Breaking News
light_mode

Demo di Polda Maluku, Massa Aksi: “Kembalikan Dwifungsi ABRI atau Polri dibawah Kemendagri”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ratusan massa yang tergabung dalam berbagai organisasi, termasuk GP Ansor-Banser Maluku, KNPI Maluku, OKP Cipayung Plus Kota Ambon, dan organisasi mahasiswa lainnya, menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Polda Maluku. Senin, (23/12/2024).

Aksi ini merupakan respons atas tindakan represif yang dilakukan oleh tiga oknum Polisi KPYS Ambon terhadap Rizal Taufik Serang, kader GP Ansor Maluku, yang terjadi pada Jumat pekan lalu.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Tual-Malra, Amsir Renoat dalam kapasitasnya sebagai salah satu orator, menegaskan bahwa aksi ini bertujuan menuntut keadilan bagi korban serta mendesak adanya evaluasi menyeluruh di tubuh Polri di Maluku.

Tindakan kekerasan yang dipertontonkan oleh aparat kepolisian tidak hanya melukai Rizal Taufik Serang, tetapi juga mencederai nilai-nilai esensial dari institusi Polri itu sendiri,” ujar Amsir Renoat dalam orasinya.

Renoat menyebutkan, Polri yang lahir dari semangat reformasi seharusnya menjadi lembaga penegak hukum yang humanis dan profesional. Namun, tindakan represif yang berulang kali dilakukan oleh oknum aparat justru memperlihatkan bahwa reformasi internal Polri masih jauh dari harapan.

“Polri seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun, tindakan arogansi dan budaya premanisme yang dipertontonkan oleh segelintir oknum membuat institusi ini semakin kehilangan legitimasi moralnya,” tambahnya.

Menurut Kader Ansor-Banser Ambon ini, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai Tri Brata, yang merupakan pedoman etik bagi setiap anggota Polri. Ia menilai, tanpa evaluasi yang serius, Polri akan terus terjebak dalam dinamika yang kontraproduktif dengan cita-cita reformasi.

Aksi kekerasan yang dilakukan terhadap Rizal Taufik Serang menunjukkan perlunya penyegaran di tubuh Polri, khususnya di Maluku. Amsir menyatakan bahwa langkah konkret harus segera diambil oleh Kapolri untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

“Institusi yang menjadi penjaga hukum dan keadilan tidak boleh bertindak sewenang-wenang. Jika tidak ada reformasi nyata, masyarakat akan semakin kehilangan kepercayaan terhadap Polri. Bahkan, wacana mengembalikan Dwi fungsi ABRI atau Polri dibawa kendali Kemendagri kembali relevan untuk didiskusikan,” tegasnya.

Amsir juga mengingatkan bahwa Polri harus tetap selaras dengan visi Kapolri yang mengkampanyekan konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan). Dalam hal ini, tindakan represif terhadap Rizal Taufik Serang jelas berlawanan dengan misi tersebut.

“Tindakan represif tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Polri harus tetap humanis agar misi Presisi tidak hanya menjadi jargon kosong,” katanya.

Melalui aksi solidaritas ini, massa menuntut agar Kapolda Maluku segera memberikan keadilan kepada Rizal Taufik Serang dan menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum-oknum yang terlibat. Selain itu, mereka mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi menyeluruh di jajaran Polri Maluku.

“Penyegaran di tubuh Polri bukan hanya demi institusi itu sendiri, tetapi juga demi menjaga kepercayaan publik yang kian memudar. Kami menunggu langkah nyata dari Kapolri untuk membuktikan komitmennya terhadap reformasi Polri,” pungkas Amsir.

Aksi ini berakhir damai, massa aksi pun menuju Kantor DPRD Provinsi Maluku untuk pembacaan serta penyerahan point tuntutan kepada Anggota DPRD Provinsi Maluku. *Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

    Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Semarang,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf dari berbagai wilayah di Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/06/2026). Program yang terlaksana melalui kerja sama Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini […]

  • Risman Solissa Sebut Demo Mahasiswa Tuding Panca Karya Gusur Tanah Adat Hanya Asumsi Belaka

    Risman Solissa Sebut Demo Mahasiswa Tuding Panca Karya Gusur Tanah Adat Hanya Asumsi Belaka

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Maluku, Risman Solissa menyebut aksi demo terkait tudingan PD Panca Karya telah menggusur tanah adat di Desa Hote Jaya dan Desa Kayu Putih, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan hanya berupa asumsi belaka. Pasalnya, narasi yang dibangun dalam aksi tersebut disampaikan tanpa data konkret dan juga terkesan menggiring […]

  • Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

    Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

    • calendar_month 34 menit yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Percepatan layanan pertanahan yang dilakukan lewat Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih cepat memanfaatkan sertipikat tanahnya sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut tengah dialami oleh warga Jakarta Utara, Dewi Himjati, yang pada Kamis (27/08/2026) lalu baru saja mengambil sertipikat hasil layanan PERINTIS di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Utara. “Program […]

  • Pastikan Stok BBM Aman, Anos Yeremias Minta Warga Tak Lagi Panic Buying Berujung

    Pastikan Stok BBM Aman, Anos Yeremias Minta Warga Tak Lagi Panic Buying Berujung

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Golkar, Anos Yeremias meminta warga agar tak lagi panic buying terhadap pembelian BBM, Rabu (1/4/2026). Mengingat, pihak Pertamina telah memberikan penjelasan resmi terkait situasi distribusi BBM. Dimana ketersediaan BBM di seluruh terminal dan depot dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi. Penyaluran BBM dari depot ke SPBU serta lembaga […]

  • Lepas 1.076 Jemaah Calon Haji Maluku, Ini Pesan Gubernur Hendrik Lewerissa

    Lepas 1.076 Jemaah Calon Haji Maluku, Ini Pesan Gubernur Hendrik Lewerissa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa melepas 1.076 Jemaah Calon Haji (JCH) Asal Provinsi Maluku. Acara pelepasan itu berlangsung di Aula Gedung Asrama Haji Waiheru Ambon, Kamis (15/5/2025). “Hari ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan, kita semua mengantarkan saudara-saudara kita yang telah dipilih Allah untuk memenuhi panggilannya ke Baitullah. Keberangkatan ini bukanlah sekedar perjalanan fisik, […]

  • GMPI Maluku Desak Pemecatan Tiga Oknum Anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

    GMPI Maluku Desak Pemecatan Tiga Oknum Anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Maluku kembali dihebokan dengan video viral tindakan represif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Rizal Serang, warga yang menjadi korban penganiayaan oleh tiga oknum anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso, Jumat kemarin, kini menjadi sorotan publik. Tindakan kekerasan ini tidak hanya mencederai korban secara fisik tetapi juga mencoreng integritas Kepolisian Republik Indonesia sebagai institusi yang seharusnya […]

expand_less