Breaking News
light_mode

Pentingnya Tukin: Dosen Kelas Menengah, Miskin.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Di masa yang jauh, dari bawa cakrawala bendera Republik Roma, dihadapan orang-orang yang juga dihadiri tak kurang dari 600 senator, dengan nadah geram Marcus Tullius Cicero melontarkan tanya retoriknya “Quo usque tandem abutere, Catalina, patientia nostra” ? “sampai kapan kau akan menguji kesabaran kami”?. Dengan pesonanya yang kuat, Cicero mengutuk konspirasi busuk Catalina yang haus akan kuasa 63. SM. 

Dosen Kelas Menengah Miskin

Menjadi seorang dosen kementerian Kemendikti Saintek yang tergolong sebagai kelas menengah atau mungkin miskin, memang susah. data terakhir menampilkan daya beli kelompok menengah bawah kian tergerus. MSI atau Mandiri Spending Index menunjukan angka proses untuk Groceries (bahan makan) meningkat dari 13,9 persen menjadi 27,4 persen dari total pengeluaran. Kendati memang persoalan mendeskripsikan posisi dosen sebagai kelas menengah tentu bisa menjadi perdebatan. atau setidaknya dalam mendefinisikan kelas menengah. 

Namun World Bank atau bank dunia setidaknya memiliki pendefinisian “kelas menengah” sebagai klister masyarakat dengan pengeluaran (sebagai proksi pendapatan) pada kisaran 3,5-17 persen di atas garis kemiskinan, dengan garis kemiskinan sekitar 550.000, maka mereka dengan pengeluaran sekitar 1,9 juta – 9,3 per bulan masuk kategori kelas menengah. 

 Problemnya hukum engel mengajarkan: semakin rendah pendapatan seseorang, semakin besar porsi konsumsi makanan dalam total pengeluarannya. artinya jika pendapatan seorang dosen hanya 2,6 juta -3 juta sementara konsumsi makanan tetap, maka konsumsi makanan dalam total pengeluarannya akan meningkat. Sehingga kenaikan porsi makanan dari total belanja pendapatannya mencerminkan daya beli yang semakin tergerus. Hidup menjadi dosen memang sulit kita butuh keterampilan dan skill khusus untuk menganggap belanja hemat sebagai prestasi. 

Pentingnya Tukin Untuk Dosen

Lugasnya fakta hasil penelitian serikat pekerja kampus atau SPK yang beranggotakan takuran dari 400 dosen dan tenaga pendidik  di perguruan tinggi menerbitkan Policy Brief,  dengan tajuk Gaji minimum, Beban kerja Maksimum, dari pernyataannya dan hasilnya bahwa kesejahteraan dosen masih jauh dari kata sejahtera.

 Situasi ini akhirnya memaksa para dosen mulai berakrobatik mengambil pekerjaan-pekerjaan sambilan (76 persen responden) guna mendapatkan penghasilan sampingan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Akibatnya, fokus mereka pada tanggung jawab sebagai pengajar berkurang dan kualitas pengajaran kepada para mahasiswa pun penurun.

Sebagaimana Ibu Ekfindar Dillan, yang merupakan seorang dosen di universitas Musamus Merauke, yang mengaku dengan angka gaja yang menyentuh 3 juta-an  untuk hidup di papua tidaklah cukup, sebagai seorang perantau ia harus membayar kos dikisaran 1,8 juta per bulan, belum cicilan rumah KPR, kalau bergantung pada gaji, minus. sehingga beliau memilih untuk menjadi guru les. untuk memenuhi tambahan sehari-hari konsumsi makan 500.000 per bulan bahkan ada beberapa dosen yang memilih untuk menjadi tukang ojek untuk menambah tambahan kehidupan sehari-hari. jika demikian masih menarikkah menjadi dosen di Indonesia ? 

 Sehingga urgensi dari adanya tukin untuk dosen bukan hanya untuk memenuhi hak pribadi, melainkan investasi penting untuk menciptakan masa depan bangsa, sekaligus juga memberikan jaminan pendidikan yang berkualitas bagi generasi Indonesia menuju Indonesia emas. Memang Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kepmendikbud Ristek) No. 447/P/2024. 2024 telah menetapkan pemberian Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen ASN Kemendikti Saintek. namun sampai hari ini hal itu belum terealisasikan. dengan demikian jika hal ini pun tak kunjung, pertanyaan retorik Cicero dua milenium silam agaknya relevan diajukan: “Wahai para penguasa, sampai kapan engkau akan menguji kesabaran kami?” 

Abe Yanlua

Penulis adalah Akademisi Universitas Pattimura Ambon 

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unpatti Tuan Rumah Pertemuan PTN Se Indonesia Timur

    Unpatti Tuan Rumah Pertemuan PTN Se Indonesia Timur

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dijadwalkan akan menghadiri dua agenda penting yang berlangsung di Universitas Pattimura Ambon. Senin dan Selasa 7-8 Oktober 2024. Agenda dimaksud terdiri dari anual meating Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Indonesia Timur (KPTN-KTI) sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Bahlil […]

  • YBM PLN UP3 Sofifi Salur Bantuan Peralatan Sekolah Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu di Tidore Kepulauan

    YBM PLN UP3 Sofifi Salur Bantuan Peralatan Sekolah Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu di Tidore Kepulauan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, YBM PLN UP3 Sofifi menyalurkan bantuan pendidikan berupa tas sekolah lengkap dengan berbagai perlengkapan belajar kepada 30 siswa dari keluarga kurang […]

  • Rahantan: Kota Tual Raih Penghargaan Kemendagri, Bukti Kepemimpinan AYR Semakin Maju

    Rahantan: Kota Tual Raih Penghargaan Kemendagri, Bukti Kepemimpinan AYR Semakin Maju

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota Tual setelah berhasil meraih penghargaan dalam ajang “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026). Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat kota untuk Regional Nusa Tenggara dan Maluku. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan […]

  • PLN UIW MMU Imbau Masyarakat Jaga Jarak Aman Pemasangan Atribut Piala Dunia dari Instalasi Listrik

    PLN UIW MMU Imbau Masyarakat Jaga Jarak Aman Pemasangan Atribut Piala Dunia dari Instalasi Listrik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Antusiasme masyarakat dalam menyambut dan mendukung gelaran Piala Dunia 2026 melalui pemasangan bendera negara peserta, umbul-umbul, spanduk, maupun berbagai atribut pendukung lainnya terus meningkat di berbagai wilayah Maluku dan Maluku Utara. Di tengah semarak tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga […]

  • Semangat Hari Kebangkitan Nasional, SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Semangat Hari Kebangkitan Nasional, SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Serikat Pekerja PLN (SP PLN) bersama Forum Komunikasi Serikat Pekerja BUMN (Forkom BUMN) menggelar pertemuan strategis di Stasiun Gambir, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai elemen serikat pekerja dari perusahaan-perusahaan milik negara, seperti FSP Pertamina Bersatu, Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian, Serikat Pekerja Kimia Farma, Serikat Pekerja Pegadaian, serta serikat-serikat […]

  • BEM Nus Maluku: Mis Komunikasi, Ternyata Anggaran DAK 2023 Sudah Diawasi Kejati Maluku

    BEM Nus Maluku: Mis Komunikasi, Ternyata Anggaran DAK 2023 Sudah Diawasi Kejati Maluku

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah (BEM) Nus Maluku menarik kembali tuduhan korupsi terkait penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Dalam pernyataan resmi ke media ini, Adam Rahantan, Ketua BEM Nus Maluku menyatakan bahwa tuduhan yang disampaikan pihaknya beberapa waktu lalu merupakan “miskomunikasi”. Sebelumnya, BEM Nus Maluku sempat menuding adanya dugaan […]

expand_less