Berdampak Multyplayer, KNPI Maluku Dukung Pembangunan UIN AMSA di Salahutu
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
- visibility 297
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku, mendukung penuh langkah Universitas Islam Negeri Abdul Moethalib Sangadji (UIN AMSA) Ambon yang berencana membangun kampus baru di Kecamatan Salahutu.
Keberadaan kampus UIN Amsa di Salahutu akan membawa dampak multiplayer efek salah satunya bagi penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan akses pendidikan tinggi di kawasan tersebut.
“Demi memperkuat ekonomi dan menumbuhkan kembali semangat pendidikan di Kecamatan Salahutu, kami dari KNPI Maluku mendukung penuh pembangunan Kampus UIN di Maluku, khususnya di wilayah Salahutu.” Kata salah satu Fungsionaris KNPI Maluku GE Sopelstuny kepada sejumlah awak media. Jumat,(11/10/2025).
Ia menambahkan, sejak 2015 aktivitas pendidikan tinggi di Maluku Tengah sempat mengalami penurunan, terutama setelah Kampus Merah UNIDAR mengalami kendala. Kondisi tersebut berdampak juga pada menurunnya partisipasi masyarakat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, serta berimbas pada sektor ekonomi lokal, mulai dari transportasi hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dulunya berkembang pesat.
“Kami berharap pada tahun 2026 pemerintah sudah memulai pembangunan Kampus UIN. Kalau bisa lebih cepat, tentu lebih baik. Karena itu akan menjawab banyak persoalan seperti menurunnya minat kuliah, rendahnya literasi, sekaligus menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
GE Sopelstuny menilai Kecamatan Salahutu sangat strategis karena menjadi pintu masuk ke Kota Ambon dan jadi jalur penyeberangan utama menghubungkan tiga kabupaten lainnya.
Kehadiran kampus UIN di wilayah tersebut dianggap tepat dan visioner, mengingat letaknya yang dapat menjangkau berbagai daerah sekitar. Selain itu, kondisi sekarang karna keterbatasan akses pendidikan tinggi menyebabkan banyak generasi muda kehilangan semangat belajar dan memilih menganggur setelah lulus Sekolah Menengah Atas.
“Banyak generasi sekarang tidak lagi memperdulikan pendidikan lanjut karena tidak ada wadah untuk mereka berinteraksi dengan ilmu dan buku. Maka, tidak ada jalan lain selain mendukung penuh pembangunan kampus UIN di Salahutu sebagai penopang ekonomi dan pendidikan daerah,” tegasnya sembari menutup dukungan.
KNPI Maluku berharap pembangunan Kampus UIN AMSA di Salahutu dapat menjadi tonggak baru bagi kebangkitan literasi, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah.*(01-F)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar