Breaking News
light_mode

Anggota DPD RI Bisri Latuconsina Masuk dalam Tim Panja RUU Kepulauan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 670
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Bisri As Shiddiq Latuconsina, Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku masuk dalam tim Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan bentukan DPD-RI.

Panja RUU Daerah Kepulauan yang berisikan 15 anggota DPD itu merupakan perwakilan dari sejumlah provinsi di Indonesia.

Yakni Senator Bisri wakili Provinsi Maluku, Sultan Hidayat M Syah dari Maluku Utara, serta utusan lain dari Papua Barat Daya, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Bali, Kepulauan Riau,Jawa Tengah, Papua, Kepulauan Bangka Belitung dan Andi Sofyan Hasdam wakil Kalimantan Timur yang juga menjadi ketua Panja Daerah Kepulauan.

“Kami (Panja) telah melakukan rapat persiapan sebelum pembahasan secara triparti di DPR-RI,” kata Bisri, Senin (26/1/2026).

Bisri menjelaskan, Panja akan bekerja untuk memastikan seluruh aspirasi dan kebutuhan daerah-daerah kepulauan terakomodir dalam Undang-undang Daerah Kepulauan yang diusulkan DPD-RI kepada DPR-RI.

“Panja akan fokus mengivetarisasi masalah-masalah yang dihadapi oleh daerah di wilayah kepulauan sehingga menjadi bahan kajian yang dapat menguatkan untuk RUU daerah kepulauan,” ungkapnya.

Salah satu masalah yang selama ini jadi fokus bersama yakni masih adanya ketimpangan kesejahteraan antara daerah-daerah di wilayah kepulauan dengan daerah kontinental.

“Yang terlihat di daerah wilayah kepulauan yakni sarana prasarana masih minim utamanya di sektor pendidikan, kesehatan belum maksimal, alasan yakni keterbatasan keuangan daerah. Padahal pendidikan dan kesehatan merupakan infrastruktur pendukung pelayanan dasar yang harus dipenuhi negara terhadap rakyatnya dimanapun mereka berada, harus diprioritaskan,” tegas Bisri.

Lanjutnya, bantuan sosial dari program pemerintah pun tidak mencerminkan keadilan sosial di daerah wilayah kepulauan, karena yang dibutuhkan oleh wilayah Kepulauan adalah pemerataan dari infrastruktur dasar yg berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di wilayah kepulauan.

Senator Bisri beraharap DIM (Daftar Inversasi Masalah) yang disusun Panja RUU Daerah Kepulauan kelak akan dapat menjawab kebutuhan dan tatangan pembangunan di wilayah kepulauan.

Semisal pemerataan dari aspek infrastruktur dasar yang berkeadilan sosial, serta keadilan sosial dalam mekanisme pembagian anggaran pusat ke daerah.

Sementara rapat triparti adalah rapat bersama tiga pihak untuk membahas satu RUU secara bersama-sama, antara Panja Baleg DPR RI, tim kerja DPD RI, dan pemerintah (diwakili kementerian teknis).*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Malra, DPRD Maluku Keluarkan Rekomendasi Evaluasi Kinerja Kapolres

    Konflik Malra, DPRD Maluku Keluarkan Rekomendasi Evaluasi Kinerja Kapolres

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku mengeluarkan rekomendasi untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Maluku Tenggara (Malra) . Rekomendasi tersebut didorong oleh desakan kuat dari masyarakat dan anggota DPRD yang menilai penanganan konflik di wilayah tersebut belum optimal. Hal itu dibenarkan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton. Ia mengungkapkan, keputusan itu resmi dikeluarkan saat rapat koordinasi bersama Forkopimda, BNN, […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Wakil Rakyat Dorong Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan

    Wakil Rakyat Dorong Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,TajukMaluku.com– Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Al Hidayat Wajo mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang bagi proses hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan di Maluku. Ia menekankan pentingnya pengolahan hasil pertanian di dalam daerah guna meningkatkan nilai tambah bagi petani. Hidayat menyoroti permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait pemasaran hasil pertanian, khususnya kelapa. Ia mencontohkan, Provinsi […]

  • BKPRMI Apresiasi PLN IUW Maluku-Maluku Utara Soal Pasang Baru Listrik Gratis Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    BKPRMI Apresiasi PLN IUW Maluku-Maluku Utara Soal Pasang Baru Listrik Gratis Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang bulan suci Ramadhan, PLN Unit Induk Wilayah (IUW) Maluku-Maluku Utara melalui ULP Piru dan KP Luhu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat. Kali ini, bantuan berupa pemasangan listrik gratis diberikan kepada warga Dusun Kambelu, Luhu, Seram Bagian Barat, yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap listrik. Direktur Badan Komunikasi Pemuda […]

  • Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah)

    Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah)

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam dokumen yang menceritakan tentang sejarah Negeri Batu Merah dengan segel 1,5 Gulden berjudul Historiseh Negorij Batoemerah mengisahkan awal mula berdirinya negeri tersebut di Gunung Zoya (Soya). Sejarah ini juga menguraikan kedatangan Bangsa Portugis di tanah Ambon, perang-perang yang terjadi pada masa lalu, juga peristiwa kedatangan Sultan Hairudin di Ambon. Penulis dalam dokumen itu yakni […]

  • Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Kota Ambon sedang mengalami fase sulit usai pemotongan dana transfer Rp163 miliar. Banyak OPD terdampak. Ruang gerak menyempit. Dalam situasi sesulit ini, kemampuan menjaga stabilitas keuangan daerah menjadi penentu roda pelayanan publik untuk tetap bergerak dengan baik. Situasi fiskal yang tertekan itu menuntut kehadiran pejabat yang mengerti teknis. Di titik ini, Yopie Silanno, salah […]

expand_less