Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Beri Catatan Keras di Penutupan Rapat Paripurna Penetapan Perda

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menutup rangkaian Rapat Paripurna penetapan peraturan daerah dengan sejumlah catatan keras dan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Daerah, khususnya terkait implementasi Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Dalam pernyataan penutup rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa penetapan Perda harus diikuti dengan langkah nyata pemerintah daerah agar berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“DPRD mendesak Pemerintah Daerah untuk memanfaatkan seluruh aset daerah yang berpotensi mendatangkan PAD secara maksimal. Aset adalah harta bernilai strategis yang harus memberi manfaat ekonomi di masa depan,” tegas Watubun. Kamis (18/12/2025).

Ia secara khusus menyoroti Gedung Siwalima, Pasar Higienis, serta sejumlah aset daerah lain yang selama ini dinilai terbengkalai dan belum dikelola secara optimal. Menurutnya, paradigma pengelolaan aset harus diubah.

“Dalam perspektif bisnis, yang ideal adalah aset bekerja untuk daerah, bukan daerah bekerja memelihara aset yang tidur, tidak produktif, dan terbengkalai,” ujarnya.

DPRD juga menekankan pentingnya sosialisasi Perda sebelum dilakukan evaluasi di Kementerian Dalam Negeri, agar implementasinya tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Selain itu, pengelolaan Pasar Mardika dan OPD penghasil PAD lainnya didorong untuk ditata secara digital, termasuk melalui kerja sama dengan Bank Maluku dan Maluku Utara, guna menekan penyimpangan dan meningkatkan transparansi.

Sorotan lain yang tak kalah tajam adalah perbedaan data pedagang Pasar Mardika antara Bapenda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. DPRD mencatat adanya selisih 262 pedagang, yang dinilai berpotensi membuka ruang kebocoran PAD.

“Perbedaan data ini harus segera disatukan. Ini penting agar tidak terjadi penyimpangan pengelolaan pendapatan daerah,” kata Watubun.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GELORAkan Perjuangan HL di Bumi Raja Raja, Tuhulele: HL Terpilih Akses Mudah Masuk Istana

    GELORAkan Perjuangan HL di Bumi Raja Raja, Tuhulele: HL Terpilih Akses Mudah Masuk Istana

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Kecakapan leadership, bersahaja, karismatik,  simple,  cerdas, networking yang baik, kaya pengalaman,  komunikatif, smart serta masih banyak lagi. Karakter itu adala di dalam diri seorang Hendrik Lewerissa (HL). Ini tegas disampaikan M Yunus Tuhulele, Kabid Kaderisasi DPW Partai Gelora Maluku, saat menghadiri undangan makan malam bersama Hendrik Lewerissa, Jumaat Malam kemanrin. “Beliau memiliki rekem […]

  • Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Nataru

    Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Nataru

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Komisaris PT PLN (Persero), Aminuddin Ma’ruf memastikan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang Tol Trans Jawa dan Sumatra siap melayani masyarakat selama masa mudik serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kesiapan itu dipastikan setelah ia meninjau langsung SPKLU di Rest Area KM […]

  • Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aru,Tajukmaluku.com-Setelah sukses meresmikan layanan listrik 24 jam penuh di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menorehkan pencapaian signifikan. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dobo, PLN meningkatkan pola operasi kelistrikan di delapan lokasi di Kabupaten Kepulauan […]

  • PLN UIW Maluku – Malut Keren, Meriahkan HPN 2024 Dengan Konvoi Kendaraan Listrik di Ambon

    PLN UIW Maluku – Malut Keren, Meriahkan HPN 2024 Dengan Konvoi Kendaraan Listrik di Ambon

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, TajukMaluku.com – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar konvoi komunitas kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Kota Ambon, Jumat (13/9/2024). Konvoi yang melibatkan mobil maupun motor listrik itu mengambil rute start di Gong Perdamaian melewati Jalan Slamet RIyadi, Gereja Maranatha, PLN ULP Ambon Kota hingga kembali ke titik […]

  • Filsafat Bunuh Diri: “Matilah Sebelum Mati”

    Filsafat Bunuh Diri: “Matilah Sebelum Mati”

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ali Fakar Lessy Ambon,Tajukmaluku.com-Falsafah, sebagai pandangan hidup yang mendalam, kerap menjadi cermin dari pergulatan manusia dengan realitas yang ia hadapi. Dalam konteks ini, falsafah bunuh diri tidak dilihat sebagai tindakan fisik untuk mengakhiri hidup, melainkan sebuah konsep metafisik yang mengajak manusia untuk merenungkan kembali hakikat keberadaan mereka. “Matilah sebelum mati” adalah seruan transendental […]

  • Terkesan Sepihak, Begini Kronologis Bentrok Antar Warga Di Manipa

    Terkesan Sepihak, Begini Kronologis Bentrok Antar Warga Di Manipa

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Pemberitaan di beberapa media terkait konflik antar warga di Desa Masawoy, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkesan sangat sepihak. Pasalnya bentrokan antar warga tersebut memiliki kronologi yang tidak dijelaskan dalam pemberitaan, sehingga narasi pemberitaan tersebut sangatlah subjektif. Bentrok antar warga di Desa masawoy tersebut bermula dari adanya undangan acara adat (pekerjaan […]

expand_less