Breaking News
light_mode

PLN UIW MMU Dorong Kopi Tuni Khas Maluku Tembus Pasar Global

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 297
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mendorong Kopi Tuni tembus pasar global.

Mengingat, di berbagai wilayah Maluku, aktivitas panen kopi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Dari kebun-kebun sederhana, para petani memetik biji kopi yang menjadi sumber penghidupan sekaligus potensi ekonomi yang terus berkembang.

Kini, potensi tersebut mulai dikelola secara lebih terarah.

Melalui program Kopi Tuni, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menghadirkan pendekatan yang menghubungkan potensi lokal dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui Kopi Tuni, kami ingin memastikan bahwa potensi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Biji kopi yang dipanen dari berbagai wilayah kemudian dihimpun melalui Koperasi Produsen Seribu Negeri Kopi Maluku, yang menjadi pengelola utama UMKM Kopi Tuni. Melalui wadah ini, kopi tidak hanya diperdagangkan sebagai hasil panen, tetapi diolah, dikemas, dan dipasarkan secara lebih terstruktur sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.

Transformasi juga terjadi pada sisi produksi. Dengan dukungan PLN melalui penyediaan peralatan berbasis listrik, proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini menjadi jauh lebih efisien, bahkan mampu mempercepat waktu pengerjaan hingga 16 hingga 20 kali. Hal ini turut meningkatkan konsistensi kualitas produk sekaligus kapasitas produksi.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam program ini. Melalui pelatihan roasting, barista, hingga pengelolaan usaha, para pelaku UMKM dan petani memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait industri kopi, mulai dari hulu hingga hilir.

Bagi para petani, perubahan ini menjadi titik balik dalam pengelolaan hasil panen. Melalui Koperasi Produsen Seribu Negeri Kopi Maluku, hasil kopi yang dipanen kini dapat dihimpun dan diolah secara lebih optimal, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Dampak dari upaya tersebut mulai terlihat. Volume pembelian biji kopi dari petani menunjukkan peningkatan, diiringi dengan harga yang semakin kompetitif. Di sisi lain, jumlah UMKM yang terlibat terus bertambah, baik pada sektor pembibitan maupun kedai kopi, yang kini berkembang sebagai bagian dari ekosistem Kopi Tuni.

Produk Kopi Tuni juga mulai menjangkau pasar yang lebih luas. Selain dipasarkan di beberapa kota di Indonesia, kopi ini telah menembus pasar internasional seperti Belanda dan Amerika, membawa nama Maluku ke panggung global.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, koperasi, serta para petani dan pelaku usaha lokal yang terlibat secara aktif dalam pengembangan Kopi Tuni.

Ke depan, PLN UIW MMU akan terus mengembangkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan dan agenda pembangunan nasional, guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerhati isu sosial politik Maluku, Ardiman Kelihu, menilai pernyataan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena soal kewajiban retribusi air bersih tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini masih bermasalah. Ardiman menegaskan, kebijakan retribusi sah secara aturan. Namun, kewajiban membayar harus sejalan dengan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan air […]

  • Kakanwil Kemenag Maluku Kukuhkan FPMI: Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif hingga Kabupaten/Kota

    Kakanwil Kemenag Maluku Kukuhkan FPMI: Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif hingga Kabupaten/Kota

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengurus Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Provinsi Maluku periode 2026–2031 dikukuhkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, di Lantai V Hotel Santika Ambon, Jumat (21/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pendidikan inklusif di lingkungan madrasah. FPMI diharapkan menjadi wadah kolaborasi sekaligus penggerak dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi […]

  • DPRD Maluku Sebut PSU di Kabupaten Buru akan Berlangsung Aman

    DPRD Maluku Sebut PSU di Kabupaten Buru akan Berlangsung Aman

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Buru yang bakal dilaksanakan Sabtu, 5 April 2025 besok dipastikan akan berjalan aman meski diterpa isu bentrok antar warga akibat tekanan kelompok politik tertentu. Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, Jumat (4/4/2025). Dikatakan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), PSU akan dilaksanakan di TPS 02 Desa […]

  • Waktunya Maluku “Merdeka”

    Waktunya Maluku “Merdeka”

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Fadhel Abraham Rumakat Narasi tentang “Waktunya Maluku Merdeka” adalah seruan terhadap ketidakadilan struktural yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Maluku, bukan dalam arti literal mengenai pemisahan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi dalam arti mendalam tentang pembebasan dari ketertinggalan, ketergantungan, dan ketidakadilan yang seolah menjadi warisan dari sistem politik dan ekonomi sentralistis. Sejarah Ketertinggalan: […]

  • PLN UP3 Ternate Resmikan PLN Taste House Kie Raha, Dukung UMKM Lokal dan Gaya Hidup Listrik

    PLN UP3 Ternate Resmikan PLN Taste House Kie Raha, Dukung UMKM Lokal dan Gaya Hidup Listrik

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate resmi meluncurkan PLN Taste House Kie Raha, sebuah kafe inovatif yang mengangkat cita rasa khas UMKM lokal sekaligus mempromosikan gaya hidup berbasis energi listrik (electrifying lifestyle) kepada pegawai dan pelanggan. General Manager PLN UIW Maluku dan […]

  • Kantah Buru Selatan Serahkan SHM Milik Diang Rachmat Mandar di Desa Labuang

    Kantah Buru Selatan Serahkan SHM Milik Diang Rachmat Mandar di Desa Labuang

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menyerahkan Sertipikat Hak Milik (SHM) kepada Diang Rachmat Mandar, warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Senin (21/9/2026). Penyerahan sertipikat berlangsung melalui loket pelayanan Kantah Buru Selatan. Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh petugas loket, Rahmat Mudzakir, setelah seluruh tahapan administrasi pendaftaran tanah yang diajukan pemohon diselesaikan. Proses penerbitan sertipikat tersebut telah melalui […]

expand_less