PC PMII Buru Dukung Satgas PKH Tertibkan PETI Gunung Botak
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 67
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namlea,Tajukmaluku.com-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneesia (PC PMII) Kabupaten Buru menyatakan dukungan penuh kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam pelaksanaan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PC PMII Buru, M. Idrus Barges yang menegaskan bahwa dukungan PC PMII Buru merupakan bagian dari komitmen keorganisasian pemuda dalam mempercepat pembangunan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Dukungan ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menata kembali aktivitas pertambangan di Gunung Botak agar lebih tertib, legal, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
PC PMII Buru menilai bahwa penertiban PETI di Gunung Botak merupakan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya membuka ruang bagi pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.
Menurut M. Idrus Barges selama ini aktivitas PETI di kawasan tersebut menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kerusakan lingkungan, potensi konflik sosial, hingga hilangnya potensi pendapatan daerah.
Oleh karena itu, PC PMII Buru mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Buru untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penertiban tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah ini. Penertiban ini diharapkan menjadi titik awal perubahan menuju pengelolaan yang lebih baik, yang mampu menciptakan lapangan kerja yang layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buru,” ujarnya.
Lebih lanjut, M. Idrus Barges menekankan bahwa keberhasilan penertiban sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses berlangsung.
PC PMII Buru, melalui penertiban ini, kawasan Gunung Botak dapat ditata kembali secara menyeluruh, sehingga mampu: Memulihkan kondisi lingkungan, Mendorong aktivitas ekonomi yang legal dan berkelanjutan, Menarik investasi yang sehat dan Meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Ketua Cabang PMII Buru juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Satgas PKH, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan bahwa proses penertiban berjalan efektif, humanis, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen, penataan kawasan Gunung Botak diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Buru yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Diketahui, pelaksanaan penertiban dipimpin oleh Mayjen TNI Dodi Triwinarto selaku Komandan Satgas PKH (KOSATGAS PKH).
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 27 April hingga 10 Mei 2026. Satgas PKH merupakan tim lintas sektor yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, dengan mandat untuk menertibkan penggunaan kawasan hutan dari berbagai aktivitas ilegal, termasuk pertambangan tanpa izin.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar