Breaking News
light_mode

Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Faisal Marasabessy

Ambon,Tajukmaluku.com-Bagi banyak orang, Januari adalah bulan yang sarat dengan harapan dan resolusi. Para filsuf dahulu, sebut saja Aristoteles, menekan habit (kebiasaan) yang dibentuk sejak awal tahun sebagai kunci menuju eudaimonia (kebahagiaan).

Bertempat di Indonesia Stock Exchange (IDX) Tower, Jakarta pada Januari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Maluku, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, bertemu dengan para perwakilan Bank Dunia. Diketahui, pertemuan itu membahas kerja sama dalam penguatan infrastruktur dasar, seperti transportasi laut, akses air bersih, serta pengelolaan sampah dan sanitasi, yang merupakan kebutuhan mendesak masyarakat Maluku.

Pertemuan ini terjadi sehari setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD, Hendrik mampu menginisiasi langkah konkretnya yang selaras dengan kebijakan tersebut. Hal ini menunjukkan kalau HL-AV adalah sosok visioner yang mampu membaca tren kebijakan nasional dan mengantisipasi arah gerak ekonomi global sebelum regulasi itu sendiri diterapkan.

Kepemimpinan Berbasis Prediksi

Robert Lucas dalam Rational Expectations Theory menitikberatkan kemajuan ekonomi selalu selaras dengan peran aktor-aktor ekonomi yang memiliki akses informasi dan analisis yang baik, HL-AV mampu membuat keputusan yang lebih tepat sebelum kebijakan pemerintah benar-benar berdampak. Dengan kata lain, mereka tidak menunggu implementasi Inpres sebagai bentuk kepatuhan administratif, melainkan telah lebih dulu membangun jaringan finansial internasional guna mengoptimalkan sumber daya yang ada di Maluku.

“Pemerintah seharusnya tidak hanya bereaksi terhadap peristiwa tetapi juga memprediksi dinamika sosial-ekonomi sebelum kebijakan diterapkan.” Konsep anticipatory governace dari Leon Fuerth ini jadi alarm bagi pemerintahan daerah yang memiliki keterbatasan fiskal seperti Maluku.

Keluar Dari Zona Nyaman

Dengan SDA yang melimpah, sejak lama orang-orang Maluku masih hidup dari belas kasih fiskal dari pusat. Data menunjukan bahwa APBD Maluku masih didominasi oleh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Meski naik 1,77% dari tahun sebelumnya, DIPA Provinsi Maluku pada tahun 2024 berada pada angka Rp, 21,62 Triliun, lebih fatal di tahun 2025, alokasi anggaran di tahun ini terjun di angka 20,68 Triliyun.

Penurunan DIPA dan TKD pada tahun ini jadi urgensi bagi Maluku untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Dengan nilai yang begitu, rasanya siapapun pemimpinanya, Maluku akan tetap begini-begini saja. “Sebuah daerah yang ingin lepas dari jebakan ketertinggalan harus memiliki pemimpin yang mampu melihat tren investasi jangka panjang, bukan hanya mengandalkan transfer fiskal dari pusat.”(Dr. Faisal Basri). Langkah kerjasama dengan Bank Dunia yang dilakukan Hendrik-Vanath menjadi salah satu solusi strategis sekaligus harapan untuk keluar dari zona nyaman ketergantungan fiskal.

Dalam World Development Report 2023, Bank dunia menyoroti pentingnya investasi dalam infrastruktur dasar di kawasan tertinggal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hendrik dengan track recordnya sebagai mantan DPR RI, juga wakilnya, tokoh visioner Seram Bagian Timur, Abdullah Vanath membuat lompatan dengan tidak terjebak pada paradigma birokratis jadul yang selama ini membuat Maluku berada dalam pusaran ketergantungan fiskal terhadap pusat. Ini mengindikasikan pemahaman mendalam dari HL-AV soal pembangunan daerah yang tidak bisa hanya bergantung pada skema anggaran negara, tetapi harus mulai membuka diri terhadap mekanisme pendanaan global.

Par Maluku Pung BAE

Sebagai penutup, rasanya kita harus melihat lebih jauh, diplomasi yang dilakukan Hendrik-Abdullah Vanath dengan para perwakilan Bank Dunia itu sebagai satu pernyataan politik dan ekonomi yang kuat. Dalam waktu yang sangat singkat setelah Inpres diterbitkan, mereka lebih dulu mengambil inisiatif yang bukan hanya senyawa dengan kebijakan nasional tapi juga memperluas cakupan solusi melalui skema pembiayaan internasional.

Dengan membaca tren masa depan yang tersesuaikan dengan 17 SDGs serta Asta Cita Prabowo Subianto, lompatan yang dilakukan HL-AV dengan dukungan World Bank soal program-program yang melayani kebutuhan dasar masyarakat Maluku seperti transportasi laut, air bersih, penanganan sampah, dan sanitasi/air limbah itu jadi harapan tersendiri kedepan par Maluku Pung BAE.

Penulis adalah Wakil Ketua GMPI Maluku

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Maluku Jadwalkan Paripurna Perdana Gubernur Maluku 5 Maret Nanti

    DPRD Maluku Jadwalkan Paripurna Perdana Gubernur Maluku 5 Maret Nanti

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menjadwalkan paripurna perdana Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di 5 Maret 2025 nanti. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun Kepada wartawan di Baileo Karang Panjang Ambon, Selasa (25/2/2025). Menurutnya jadwal sidang paripurna perdana untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih, Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath, […]

  • Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku, sebuah provinsi yang kaya akan sejarah dan budaya, telah mengalami berbagai dinamika politik yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Pemilihan gubernur sebelumnya sering kali dipenuhi dengan tantangan dan kompleksitas yang mencerminkan keragaman sosial dan geografis wilayah ini. Sejarah politik Maluku tidak terlepas dari berbagai persoalan, mulai dari konflik sosial hingga masalah pembangunan yang belum […]

  • KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon telah mengembalikan sisa penggunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 kepada Pemerintah Kota Ambon. Dari total pagu yang dianggarkan sebesar Rp 35.599,936,00, KPU hanya dapat menyerap anggaran sebesar Rp21,687,387,210 sisanya sebesar Rp13,912,548,790 dikembalikan ke kas daerah. Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud mengungkapkan, pengembalian ini dilakukan sesuai […]

  • Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Maluku, Swantje John Laipeny, menegaskan bahwa proses hukum atas dugaan penyimpangan anggaran Rp 1,8 miliar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku harus tetap berjalan, meskipun pihak dinas berencana mengembalikan dana tersebut. Pernyataan itu disampaikan Laipeny kepada wartawan di Gedung Balai Rakyat, Karang Panjang, Ambon, menyusul mencuatnya kabar bahwa Dinkes Maluku […]

  • Motivasi Pemuda Asah Kemampuan Olahraga, Alhidayat Wajo Janjikan Bonus Juara Mini Soccer Cup

    Motivasi Pemuda Asah Kemampuan Olahraga, Alhidayat Wajo Janjikan Bonus Juara Mini Soccer Cup

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Alhidayat Wajo, menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan olahraga di daerah dengan menjadi inisiator pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Sahabat Muda CUP 2025 yang berlangsung di Negeri Kobi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Alhidayat berjanji menyiapkan bonus khusus bagi tim yang berprestasi dalam turnamen. […]

  • PB Gemapara: “Anggaran DAK 2023 Sudah Diawasi Pihak Kejati Maluku”

    PB Gemapara: “Anggaran DAK 2023 Sudah Diawasi Pihak Kejati Maluku”

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pelaksanaan program anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 di Maluku telah berjalan sesuai spesifikasi teknis, prosedur, dan standar operasional yang ditetapkan. Hal itu disampaikan Ketua Umum PB Gemapera, Radhi Samal, Ia menilai seluruh proses pelaksanaan telah diawasi secara ketat oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. “Program anggaran DAK 2023 sudah berada di bawah pengawasan pihak […]

expand_less