Breaking News
light_mode

Seruduk Kantor BPK RI, Koalisi OKP/LSM Duga Ada Aroma Korupsi 2 Mega Proyek Infrastruktur di SBB

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 366
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan aktivis dari gabungan organisasi kepemudaan dan LSM di Maluku aksi unjuk rasa di depan Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku, Jumat (11/7/2025).

Mereka menuntut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk membuka hasil audit terhadap dua proyek infrastruktur besar di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang diduga kuat menyimpan banyak kejanggalan.

Dua proyek yang dimaksud yakni Pembangunan Jembatan Wai Olas Besar senilai Rp 2,49 miliar yang dikerjakan oleh CV Seram Utara Agung, serta Proyek Peningkatan Jalan dari Lapen ke Hotmix senilai Rp 7,68 miliar oleh PT Taruna Jaya Sakti.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan M. Rifki Derlen mengungkapkan, bahwa kedua proyek tersebut ditemukan mengalami kerusakan berat, padahal belum genap setahun diserahterimakan.

“Saat keterwakilan LSM/OKP melakukan pertemuan di kantor dinas PU kabupaten seram bagian barat dengan Kadis PU dan PPK penyataan di sampaikan langsung bahwa proyek itu memiliki kesalahan teknis dan telah diaudit oleh BPK 100 persen sekaligus bersamaan disampaikan akan memerintahkan kontraktor untuk memperbaiki jalan tersebut padahal proyek itu sudah selesai masa kontrak,” katanya.

Dijelaskan, kondisi terkini proyek tersebut sedang mengalami sayap jembatan pecah, talut patah, dan hotmix jalan sudah rusak. Ini disebut sebagai bukti nyata bahwa proyek ini tidak sesuai spesifikasi teknis dan patut diduga ada unsur korupsi.Pihaknya juga menuntut agar BPK tidak bersikap sebagai “pemutih korupsi”. Koalisi menuding bahwa sikap diam BPK terhadap proyek-proyek bermasalah di SBB justru membuka ruang pembiaran dan manipulasi laporan.

Mereka menegaskan bahwa BPK sebagai lembaga pengawas keuangan negara tidak boleh tutup mata.

“Kami khawatir BPK justru ikut mendiami masalah ini. Jangan sampai BPK turut terlibat secara sistemik dalam menutupi proyek gagal mutu yang sudah merugikan rakyat,” ujar Radi Samal, Ketua PB GEMAPERA.

Hal senada disampaikan Adam R. Rahantan, Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku yang menekankan pentingnya keberpihakan BPK kepada kepentingan publik, bukan hanya kepada formalitas laporan keuangan pemerintah.

“Kalau proyek rusak dan uang miliaran gaib tapi tetap dapat opini WTP, lalu dimana tanggung jawab moral BPK?” ujarnya lantang.

Dalam aksi itu, pendemo juga menyerahkan surat resmi dan mengutip aturan keterbukaan informasi. Aksi damai tersebut juga diikuti oleh kuasa hukum dan menyerahkan surat permohonan resmi permintaan data hasil pemeriksaan proyek kepada pihak BPK RI Perwakilan Maluku.

Massa aksi juga membawa spanduk dengan pesan-pesan tajam seperti “BPK: Badan Pemeriksa atau Badan Pembiaran? dan WTP tapi Proyek Ambruk, Ini Penghinaan untuk rakyat.

Dalam pernyataannya, Koalisi OKP/LSM memberikan waktu tujuh hari kepada BPK RI Perwakilan Maluku untuk merespon secara terbuka permintaan tersebut. Jika tidak, mereka menyatakan akan melaporkan ke BPK RI Pusat di Jakarta dengan mengajukan sengketa informasi publik ke Komisi Informasi Pusat. Mereka juga mendorong proses hukum melalui Kejati dan KPK.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pukat Seram Kuatir Kasus Proyek Jalan Besi “Menguap” di Kejaksaan

    Pukat Seram Kuatir Kasus Proyek Jalan Besi “Menguap” di Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Upaya penyidik Kejakasaan Tinggi Maluku membongkar dugaan praktek korup dalam proyek peningkatan jalan ruas SP Lintas Seram-Besi Jalur 2 (hotmix) tak lagi bergema. Padahal di tahun lalu, pihak Kejaksaan Tinggi Maluku bergeming kasus ini tetap berjalan, dan sementara menunggu perhitungan dari lembaga auditor negara. “Belum ada tersangka. Kasusnya jalan. Sedang menunggu hasil kompensasi kerugian keuangan […]

  • Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

    Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, tata kelola pertanahan, dan keberlanjutan lingkungan, yang diwujudkan salah satunya melalui keterlibatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (21/05/2026). Rapat tersebut membahas pelepasan kawasan hutan terhadap lahan […]

  • Jalan Pulang ke Akar, Titik Temu Sejarah Ansor Dalam Muktamar

    Jalan Pulang ke Akar, Titik Temu Sejarah Ansor Dalam Muktamar

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyhuri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor) Setiap organisasi lahir dari pergulatan sejarah. Tidak ada organisasi besar yang muncul dari sebuah kebetulan, apalagi sekadar menjadi pelengkap dinamika sosial pada zamannya. Di balik kelahirannya selalu terdapat kegelisahan, cita-cita, dan kesadaran kolektif untuk menjawab persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Karena itu, umur panjang sebuah organisasi sesungguhnya […]

  • Tak Ada Mudik Gratis Rute Maluku Tenggara, Ini Respon DPRD Maluku

    Tak Ada Mudik Gratis Rute Maluku Tenggara, Ini Respon DPRD Maluku

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku akan gelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Pelni serta asisten II Provinsi Maluku. Hal ini guna merespons keluhan Mahasiswa Evav soal kebijakan mudik gratis yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Dimana, mereka merasa adanya ketidakadilan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dalam kebijakan mudik gratis. Mahasiswa Evav juga menyayangkan ribuan tiket […]

  • HUT RI ke-80, PLN UIW MMU Perkenalkan Program Diskon 50% Penambahan Daya saat Kunjungan Gubernur Maluku Utara

    HUT RI ke-80, PLN UIW MMU Perkenalkan Program Diskon 50% Penambahan Daya saat Kunjungan Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi mendapat kehormatan menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur, H. Sarbin Sehe, pada kegiatan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Jumat (15/8/2025). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting […]

  • HIV di Maluku Peringkat 14 Nasional, Anggaran Nol, Transaksi Lendir Bergeser ke Aplikasi Hijau

    HIV di Maluku Peringkat 14 Nasional, Anggaran Nol, Transaksi Lendir Bergeser ke Aplikasi Hijau

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ancaman HIV di Maluku dinilai semakin kompleks. Di satu sisi, kasus baru terus bermunculan. Di sisi lain, pemerintah daerah belum mengalokasikan anggaran khusus melalui APBD untuk menopang program penanggulangan HIV/AIDS. Direktur Yayasan Harmoni Hati Beta, Madina, mengatakan hingga 2026 sebagian besar program HIV di Maluku masih bergantung pada pendanaan Global Fund. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan […]

expand_less