FORHATI Maluku, KAHMI dan LPMP Kolaborasi Edukasi Pelajar SMA Negeri 11 Ambon tentang Bahaya HIV/AIDS
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Majelis Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Provinsi Maluku berkolaborasi dengan KAHMI Kota Ambon, dan Lembaga Pemerhati Masyarakat Perkotaan (LPMP) menggelar sosialisasi bahaya dan pencegahan HIV/AIDS bagi kalangan remaja di SMA Negeri 11 Ambon. Kamis (23/7/2026).
Kegiatan itu sebagai upaya memperkuat edukasi kesehatan bagi generasi muda dengan menekankan pentingnya pengetahuan sejak dini untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja.
Sekretaris Umum MW FORHATI Maluku, Fidyah A Ely, mengatakan remaja merupakan kelompok usia yang sedang membentuk karakter dan menentukan masa depan. Karena itu, mereka harus dibekali informasi yang benar mengenai HIV/AIDS agar tidak terjebak pada perilaku berisiko maupun informasi yang menyesatkan.
” Pengetahuan tentang HIV/AIDS adalah benteng pertama dalam pencegahan. Remaja harus menjaga diri dari pergaulan bebas, serta tidak mudah mempercayai informasi yang keliru. Edukasi seperti ini menjadi investasi untuk melindungi masa depan mereka,” katanya.
Fidyah menambahkan, pencegahan tidak dapat dibebankan hanya kepada tenaga kesehatan. Keluarga, sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah harus membangun kolaborasi agar edukasi dapat menjangkau lebih banyak remaja.
Sementara itu, Mahmud Latif, Founder LPMP menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat.
“Sekolah harus menjadi ruang yang aman untuk belajar, berdiskusi, dan memperoleh informasi yang benar. Ketika siswa memiliki literasi kesehatan yang baik, mereka mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab bagi dirinya sendiri dan menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran pelajar terhadap bahaya HIV/AIDS semakin meningkat dan mampu menekan munculnya perilaku yang berisiko.
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa memperoleh pemahaman mengenai pengertian HIV/AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para pelajar.
FORHATI Maluku berharap sinergi bersama KAHMI Kota Ambon, LPMP, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat agar edukasi kesehatan remaja dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Maluku.
Langkah ini dinilai penting untuk membangun generasi yang sehat, kritis, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pencegahan HIV/AIDS.*(01-F]
- Penulis: Admin






Saat ini belum ada komentar