Breaking News
light_mode

BEM Daerah Maluku Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan: “Ini Ancaman Masa Depan Generasi di Wilayah 3T”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • visibility 576
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pemangkasan anggaran pendidikan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat protes dari berbagai kalangan, pemotongan anggaran senilai Rp14,3 triliun dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) pada 2025 itu dinilai sebagai ancaman serius bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM NUS) Daerah Maluku melihat hal tersebut sangat bertentangan dengan amanat konstitusi UUD 1945, khususnya alinea keempat yang menegaskan pentingnya “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Kebijakan yang diterapkan pemerintahan Prabowo-Gibran akan berdampak buruk pada program beasiswa, bantuan operasional perguruan tinggi (BOPTN), serta akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Maluku.

Saat diwawancarai media tajukmaluku.com, Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menyatakan bahwa dunia pendidikan Indonesia sedang berada dalam “tanda bahaya”. Menurutnya, pemangkasan Rp14,3 triliun dari total pagu anggaran Kemendikti Saintek pada 2025 akan memperparah kondisi pendidikan tinggi di Tanah Air.

“Kalau kualitas pendidikan belum bisa ditingkatkan, setidaknya aksesnya harus tetap terjaga. Jangan sampai pemangkasan ini memaksa perguruan tinggi menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) atau menghapuskan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” tegas Adam. Sabtu, (15/02/2025).

Dampak pemotongan anggaran ini telah dirasakan langsung oleh perguruan tinggi negeri (PTN) dan mahasiswa. Adam yang juga Koordinator Bidang Pendidikan dan Perguruan Tinggi Pengurus Pusat BEM Nusantara ini juga menilai, kebijakan tersebut tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga berpotensi menghambat akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. “Pemangkasan anggaran ini bertentangan dengan poin keempat Asta Cita, visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya.

Secara kelembagaan, BEM NUS Daerah Maluku juga menegaskan bahwa hal ini dapat mengancam harapan Generasi Emas 2045, yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam memajukan demokrasi dan pembangunan bangsa. “Dunia pendidikan diacak-acak, maka habislah semua harapan generasi bangsa. Habislah anak bangsa yang seharusnya menjadi tulang punggung negara ini,” tegasnya.

BEM NUS Daerah Maluku juga mendesak pemerintah, khususnya Presiden RI, untuk mengkaji ulang kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan. Mereka menyerukan agar pemerintah merancang kebijakan pendidikan yang lebih adil, dan kontekstual bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Kami meminta Presiden RI mempertimbangkan kembali kebijakan ini. Pendidikan adalah pondasi bangsa. Jika ini goyah, maka masa depan bangsa ini juga terancam,” pungkas Adam.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUMMI Desak APH Tangkap Rinto dan Iskandar Muda Harahap, Eks Kasi Pidum Kejari Aru Dalam Dugaan Pemerasan pada Kasus TPPO

    RUMMI Desak APH Tangkap Rinto dan Iskandar Muda Harahap, Eks Kasi Pidum Kejari Aru Dalam Dugaan Pemerasan pada Kasus TPPO

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rumah Muda Antikorupsi (RUMMI) mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menangkap dua oknum yang diduga kuat terlibat dalam praktik pemerasan terkait penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Kepulauan Aru. Kedua oknum tersebut yakni Rinto dan Iskandar Muda Harahap, mantan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Aru. Keduanya disebut-sebut menggunakan […]

  • BKPRMI Apresiasi PLN IUW Maluku-Maluku Utara Soal Pasang Baru Listrik Gratis Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    BKPRMI Apresiasi PLN IUW Maluku-Maluku Utara Soal Pasang Baru Listrik Gratis Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang bulan suci Ramadhan, PLN Unit Induk Wilayah (IUW) Maluku-Maluku Utara melalui ULP Piru dan KP Luhu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat. Kali ini, bantuan berupa pemasangan listrik gratis diberikan kepada warga Dusun Kambelu, Luhu, Seram Bagian Barat, yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap listrik. Direktur Badan Komunikasi Pemuda […]

  • Cahaya Zakat, Kolaborasi Berbagi untuk Mustahik di Huamual

    Cahaya Zakat, Kolaborasi Berbagi untuk Mustahik di Huamual

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Huamual,Tajukmaluku.com- Perjuangan Baznas Seram Bagian Barat (SBB) dalam menyalurkan zakat dan sedekah ke pelosok Huamual mendapat apresiasi tinggi dari Rumah Inspirasi dan Roemah Beta Kreatif. Meskipun menghadapi medan berat, jalanan berlumpur, jembatan rusak, serta kendala komunikasi, semangat mereka untuk menyalurkan Cahaya Zakat tidak surut. Kegiatan ini digelar pada Senin Hingga Selasa (24-25/03/2025) dengan tujuan membantu […]

  • GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuhri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR) Tajukmaluku.com-Sejarah pemikiran ilmu ekonomi berangkat dari salah satu pemikir pra klasik pada zaman yunani kuno. Namun, yang sering disebut bapak ekonomi. Aliran ini menekankan pada beberapa hal yang tidak terduga atau dikenal dengan invisiblehand dalam mengatur pembagian sumber daya. Bertepatan pada waktu itu, juga diperkenalkan pemikiran tentang […]

  • Ambon City Of Depression: Orang-Orang Gila Dalam Pelukan PJ Walikota.

    Ambon City Of Depression: Orang-Orang Gila Dalam Pelukan PJ Walikota.

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Faisal Marasabessy Kehadiran orang-orang dengan gangguan jiwa yang semakin banyak di Kota Ambon belakangan ini menciptakan pemandangan sosial yang ironis sekaligus menyayat hati. Mereka berkeliaran tanpa arah, dari jantung kota Ambon hingga pinggiran kota, kehadirian mereka menciptakan citra kota yang tak lagi mampu merawat manusianya. Selain masuk dalam isu sosial, fenomena ini menjadi sebuah […]

  • Menteri Nusron Wahid Tegaskan Seluruh Tanah di Indonesia itu Milik Negara

    Menteri Nusron Wahid Tegaskan Seluruh Tanah di Indonesia itu Milik Negara

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa seluruh tanah di Indonesia adalah milik negara.  Untuk itu, masyarakat hanya berhak menguasai atau mengelola tanah tersebut sesuai peraturan yang berlaku. “Perlu diketahui tanah itu tidak ada yang memiliki, yang memiliki tanah itu negara, orang itu hanya menguasai,” ucap Nusron, Minggu (10/8/2025). […]

expand_less