Breaking News
light_mode

4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 468
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada ruko milik Hj. Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, memunculkan empat nama dalam kasus tersebut.

Keempat nama itu yakni ada oknum polisi, salah satunya Erik Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, kemudian Irvan, salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut kegiatan pemerasan terhadap Hj Hartini. Tapi anehnya yang bersangkutan tidak ditahan termasuk juga AKP Soleman yang kini bertugas di Polda Maluku tapi tak disentuh.

Selain dari kepolisian, kasus Sianida Ruko Mardika juga memunculkan nama Steven Samuel Lee Lahenko, yang pada Pemilu 2024 punya kapasitas mentereng dalam jajaran tim relawan pemenangan pasangan Prabowo-Gibran.

Nama tersebut bahkan tercatat dalam beberapa transkasi Hartini dikala Polsek KPPP menyita dua kontainer Sianida berisi 300 kaleng bahan kimia berbahaya senilai Rp8,250 miliar.

Lantas seperti apa peran ke empat nama tersebut dalam rangkaian kasus Sianida Ruko Mardika, berikut uraiannya : (Demi alasan keselamatan, semua narasi ini belum dapat dikonfrotir kepada Irvan, Eric, Steven dan AKP Soleman)

Pesanan Sianida H. Komar Atas nama Eric Risakotta

Aktivitas pertambangan emas di Gunung Botak telah berlangsung sejak tahun 2012 silam, kebutuhan akan bahan kimia berbahaya sebagai alat perekat biji emas pun kian tinggi.

Dengan pertimbangan nilai ekonomi yang menggiurkan, Bripka Eric Risakota sukses membujuk Hj Hartini mencari penjual Sianida di Surabaya untuk bosnya H.Komar, melalui Eric, pertemuan H.Komar dan H. Hartini berlangsung di Anjungan Plaza Surabaya. Dengan modal Rp2 miliar sebagai uang muka, dua kontainer berisi 300 drum Sianida tiba di Ambon. Nilai keseluruhan pesanan Eric adalah Rp8,250 miliar.

Dari catatan transaksi, Erik menyetor uang DP Pembelian CH China (Anhui/Hitam) sebanyak 300 drum kepada perusahaan penyedia Sianida.

Saat 300 drum sianida yang telah dirubah kemasannya itu tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Polsek KPPP menyitanya pada Sabtu 18 Januari 2025. Waktu itu Polsek KPPP dipimpin AKP Ryando Ervandes Lubis (Saat ini bertugas di Polda Jawa Timur).

Skenario untuk untuk melepaskan dua kontainer berisi Sianida dari jeratan Polsek KPPP kemudian disusun Eric. Saat penyitaan berlangsung Hartini yang sedang berada di Surabaya diminta Eric agar segera kembali ke Ambon karena ada keadaan yang membutuhkan dirinya.

Hartini yang polos lantas menuruti Eric, langsung kembali ke Ambon. Tanpa basa basi Eric pun meminta Hartini dapat membantunya agar bersama terbang ke Jakarta bertemu salah satu petinggi Polisi di Jakarta. Akomodasi selama perjalanan sampai pulang memang disediakan Hartini.

Bripka Eric, Bripka Irvan dan Hercules Bertemu di Jakarta

Saat tiba di Jakarta, sampai kembali keduanya tidak bertemu satupun Jendral. Hartini bahkan diajak sampai ke Bandung. Se kembali dari Bandung sebelum pulang ke Ambon, Hartini yang berada di Hotel sendiri, dikirimi foto pertemuan antara Eric, Irvan dan Hercusel ketua Ormas Grib Jaya, pertemuan enam mata itu kuat dugaan berlangsung di kediaman Hercules.

Hartini awalnya mengira Irvan merupakan sirkelnya Eric di Mabes Polri. Usai pertemuan itu, Eric meminta bantuan biaya akomodasi untuk akomodasi tim dari Jakarta ke Ambon kepada Hartini nilainya Rp100 juta.

Permintaan tak ditolak, uang pesanan Eric langsung ditransfer. Tim yang dijanjikan Eric yang akan bertugas untuk melepaskan jeratan Polsek KPPP kemudian terbang ke Ambon.

Dari Hotel ke Hotel

Hartini dan Eric pulang ke Ambon lebih awal, selang beberapa waktu kemudian, Eric meminta Hartini untuk hadir di Aston Natsepa bertemu Jendral. Pertemuan berlangsung cukup santai mereka semua saling kenal, ada Eric, Irvan, dan Ketua Umum Relawan Garuda 08 Prabowo-Gibran Steven Samuel Lee Lahenko.

Skenario untuk melobi petinggi Polda Maluku langsung disusun. Eric kemudian meminta Hartini dapat menyediakan akomodasi tambahan lagi bagi tim khusus ini.

Tak lama tim yang dipimpin Steven menginap di Aston, mereka berpindah lagi ke hotel Santika dan berpindah lagi di Swiss Bellhotel Ambon pada 20 januari 2025. Semua akomodasi ini ditanggung Hartini atas permintaan Eric.

Di kamar 608 hotel Swissbell, percakapan uang pelicin semakin intens dinegosiasikan. Irvan, Eric, AKP Soleman, Steven dan dua rekannya juga ada termasuk Wanda, salah satu pengusaha minyak dari Tulehu.

Beberapa video yang diterima redaksi, uang 475 Juta dalam pecahan Rp100.000 sedang dihitung Steven dan dipacking. Video lainnya AKP Soleman terlihat santai menggunakan kostum olah raga Polri berwarna putih diduga sedang mengatur siasat pendistribusian uang pelicin. Tampak juga Irvan.

Bripka Irvan Meminta Uang Tambahan

Usai dua truk sukses dikirim ke Namlea, semuanya kembali bertemu di salah satu Hotel di Wayame sebelum Steven dan rekannya akan kembali ke Jakarta. Hartini diminta untuk melunasi lagi biaya hotel itu.

Irvan pun meminta uang tambahan sebesar 30 juta lagi. Jika Hartini tidak menyediakannya segera, dua truk itu akan disita Polres Buru. Tak penuhi permintaan ini, Irvan naik pitam memukul meja dan bersumpah. Pernyataan Irvan ini rupanya benar, dua truk itu tiba di Namlea langsung disita Polres Buru.* (01-F)

Bersambung……

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Jajaki Sinergi Strategis dengan The Natsepa dan PPI Saumlaki

    PLN Jajaki Sinergi Strategis dengan The Natsepa dan PPI Saumlaki

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon dan UP3 Saumlaki terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan pelanggan potensial. Melalui kunjungan langsung ke Hotel The Natsepa di Ambon dan Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Saumlaki di Kepulauan Tanimbar, Rabu (21/5/2025), PLN menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik […]

  • Program SuperSUN, PLN ULP Dofa Hadirkan Energi Surya untuk 4 Sekolah Terpencil di Kepulauan Sula

    Program SuperSUN, PLN ULP Dofa Hadirkan Energi Surya untuk 4 Sekolah Terpencil di Kepulauan Sula

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kepulauan Sula,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pemerataan akses energi melalui program inovatif SuperSUN, sebuah inisiatif penyediaan sistem pembangkit listrik tenaga surya bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik, terutama pada sektor pendidikan. Melalui PLN ULP Dofa, program ini resmi menghadirkan akses energi bersih dan mandiri […]

  • SPX Baguala Hub: Komitmen Kami Terhadap Pelayanan Pelanggan Tetap Prioritas Utama

    SPX Baguala Hub: Komitmen Kami Terhadap Pelayanan Pelanggan Tetap Prioritas Utama

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tuduhan miring yang diarahkan ke SPX Baguala Hub terkait dengan pelayanan yang mengakibatkan ketidakpuasan konsumen membuat shift lead SPX Baguala Hub, Dave De Yong angkat bicara pada, Kamis (09/01/2025) Via WhtasAppnya. Dalam rilisnya kepada media ini, Dave menjelaskan. Pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku. […]

  • Soal Penyusulan RTRW di SBT, Fiqran Yusuf Minta Libatkan Masyarakat

    Soal Penyusulan RTRW di SBT, Fiqran Yusuf Minta Libatkan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Provinsi Maluku, Fiqran M. Yusuf, ST., M.PWK, menyorot proses penyusunan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang dinilai belum mengedepankan prinsip partisipasi publik secara optimal. Menurutnya, RTRW adalah ruh dari pembangunan wilayah yang harus disusun dengan melibatkan masyarakat secara aktif dan menyeluruh. “RTRW itu […]

  • Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menggelar kegiatan Aksi Bersih Laut dan Pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan terumbu karang di wilayah Tual. Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Ekosistem Terumbu Karang untuk Laut yang Lestari” ini melibatkan […]

  • Mata Garuda LPDP Maluku Memperkuat Koordinasi dengan Kanwil DJPb Maluku terkait RCE

    Mata Garuda LPDP Maluku Memperkuat Koordinasi dengan Kanwil DJPb Maluku terkait RCE

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memperkuat sinergi antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI. Direktur Utama LPDP telah mengusulkan kolaborasi strategis yang melibatkan alumni LPDP dan Mata Garuda dari berbagai daerah sebagai mitra tetap dalam kegiatan Regional Chief Economist (RCE) yang selama ini telah diselenggarakan secara berkala oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan […]

expand_less