Kepala Kantor Pertanahan Bursel Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Pembangunan Rumah Sakit
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Pertanahan Buru Selatan (Bursel), Kuswandono, S.H menyerahkan Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan untuk lahan yang akan dibangun Rumah Sakit Tipe C di Kota Namrole, Selasa (17/2/2026).
Usai penyerahan, Kuswandono menekankan pentingnya tertib administrasi dalam setiap agenda pembangunan daerah.
Menurut dia, kepastian hukum atas tanah mencegah potensi sengketa di kemudian hari dan memberi rasa aman bagi pemerintah dalam mengalokasikan anggaran.
“Kami memastikan setiap bidang tanah yang digunakan untuk kepentingan publik memiliki dasar hukum yang jelas. Sertipikat Hak Pakai ini menjadi instrumen penting agar pembangunan rumah sakit berjalan tanpa hambatan administrasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan optimal, termasuk di luar hari kerja.
“Pelayanan pertanahan tidak boleh berhenti hanya karena kalender libur. Ketika menyangkut kepentingan masyarakat luas, kami harus responsif,” katanya.
Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan Bursel dalam mengawal proyek strategis daerah.
Sementara itu Bupati Bursel, La Hamidi, yang menerima langsung sertipikat tersebut mengatakan, dokumen itu menjadi penanda penting dimulainya tahapan pembangunan fasilitas kesehatan rujukan di kabupaten tersebut.
Pemerintah daerah menempatkan pembangunan Rumah Sakit Tipe C sebagai agenda prioritas. Mengingat selama ini, keterbatasan layanan kesehatan rujukan memaksa sebagian warga Bursel berobat ke luar daerah.
Kehadiran rumah sakit tipe C di Namrole diharapkan memperpendek jarak pelayanan dan menekan biaya yang selama ini ditanggung masyarakat.
Bupati La Hamidi menilai legalitas lahan menjadi fondasi utama sebelum pemerintah melangkah ke tahap fisik pembangunan.
“Kami tidak ingin pembangunan berdiri di atas masalah. Sertipikat ini memastikan kepastian hukum atas tanah milik pemerintah daerah. Dari sini kami bergerak ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan agar masyarakat segera merasakan manfaatnya. Rumah sakit tipe C menjadi kebutuhan dasar warga Buru Selatan.
Dengan penyerahan sertipikat tersebut, maka legalitas lahan kini berada di tangan pemerintah kabupaten. Tantangan berikutnya terletak pada konsistensi eksekusi yakni memastikan rencana pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Namrole tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar berdiri dan melayani warga Buru Selatan.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar