Breaking News
light_mode

Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 427
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal.


Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan dari salah satu perguruan tinggi ternama di Amerika tepatnya Oklahoma State University pada jurusan Industrial Engineering.


Saat ini, Pitoyo punya ragam usaha, dan perusahaan yang bergerak dibidang kontruksi maupun penyediaan barang dan jasa. Kantor utamanya di Jakarta. Kisah suksesnya dimulai dari Amerika. Pertama kalinya, pada tahun 2000, ia mendirikan sebuah perusahaan dengan nama Indonesian Construction Company di Amerika serikat.


Waktu itu, dia bersama keluarganya hijrah ke Paman Sam karena krisis moneter serta banyaknya kerusuhan pada tahun 1998, di Amerika Pitoyo bersama keluarga mulai menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan mengandalkan orang Indonesia sebagai SDM-nya.


Usaha yang dilakoni Pitoyo seperti restoran (Warung Rame-Rame), radio berbahasa Indonesia (Suara Kasih), koran berbahasa Indonesia (Suara Kabari), jasa pengiriman uang ke Indonesia, jasa penyewaan CD film-film Asia berteks Indonesia, juga berjualan Martabak Terang Bulan dan bakmi ayam.


Pitoyo juga sosok dermawan, ia aktif dalam beberapa kegiatan sosial seperti Ishare, IFGFGISI, dan World Harvest Foundation ini, juga memulai dua perusahaan baru dengan nama PT. Jaya Inti Persada dan PT. Jaya Raya Perkasa yang akan melayani bidang konstruksi infrastruktur dan perdagangan material konstruksi.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papar Energi Baru Terbarukan, GM PLN UIW Maluku – Malut Beri Kuliah Umum di Unidar Ambon

    Papar Energi Baru Terbarukan, GM PLN UIW Maluku – Malut Beri Kuliah Umum di Unidar Ambon

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com— Universitas Darusalam (Unidar) Ambon menyelenggarakan kuliah umum sebagai salah satu agenda rutin internal kampus. Kuliah umum itu menghadirkan General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Awat Tuhuloula sebagai dosen tamu. Puluhan mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro, Akuntasi dan lainnya di Unidar Ambon turut menghadiri kelas […]

  • Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

    Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Faisal Marasabessy Ambon,Tajukmaluku.com-Bagi banyak orang, Januari adalah bulan yang sarat dengan harapan dan resolusi. Para filsuf dahulu, sebut saja Aristoteles, menekan habit (kebiasaan) yang dibentuk sejak awal tahun sebagai kunci menuju eudaimonia (kebahagiaan). Bertempat di Indonesia Stock Exchange (IDX) Tower, Jakarta pada Januari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Maluku, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, bertemu […]

  • Kunker ke Balai TN Manusela, BPJN Maluku Bahas Pekerjaan Jembatan di Kawasan Konservasi

    Kunker ke Balai TN Manusela, BPJN Maluku Bahas Pekerjaan Jembatan di Kawasan Konservasi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku bersama Balai Taman Nasional (TN) Manusela bersinergi membahas pekerjaan jembatan di kawasan konservasi Pulau Seram. Sinergi dibangun melalui kunjungan kerja Kepala BPJN Maluku, Yana Astuti, bersama rombongan ke Balai TN Manusela sebagai bagian dari rangkaian kegiatan monitoring lapangan di Pulau Seram. Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi terkait pekerjaan […]

  • Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Kepala Desa Negeri Effa, Kecamatan Wakate, dilaporkan warganya ke Polres Seram Bagian Timur, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan penipuan. Rabu, (02/04/2025). Fadli Rumakefing selaku Kuasa Hukum Warga, menyampaikan bahwa saudara Ahmad Sugit Rumakefing pada tahun 2017/2018 telah melakukan pemalsuan Besloit/ Surat Keputusan dari Pemerintah Negeri Belanda kepada Raja Negeri Effa demi hasrat kekuasaan menjadi Raja […]

  • PLN Dukung Green Port dan Kemajuan Daerah, Energize 2.180 kVA untuk Quay Container Crane Pelindo di Ambon

    PLN Dukung Green Port dan Kemajuan Daerah, Energize 2.180 kVA untuk Quay Container Crane Pelindo di Ambon

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung transformasi energi dan kemajuan daerah kembali dibuktikan melalui keberhasilan penyalaan pasang baru dengan total daya 2.180 kVA untuk dua unit _quay container crane_ (QCC) milik PT Pelindo Regional 4 di Terminal Petikemas Ambon. Langkah strategis ini sejalan dengan program de-dieselisasi dan inisiatif green port untuk mewujudkan pelabuhan ramah lingkungan […]

  • Krisis Akses Kesehatan, Masyarakat Pulau Watubela SBT Minta Puskesmas Pembantu

    Krisis Akses Kesehatan, Masyarakat Pulau Watubela SBT Minta Puskesmas Pembantu

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Masyarakat Pulau Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur, mendesak pemerintah setempat untuk segera membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) guna mengatasi kendala akses layanan kesehatan yang selama ini menghantui mereka. Permintaan ini muncul setelah insiden tragis yang menewaskan dua anak akibat keterlambatan penanganan medis, memperlihatkan betapa rentannya kondisi kesehatan di pulau terpencil ini. Selama ini, warga Watubela harus […]

expand_less