Pemuda Timur Nilai Kapolresta Andrias Susanto Nugroho Role Model Kepemimpinan Humanis dan Responsif
- account_circle Admin
- calendar_month 44 menit yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Fungsionaris Presidium Pemuda Timur, Theny Rumakefing menilai sosok Kapolresta Ambon, Andrias Susanto Nugroho, mampu menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Katanya, di tengah berbagai dinamika sosial dan tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Ambon, pendekatan tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kepemimpinan tidak hanya ditunjukkan melalui instruksi dari balik meja, tetapi juga dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Berdiskusi, mendengarkan berbagai keluhan serta memahami persoalan yang dihadapi warga menjadi bagian penting dari pendekatan yang dilakukan,” ungkap Rumakefing. Kamis (10/9/2026).
Baginya, menjaga kamtibmas bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ruang dialog antara aparat keamanan dan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Sikap responsif tersebut juga menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, membuka ruang komunikasi, sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.
“Pendekatan humanis menjadi penting dalam membangun kepercayaan publik. Ketika masyarakat merasa didengar dan dilibatkan, hubungan antara polisi dan warga tidak lagi sebatas hubungan penegak hukum dan masyarakat, tetapi berkembang menjadi kemitraan dalam menjaga keamanan Kota Ambon,” ujarnya.
Dengan pola kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi, dialog dan tindakan nyata di lapangan, Andrias Susanto Nugroho dinilai dapat menjadi role model kepemimpinan kepolisian yang humanis dan responsif.
Kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa kepolisian ingin memahami persoalan secara langsung, bukan hanya melalui laporan.
Dari ruang dialog tersebut, berbagai persoalan dapat dipetakan dan dicarikan solusi secara lebih tepat.
Menurutnya, kedepan sinergi antara Polresta Ambon, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, organisasi kemasyarakatan serta seluruh elemen warga menjadi modal penting untuk menjaga Kota Ambon tetap aman, damai dan kondusif.
“Kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, cepat merespons persoalan, dan mengedepankan dialog menjadi fondasi penting dalam membangun kamtibmas yang berkelanjutan di Kota Ambon,” tandasnya.*(01-F)
- Penulis: Admin






Saat ini belum ada komentar