ke pengadilan atau dihentikan. Namun, kewenangan absolut ini kini menjadi sorotan dalam dunia hukum karena dinilai berpotensi menciptakan ketimpangan hukum dan […]

expand_less