Breaking News
light_mode

Peta Politik Maluku 2031: Wacana Duet Arnold Ritiauw-Thaher Hanubun Mulai Mencuat

  • account_circle Admin
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Peta politik Maluku menuju Pemilihan Gubernur 2031 mulai bergerak. Sejumlah nama mulai diperbincangkan, termasuk Mayjen TNI (Purn.) Arnold Paplapna Ritiauw dan M. Thaher Hanubun.

Wacana duet keduanya mempertemukan dua latar belakang berbeda. Ritiauw datang dari lingkungan militer dan birokrasi pemerintahan pusat. Sementara Thaher sendiri punya pengalaman panjang dalam politik dan pemerintahan daerah.

Thaher bukan nama baru dalam politik Maluku. Ia pernah menjabat Bupati Maluku Tenggara selama satu periode dan kembali terpilih pada Pilkada 2024 untuk periode 2025-2030.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Maluku. Pengalaman tersebut membuat Thaher memiliki rekam jejak politik dan pemerintahan di kawasan Tenggara Maluku. Posisi itu menjadi salah satu modal yang diperhitungkan jika wacana pencalonannya di tingkat provinsi terus berkembang.

Di sisi lain, Arnold Ritiauw memiliki jalur pengalaman yang berbeda. Purnawirawan TNI itu pernah menjabat Danrem 151/Binaiya. Kini ia berada di lingkungan pemerintahan pusat.

Pengalaman Ritiauw di Maluku dan pemerintahan pusat menjadi bagian lain dari konfigurasi yang mulai dibicarakan. Ia memiliki pengalaman memimpin satuan teritorial di Maluku sekaligus memahami birokrasi pemerintahan di tingkat nasional.

Jika duet tersebut benar-benar terbentuk, kombinasi keduanya akan mempertemukan pengalaman pemerintahan daerah dengan jejaring birokrasi nasional.

Pemerhati politik daerah, Iksan, melihat konfigurasi tersebut memiliki karakter tersendiri.

“Sinergi rekam jejak birokrasi daerah dan jejaring strategis di pusat menjadi modal kuat untuk mendorong agenda pembangunan infrastruktur serta stabilitas kawasan,” kata Iksan di Ambon, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Iksan, latar belakang militer dan sipil dapat menjadi kombinasi yang relevan dengan karakter Maluku sebagai provinsi kepulauan.

Sisi militer, kata dia, menawarkan disiplin, kepemimpinan transformasional, serta stabilitas keamanan kawasan. Sementara unsur sipil melengkapi kepemimpinan melalui pendekatan tata kelola pemerintahan daerah, diplomasi politik, serta kedekatan dengan basis massa sosial-kemasyarakatan.

“Karakteristik Maluku sebagai daerah kepulauan membutuhkan figur yang tegas dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus cakap dalam mengelola pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik. Kombinasi militer-sipil menghadirkan sinergi komprehensif antara keteguhan eksekusi dan keluwesan birokrasi,” ujarnya.

Namun, wacana Arnold Ritiauw-Thaher Hanubun masih sebatas pembicaraan politik. Belum ada deklarasi resmi maupun pernyataan dari kedua figur tersebut mengenai pencalonan bersama pada Pilgub Maluku 2031.

Pilgub 2031 juga masih berjarak cukup jauh. Konstelasi politik masih sangat mungkin berubah. Partai politik akan menjadi salah satu faktor penting, selain dinamika pemerintahan daerah, regenerasi elite, serta konsolidasi politik di berbagai wilayah Maluku.

Karena itu, kemunculan nama Ritiauw dan Thaher saat ini lebih tepat dibaca sebagai bagian dari proses awal pembentukan peta politik Maluku menuju 2031.

Pembicaraan mengenai Pilgub 2031 mulai muncul jauh sebelum tahapan resmi pemilihan dimulai. Nama-nama yang hari ini diperbincangkan masih akan berhadapan dengan dinamika politik yang panjang hingga pertarungan gubernur Maluku benar-benar dimulai.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor 15 Ton Ikan Ke Vietnam, Walikota Tual Dukung  Maluku Integrated Port

    Ekspor 15 Ton Ikan Ke Vietnam, Walikota Tual Dukung Maluku Integrated Port

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Sebanyak 15 ton ikan segar asal Kota Tual siap diekspor pekan depan ke Vietnam langsung dari Tual. Ikan yang akan diekspor terdiri dari jenis Ikan Kerapu, Ikan Angola, Ikan Tuna, Ikan Kakap, semuanya merupakan hasil tangkapan nelayan Tual dengan nilai jual sebesar Rp3,3 miliar (kurs 16.850). Untuk mendukung kelancaran proses ekspor perdana tahun 2025 ke […]

  • PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

    PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sumut,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025. Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang […]

  • Tanah Banda di Jual, Intan Nasri Memilih Diam

    Tanah Banda di Jual, Intan Nasri Memilih Diam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Lahan yang sejak 1970-an ditetapkan sebagai zona hijau penyangga bandara kini telah berubah status menjadi sertifikat pribadi atas nama mantan Bupati Maluku Tengah, Abdullah Tuasikal. Padahal masyarakat Banda punya memori kolekti panjang. Mereka rela angkat kaki dari kawasan itu demi kepentingan negara, bukan untuk diperdagangkan. Empat dekade kemudian, pengorbanan itu berubah jadi ironi. Tanah […]

  • Izin Diduga Bermasalah, Gunawan Mochtar Soroti Proyek Hatukau Waterfront City di Teluk Ambon

    Izin Diduga Bermasalah, Gunawan Mochtar Soroti Proyek Hatukau Waterfront City di Teluk Ambon

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Proyek reklamasi dan pembangunan Hatukau Waterfront City di kawasan Batu Merah, Kota Ambon, menuai sorotan tajam DPRD Kota Ambon. Proyek yang baru dicanangkan melalui peletakan batu pertama pada 8 April 2026 itu dinilai menyimpan persoalan administrasi serius dan berpotensi menabrak aturan tata ruang serta lingkungan. Anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi PKB, Gunawan Mochtar, mengatakan […]

  • PLN Gerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik di Manipa

    PLN Gerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik di Manipa

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Hitu, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon bergerak cepat menangani gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat. Gangguan listrik yang terjadi pada 14 Maret 2026 pukul 20.01 WIT dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan dua pohon […]

  • Dukung Laga Bergengsi Super League, PLN UP3 Ternate Jaga Keandalan Listrik di Stadion Gelora Kie Raha

    Dukung Laga Bergengsi Super League, PLN UP3 Ternate Jaga Keandalan Listrik di Stadion Gelora Kie Raha

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menegaskan komitmennya mendukung kelancaran penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional Super League dengan memastikan keandalan pasokan listrik pada pertandingan Malut United melawan Persib yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (14/12/2025). Dukungan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menyukseskan agenda olahraga berskala nasional di […]

expand_less