Breaking News
light_mode

Layani Pertumbuhan Industri Pemecah Batu, PLN UIW MMU Sambungkan Listrik 555.000 VA bagi Pelanggan CV Naraya Mitra Cemerlang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baguala kembali memperluas jangkauan pelayanannya di sektor industri.

Penyambungan listrik berkapasitas 555.000 VA itu dilakukan untuk pelanggan baru, yaitu CV Naraya Mitra Cemerlang, yang berlokasi di Desa Laha, Air Sakula, Kota Ambon. Perusahaan ini bergerak di sektor usaha pemecah batu.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula memastikan, melalui penyambungan listrik besar itu, CV Naraya Mitra Cemerlang memperoleh pasokan listrik yang cukup untuk mendukung operasional dan pengembangan kapasitas produksi mereka.

“PLN UIW MMU selalu siap mendukung dan menyukseskan pertumbuhan industri bisnis di wilayah kerja Kami. Kami pun siap menjawab kebutuhan energi yang andal, terjangkau untuk industri pemecah batu ini. Penyambungan listrik ini tentu akan mencukupi kebutuhan operasional CV Naraya Mitra Cemerlang,” ucap Awat, Jumat (8/11/2024).

Penyambungan daya ini dilakukan setelah proses verifikasi kebutuhan listrik yang cermat, di mana PLN menilai bahwa kapasitas daya yang diminta akan mendukung kelancaran produksi dan pengoperasian fasilitas usaha milik CV Naraya Mitra Cemerlang. Daya besar ini akan memungkinkan perusahaan untuk mengoperasikan berbagai mesin secara optimal dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Hal ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha di Indonesia.

“Kami menyadari bahwa pasokan listrik yang andal dan cukup sangat penting untuk mendukung kegiatan produksi dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, PLN berkomitmen untuk memastikan penyediaan listrik yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, seperti yang kami lakukan untuk CV Naraya Mitra Cemerlang,” kata Awat.

Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi UP3 Ambon, Mathijs Marinus James Pariama mengungkapkan, proses penyambungan daya listrik sebesar 555.000 VA untuk CV Naraya Mitra Cemerlang melibatkan serangkaian tahapan teknis yang matang, termasuk perencanaan jaringan distribusi dan pengecekan kapasitas infrastruktur PLN.

“Kami pastikan bahwa semua proses dilakukan dengan cermat untuk menghindari gangguan dan memastikan kelancaran pasokan listrik,” aku James.

Selain itu, PLN juga memberikan layanan pemantauan dan dukungan teknis berkelanjutan kepada pelanggan agar kebutuhan listrik mereka dapat dikelola dengan lebih baik, serta untuk mencegah gangguan yang mungkin terjadi di kemudian hari.

CV Naraya Mitra Cemerlang, menyambut baik penyambungan daya ini sebagai langkah penting dalam memperkuat proses bisnis mereka. Dengan kapasitas daya yang besar, dapat mengoptimalkan mesin dan peralatan industri yang lebih efisien, serta mengurangi biaya operasional yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak perusahaan.

“Sebagai pemakai daya PLN, kami sangat berterima kasih kepada PLN karena telah melayani kami dengan sepenuh hati dan sangat-sangat memuaskan, maka itu kami berharap nantinya pelayanan kedepan lebih ditingkatkan lagi, dan semoga hubungan baik dengan PLN akan terus ada, ujar Tjia Imanuel Ciwendro, Pemilik CV Naraya Mitra Cemerlang.

Penyambungan daya listrik berkapasitas besar seperti ini menjadi bukti nyata bahwa PLN siap mendukung kebutuhan sektor usaha maupun industri dengan menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkualitas, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing perusahaan secara global.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Siagakan Sistem Kelistrikan, Dukung Peletakan Batu Pertama Masjid Pohon Batu di Leksula

    PLN Siagakan Sistem Kelistrikan, Dukung Peletakan Batu Pertama Masjid Pohon Batu di Leksula

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namrole menyiagakan sistem kelistrikan demi mendukung kelancaran acara peletakan batu pertama Masjid Pohon Batu di Desa Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Acara sakral yang menjadi awal pembangunan rumah ibadah tersebut dihadiri langsung […]

  • Jelang HUT  ke-81 RI, PLN Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Listrik Saat Memasang Atribut Kemerdekaan

    Jelang HUT ke-81 RI, PLN Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Listrik Saat Memasang Atribut Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan listrik saat memasang berbagai atribut kemerdekaan seperti bendera, umbul-umbul, baliho, papan reklame, maupun dekorasi lainnya di lingkungan sekitar. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, […]

  • Pentingnya Tukin: Dosen Kelas Menengah, Miskin.

    Pentingnya Tukin: Dosen Kelas Menengah, Miskin.

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Di masa yang jauh, dari bawa cakrawala bendera Republik Roma, dihadapan orang-orang yang juga dihadiri tak kurang dari 600 senator, dengan nadah geram Marcus Tullius Cicero melontarkan tanya retoriknya “Quo usque tandem abutere, Catalina, patientia nostra” ? “sampai kapan kau akan menguji kesabaran kami”?. Dengan pesonanya yang kuat, Cicero mengutuk konspirasi busuk Catalina yang haus […]

  • Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal. Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan […]

  • Benhur Watubun Ancam Tak Setujui Rencana Hendrik Lewerissa Ajukan Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun

    Benhur Watubun Ancam Tak Setujui Rencana Hendrik Lewerissa Ajukan Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun ancam tidak akan memberikan persetujuan atas rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 1,5 Triliun. Hal itu disampaikan jika seluruh komponen teknis belum dipenuhi pemerintah. “Kita tidak bisa beli kucing dalam karung. Semua harus jelas, terencana, memenuhi syarat, dan yang […]

  • KNPI Maluku Khawatir Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun jadi Pintu Masuk Dapat Fee Proyek 10 Persen

    KNPI Maluku Khawatir Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun jadi Pintu Masuk Dapat Fee Proyek 10 Persen

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-KNPI Provinsi Maluku khawatir dengan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk peminjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun. Dimana peminjaman anggaran yang bernilai fantastis itu bakal diperuntukkan bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku. Kebijakan ini terpaksa diambil lantaran kondisi tiap daerah saat ini tengah mengalami efisiensi anggaran. Menurut Wasekbid Hukum dan Ham,Fahrudin […]

expand_less