Rovik Afifuddin Nilai Pinjaman Dana SMI Rp 1,5 Trilun, jadi Opsi Atasi Fiskal Daerah
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 4 Des 2025
- visibility 36
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin menilai kebijakan untuk pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 triliun merupakan opsi atasi fiskal daerah.
“Pengajuan pinjaman yang dilakukan Pemprov sebagai opsi penting untuk kepentingan fiskal daerah. Kebijakan pinjaman lahir karena dampak dari situasi nasional, kebijakan efisiensi dan pemangkasan dana transfer,” kata Rovik, Kamis (4/12/2025).
Diuraikan, kondisi fiskal yang sempit akibat pemoyongan anggaran sekitar Rp 300 miliar. Mestinya, Maluku mendapatkan anggaran Rp 2,1 triliun berkurang menjadi Rp 1,7 triliun akibat pemangkasan tersebut.
“Situasi ini yang membuat ruang fiskal menajdi sempit. Untuk itu, langkah pengajuan pinjaman untuk percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Berkaitan dengan kekhawatiran sejumlah pihak, Rovik menyebut berbagai situasi kedepan telah menjadi pertimbangan dalam pembahasan di DPRD, termasuk skema pengembalian.
“Kekhawatiran publik sama dengan yang kami pikirkan. Untuk itu telah menjadi pembahasan secara serius dan fundamental dalam Banggar DPRD. Dan kedepan, semua pihak harus bersama-sama mengawal kebijakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.*(01-F)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar