Breaking News
light_mode

Terkesan Sepihak, Begini Kronologis Bentrok Antar Warga Di Manipa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • visibility 592
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Pemberitaan di beberapa media terkait konflik antar warga di Desa Masawoy, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkesan sangat sepihak.

Pasalnya bentrokan antar warga tersebut memiliki kronologi yang tidak dijelaskan dalam pemberitaan, sehingga narasi pemberitaan tersebut sangatlah subjektif.

Bentrok antar warga di Desa masawoy tersebut bermula dari adanya undangan acara adat (pekerjaan Masjid) Ar-Rahman yang berlokasi di Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat. Ujar AST Warga Desa Masawoy dalam rilisan yang dikirim ke media Tajukmaluku.com. Sabtu (12/10/2024)

Pemerintah dan masyarakat Tumalehu Barat sebagai tuan rumah hajatan, menjemput setiap tamu dari negeri-negeri adat yang di undang dengan nyanyian (kapata).

Desa Masawoy yang juga di undang dalam acara tersebut, dari keluarga bermarga Talapuka meminta kepada panitia pelaksana dan pemerintah Desa Tumalehu Barat agar penjemputan Pemerintah dan Masyarakat Desa Masawoy tidak dilakukan secara adat, dikarenakan Desa Masawoy saat ini kepala pemerintahannya bukan bermarga Talapuka.

Sebab dalam kapata, untuk Desa Masawoy sendiri adalah Yela Talapuka, sementara kepala Desanya saat ini adalah saudara Ibrahim Nuruly, yang bukan bermarga Talapuka. Sambung AST Warga Desa Masawoy

Usulan ini di sampaikan masyarakat Desa Masawoy kepada Panitia dan pemerintah Desa Tumalehu Barat, namun usulan tersebut direspon kasar oleh kelompok Pro-Kades Desa Masawoy, yang berakibat terjadinya konflik antar sesama warga Desa Masawoy di lokasi kegiatan. Jadi bukan pemukulan sebagaimana yang di berikan, tetapi perkelahian. Tegas AST

Perkelahian ini dimulai dari salah satu orang dekat Kades Masawoy bernama Nurdin Nuruly yang melontarkan kata “barang kamong mau apa”, dibarengi dengan penyerangan secara fisik kepada salah satu Warga Desa Masawoy bernama Abdul Rasyid Ely yang sementara memberikan usulan kepada panitia dan pemerintah Desa Tumalehu Barat di lokasi kegiatan.

Penyerangan tersebut mengakibatkan terjadinya perkelahian, antara Kelompok Pro-Kades Desa Masawoy dengan orang Talapuka.

Sambung AST, yang kami pahami bahwa pembelaan diri di atur dalam KUHP pasal 49 (ayat 2) “pertahanan wajib yang melampaui batas, yang secara langsung disebabkan oleh guncangan mental yang besar akibat serangan atau ancaman penyerangan, tidak di hukum.”

apa yang dilakukan oleh kami adalah upaya membela diri, dikarenakan adanya penyerangan secara fisik yang dilakukan kelompok Pro-Kades kepada kami di lokasi kegiatan, dan kami memiliki bukti serta banyak saksi, dan itu bisa kami pertanggung jawabkan. Tegas AST. *Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Sofifi Sukses Pemulihan Kelistrikan 100% di Wilayah Terdampak Bencana Loloda, Halbar

    PLN UP3 Sofifi Sukses Pemulihan Kelistrikan 100% di Wilayah Terdampak Bencana Loloda, Halbar

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi mengumumkan keberhasilan pemulihan sistem kelistrikan pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat. Dengan penuh perjuangan menembus medan ekstrem, PLN berhasil menyalakan kembali aliran listrik di lima desa terakhir yang sebelumnya terisolasi, […]

  • Ambon, Titik Nol Protestan di Asia

    Ambon, Titik Nol Protestan di Asia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Engelina Pattiasina (Direktur Archipelago Solidarity Foundation) Tajukmaluku.com-Judul ini mungkin terdengar bombastis: bagaimana mungkin Protestan Ambon disebut sebagai pionir Protestan di Indonesia, bahkan Asia? Namun jika kita menelusuri garis waktu sejarah Reformasi, klaim itu justru memiliki pijakan yang kuat. Semua bermula di abad ke-16, ketika seorang biarawan Jerman, Martin Luther, menggugat otoritas Gereja Katolik Roma. Pada […]

  • Membangun Ekonomi dari Bawah

    Membangun Ekonomi dari Bawah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuhri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor) Tajukmaluku.com-Menemukan ruh pembangunan yang memberdayakan tidaklah mudah. Reformasi di Indonesia pada tahun 1998 telah memilih sistem desentralisasi. Otonomi daerah menjadi konsep operasionalnya. Bukan tidak berhasil, tapi penyelenggaraan otonomi daerah ternyata belum mampu melahirkan kesejahteraan bagi lapisan masyarakat terbawah yang hidup di desa. Bahkan rasio terus meningkat sudah […]

  • Gelar Pasar Murah, PLN UIW MMU Bagi 1.285 Paket Sembako untuk Masyarakat

    Gelar Pasar Murah, PLN UIW MMU Bagi 1.285 Paket Sembako untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar Pasar Murah bertajuk “Terang Berkah Ramadan 2026” dengan menyediakan sebanyak 1.285 paket sembako bagi masyarakat di halaman PLN UP3 Ambon, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan […]

  • Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal. Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan […]

  • Prabowo Beri Peringatan Keras ke Aparat: Jangan Jadi Beking Kapitalis!

    Prabowo Beri Peringatan Keras ke Aparat: Jangan Jadi Beking Kapitalis!

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Presiden Prabowo memperingatkan keras kepada aparat agar tidak membela kepentingan para pemodal hanya untuk keuntungan pribadi. “Kolusi aparat dipakai oleh kapitalis-kapitalis tertentu, (maka) budaya ini tidak boleh diteruskan,” ujar Prabowo seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (17/5/2026). Semua aparat dari tingkatan tertinggi sampai terendah wajib mati-matian menegakkan keadilan dan membela rakyat, serta haram melindungi […]

expand_less