PLN Respons Cepat Gangguan Jaringan di Halmahera Selatan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Halmahera Selatan,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Maluku dan Maluku Utara menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat melalui penanganan cepat gangguan jaringan di wilayah Halmahera Selatan.
Gangguan tersebut terjadi akibat aktivitas pengerukan badan jalan yang menyebabkan longsor di sekitar area Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), sehingga mengakibatkan robohnya salah satu tiang jaringan dan berdampak pada penyaluran listrik. Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Desa Kaputusan – Desa Sumatinggi Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.
Demi menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan di sekitar 13 desa terdampak, PLN segera melakukan langkah penanganan darurat di lapangan. Mengingat kondisi darurat yg mengharuskan sistem kelistrikan segera normal kembali , sedangkan sebagian material PLN di ULP Bacan tidak tersedia dan harus mengambil terlebih dahulu dari Gudang PLN UP3 Ternate yg memerlukan waktu 3 hari.
Sebagai langkah inisiatif, petugas melakukan pemasangan penyangga sementara agar listrik tetap dapat tersalurkan ke pelanggan dan tetap memperhatikan keselamatan penyaluran energi listrik untuk masyarakat.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa PLN selalu mengedepankan respons cepat dalam setiap kondisi gangguan di lapangan untuk memastikan keandalan layanan tetap terjaga.
“PLN bergerak cepat dalam merespons gangguan di lapangan guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga bagi masyarakat. Seluruh langkah dilakukan sebagai tindakan darurat untuk menjaga kontinuitas layanan. Dengan mempertimbangkan kondisi akses jalan dan medan yang belum memungkinkan untuk mobilisasi tiang akibat pekerjaan pengerukan yang baru rampung pada akhir Juni, maka penggantian tiang sesuai standar teknis baru dapat dieksekusi dan selesai pada 2 Juli 2026”, ujar Noer Soeratmoko.
Ia juga menambahkan terkait dengan Layanan Perubahan Daya, bahwa PLN pada momen hari besar tertentu, memberikan kado istimewa bagi pelanggannya dengan memberikan diskon perubahan daya listrik. Hal ini diberikan oleh PLN kepada masyarakat agar masyarakat semakin mudah memperoleh listrik.
Agar program tersebut berdampak luas bagi kehidupan masyarakat, maka perlu disosialisasikan secara masif menggunakan metode konvensional baik promosi di lapangan, penyampaian flyer, ataupun menggunakan media elektronik dan sosial media.
Selanjutnya, pemrosesannya dapat dilakukan secara mandiri oleh pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center maupun mendatangi kantor PLN terdekat. Langkah ini dapat dijamin bahwa pelayanan PLN sangat transparan dan kecepatan penyalaan sesuai Service Level Agreement, yakni maksimal 5 hari menyala.
Melalui sistem tersebut, setiap proses layanan memiliki jejak digital yang dapat ditelusuri, sehingga PLN menegaskan tidak terdapat indikasi penyimpangan, manipulasi, maupun praktik yang tidak sesuai ketentuan dalam layanan tambah daya listrik.
“Seluruh layanan tambah daya listrik di PLN dilaksanakan melalui sistem PLN Mobile yang terintegrasi, di mana pelanggan melakukan pengajuan secara langsung dalam sistem digital. Proses ini berlangsung secara transparan, tercatat otomatis, dan dapat ditelusuri, sehingga memastikan layanan berjalan sesuai ketentuan perusahaan,” tutup Noer.
PLN juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur tidak berdampak pada aset ketenagalistrikan, serta memastikan setiap gangguan ditangani dengan cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar