Breaking News
light_mode

HMI Sejajaran Unpatti Desak Percepat Penanganan Kasus Penyerangan di Lingkungan FEB hingga Penikaman

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 364
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejajaran Universitas Pattimura (Unpatti) mendesak percepat penanganan kasus penyerangan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) hingga berujung penikaman terhadap M. Datu Letsoin, mahasiswa semester 8. Desakan itu disampaikan lewat aksi demonstrasi yang digelar, Selasa (3/3/2026).

Aksi dimulai dari FEB sebagai titik awal penyampaian aspirasi. Massa aksi menilai fakultas merupakan ruang terdekat dengan peristiwa yang terjadi serta memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk segera mengambil langkah tegas.

Pada gerakan jilid pertama, pihak fakultas telah menemui massa dan menyampaikan komitmen akan mengatasi persoalan serta memberikan sanksi kepada oknum-oknum yang terlibat. Namun hingga aksi lanjutan digelar, komitmen tersebut dinilai masih sebatas janji tanpa realisasi yang jelas dan terbuka.

Dalam orasinya, massa aksi juga mempertanyakan sikap aparat keamanan kampus. Mereka menyoroti bahwa saat terjadi penyerangan di halaman fakultas, pihak pengamanan dinilai tidak sigap dan tidak langsung mengamankan situasi.

Namun ketika aksi demonstrasi berlangsung, aparat keamanan kampus justru hadir secara penuh untuk melakukan pengamanan. Perbedaan respons tersebut dipertanyakan oleh mahasiswa sebagai bentuk inkonsistensi dalam menjalankan fungsi pengamanan. Massa meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan prosedur keamanan kampus agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Selain itu, massa juga menyebarkan pamflet yang memuat foto beberapa oknum yang diduga terlibat dalam penyerangan dan pengeroyokan pada peristiwa awal. Langkah ini disebut sebagai bentuk desakan moral agar pihak kampus segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat, serta menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti kasus.

Keterangan Foto: Potret pamflet yang disebarkan masaa aksi memuat foto beberapa oknum yang diduga terlibat dalam penyerangan dan pengeroyokan.

Kekecewaan atas lambannya penanganan kemudian memicu pembakaran sejumlah fasilitas yang telah lama tidak digunakan. Massa menegaskan bahwa fasilitas yang dibakar merupakan sarana terbengkalai dan tidak lagi difungsikan. Tindakan tersebut disebut sebagai simbol protes terhadap tidak adanya langkah konkret setelah janji penyelesaian disampaikan pada aksi sebelumnya.

Adapun dalam aksi itu, massa menyampaikan enam poin tuntutan, yakni:

  1. Mendesak pihak Universitas dan Fakultas untuk secara resmi menekan pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus penyerangan dan penikaman terhadap M. Datu Letsoin, serta menjatuhkan sanksi tegas berupa Drop Out (DO) kepada oknum-oknum yang terbukti menjadi pemicu konflik.
  2. Meminta Rektor Universitas Pattimura untuk mengevaluasi secara menyeluruh sistem keamanan kampus serta memastikan adanya standar operasional pengamanan yang jelas dan preventif.
  3. Meminta Dekan untuk mengoptimalkan ruang aspirasi mahasiswa serta menjamin hak-hak mahasiswa dalam menyampaikan pendapat tanpa intimidasi.
  4. Mendesak pihak fakultas segera memanggil dan memeriksa oknum-oknum yang diduga pertama kali terlibat dalam penyerangan di halaman fakultas sebagai langkah awal pengungkapan fakta.
  5. Menuntut transparansi perkembangan penanganan kasus secara berkala kepada publik kampus agar tidak terjadi simpang siur informasi.
  6. Menegaskan bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dan keputusan resmi yang diumumkan, maka Dekan dan Rektor dinilai gagal dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan serta menjaga keamanan dan marwah institusi akademik.

HMI sejajaran Unpatti menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus penyerangan dan penikaman ini hingga terdapat kepastian hukum dan sikap tegas dari pihak kampus demi terciptanya lingkungan akademik yang aman, adil, dan bermartabat.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Universitas Darussalam di Tulehu Siap Diaktifkan Kembali per Tahun Akademik 2026/2027

    Kampus Universitas Darussalam di Tulehu Siap Diaktifkan Kembali per Tahun Akademik 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Universitas Darussalam Ambon (Unidar) mulai menyiapkan pengaktifan kembali Kampus Tulehu di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Maluku, setelah sejak 2015 belum dimanfaatkan secara optimal. Kampus tersebut ditargetkan mulai digunakan secara bertahap pada Tahun Akademik 2026/2027. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Unidar mengoptimalkan kembali aset pendidikan tinggi yang berada di Tulehu. Persiapan dilakukan setelah Lembaga […]

  • Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

    Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Dalam proses sertipikasi tanah, sekarang masyarakat tak perlu lagi menebak-nebak kapan tanah akan diukur. Sejak ada layanan Pengukuran Terjadwal, masyarakat kini bisa mengetahui jadwal pasti sejak awal sehingga bisa menyesuaikannya dengan kegiatan sehari-hari. Kemudahan itu dirasakan Ratna S. Husain, warga Kota Ternate, saat mengurus pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Ternate. “Program […]

  • Hidayat Wajo Beri Materi di Kaderisasi GMNI Ambon, Ini yang Disampaikan

    Hidayat Wajo Beri Materi di Kaderisasi GMNI Ambon, Ini yang Disampaikan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo yang juga merupakan mantan Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Buru, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ambon. Materi yang disampaikan secara mendalam menitikberatkan pada muatan lokal dan dinamika geopolitik, serta berbagai pengalaman kerja yang telah ia […]

  • Ditengah Efisiensi Anggaran, Bos Mansur Cair Miliaran Rupiah

    Ditengah Efisiensi Anggaran, Bos Mansur Cair Miliaran Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Provinsi Maluku telah mencairkan hutang pihak ketiga kepada sejumlah pengusaha peyedia jasa kontruksi dan jasa pengadaan barang tahun anggaran 2024. Pencairan proyek-proyek yang terdapat di sejumlah intansi pemerintah Provinsi Maluku dilakukan pada Medio Maret-April 2025. Dari deretan daftar hutang yang dilunasi Pemerintah Provinsi Maluku, satu yang menarik yakni perusahaan-perusahaan milik Mansur Banda salah satu […]

  • PLN UP3 Sofifi Sukses Hadirkan Listrik Andal pada Momentum Peresmian Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara oleh Mendikdasmen

    PLN UP3 Sofifi Sukses Hadirkan Listrik Andal pada Momentum Peresmian Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara oleh Mendikdasmen

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU)) berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi ketersediaan listrik aman dan andal pada setiap event daerah. Seperti yang dilakukan PLN UIW MMU melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi pada penyelenggaraan peresmian Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara. PLN UP3 Sofifi mengalirkan pasokan listrik dengan Unit […]

  • DPD Gasmen Minta Kapolda Maluku Tindak Tegas Pejabat Polri yang Belum Melaporkan LHKPN

    DPD Gasmen Minta Kapolda Maluku Tindak Tegas Pejabat Polri yang Belum Melaporkan LHKPN

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPD Gerakan Sahabat Komandan (Gasmen) Maluku, M. Rifqi Derlen, meminta Kapolda Maluku untuk menindak tegas pejabat Polri, khususnya para Kapolres di seluruh Kabupaten/Kota di Maluku, yang diduga hingga kini belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh institusi […]

expand_less