Breaking News
light_mode

PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 559
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak pertama kali masuk Maluku pada 2018, PT Spice Islands Maluku (PT SIM) perusahaan produksi pisang abaka ini memegang SKT untuk ribuan hektar lahan di Hatusuwa. Namun, alih-alih mengoptimalkan izin itu, PT SIM justru memilih melirik wilayah lain. Hatusuwa ditinggalkan, optimalisasi ribuan hektar tanpa laporan bulanan maupun tahunan kepada Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (SBB) nyaris tak pernah terdengar.

Masalah memuncak di 2020–2021, ketika PT SIM merangsek ke wilayah Kawa. Sebuah kawasan sensitif karena berbatasan langsung dengan hak ulayat di Ety dan beberapa dusun, termasuk Pelita Jaya. Sejarah konflik antarwilayah membuat keputusan itu riskan.

Beberapa bulan lalu Bupati Asri Arman sempat mengambil jalan tengah, menunda sementara aktivitas perusahaan demi mencegah benturan horizontal di masyarakat. Namun, PT SIM tetap terlihat menyalakan bara dengan membentuk opini publik seolah Bupati Asri Arman menghentikan aktivitas mereka padahal apa yang dilakukan justru terlihat bijak.

Sebagai kepala daerah sekaligus penanggung jawab tertinggi di wilayahnya, Bupati Asri Arman tentu saja tak ingin ada konflik yang merugikan masyarakat, apalagi diketahui PT SIM sendiri selama ini tak pernah melaporan secara resmi soal optimalisasi lahan yang sebelumnya digarap, atau pun soal hitungan data real dari klaim kalkulasi investasi Rp 600M yang digembar-gemborkan di ruang publik sebagai kerugikan investasi atau soal hasil ekspor dari produksi pisang abaka selama ini kepada Pemda SBB.

Dari Kontrak ke Pelepasan Hak

Kabar terbaru menambah lapisan gelap praktik PT SIM. Lahan 632,25 hektar di Desa Kawa, yang diyakini masyarakat hanya dikontrakkan untuk perkebunan abaka, ternyata sudah beralih status menjadi pelepasan hak penuh ke PT SIM. Informasi ini mengejutkan warga, mereka merasa ditipu habis-habisan.

Gelombang protes muncul dari Masyarakat Kawa, mereka menuding PT SIM telah mengubah hubungan kerja sama menjadi perampasan hak. Status “kontrak” yang selama ini diyakini ternyata hanyalah ilusi.

Koordinator BEM Nus Maluku, Adam Rahantan, membaca langkah PT SIM sebagai strategi licik: membiarkan Hatusuwa terbengkalai, lalu menggeser operasi ke Kawa dan Ety, wilayah yang sarat ketegangan sosial. Dengan begitu, perusahaan seolah melempar bola panas ke tengah masyarakat dengan membuat pemerintah daerah SBB terjebak di posisi sulit.

“Harusnya PT SIM fokus mengoptimalkan izin di Hatusuwa. Kenapa justru masuk ke Kawa tanpa sosialisasi, padahal daerah ini rentan konflik?” kata Adam.

Izin Pemprov, Beban Pemda SBB

Ironisnya, izin PT SIM sejak awal keluar dari Pemerintah Provinsi Maluku, bukan dari Pemda SBB. Namun, setiap kali terjadi gesekan, Pemda-lah yang diseret ke ruang publik, seakan menjadi pihak yang bertanggung jawab penuh. Situasi ini menambah lapisan absurditas. Perusahaan mendapat legitimasi dari atas, tetapi meninggalkan bara api di bawah.

Kini masyarakat Kawa menuntut keadilan. Mereka mendesak pemerintah turun tangan, membuka fakta secara transparan, dan memastikan hak ulayat tidak dilucuti lewat permainan hukum dan kontrak abu-abu.

Di tengah protes yang kian memuncak, satu hal jadi jelas: PT SIM bukan sekadar gagal berinvestasi, melainkan diduga turut merancang peta konflik di SBB. Dan selama pola ini dibiarkan, ketegangan sosial di Seram Bagian Barat menjadi bom waktu yang tinggal menunggu ledakan berikutnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku, sebuah provinsi yang kaya akan sejarah dan budaya, telah mengalami berbagai dinamika politik yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Pemilihan gubernur sebelumnya sering kali dipenuhi dengan tantangan dan kompleksitas yang mencerminkan keragaman sosial dan geografis wilayah ini. Sejarah politik Maluku tidak terlepas dari berbagai persoalan, mulai dari konflik sosial hingga masalah pembangunan yang belum […]

  • Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

    Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Sertipikat Elektronik merupakan salah satu wujud transformasi layanan pertanahan yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Uunk Din Parunggi, menjelaskan bahwa sejak penerapan yang dimulai pada 4 Desember 2023, sudah ada jutaan Sertipikat Elektronik yang diterbitkan dan akan terus bertambah. “Kami mencatat terdapat hampir 10 […]

  • Tuce Lomang Tewas Usai Dikeroyok, Pengacara Rahmat Amahoru Kritik Pembebasan 2 Terduga Pelaku

    Tuce Lomang Tewas Usai Dikeroyok, Pengacara Rahmat Amahoru Kritik Pembebasan 2 Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengacara Rahmat Hidayat Amahoru mengecam keras tindakan brutal berupa dugaan pengeroyokan, penganiayaan, serta perencanaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga bernama Tuce Lomang di Ohoi Sitniohoi, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Rahmat menyampaikan bahwa sebelumnya tiga orang terduga pelaku sempat diamankan oleh pihak Polres Maluku Tenggara, namun sangat disayangkan karena dua orang terduga pelaku yakni […]

  • Sambut Kemerdekaan, PLN ULP Jailolo Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik kepada Masyarakat

    Sambut Kemerdekaan, PLN ULP Jailolo Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik kepada Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jailolo,Tajukmaluku.com-Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jailolo untuk memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat. Melalui sosialisasi langsung dari rumah ke rumah, petugas PLN ULP Jailolo memberikan edukasi mengenai potensi bahaya listrik serta mengajak masyarakat […]

  • Peduli Kemanusiaan, PLN UP3 Sofifi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Rua – Ternate

    Peduli Kemanusiaan, PLN UP3 Sofifi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Rua – Ternate

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate, TajukMaluku.com–  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Rabu (28/8/2024). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, penyaluran bantuan itu merupakan bagian dari komitmen PLN terhadap isu […]

  • Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

    Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Penanganan sengketa, konflik, dan perkara pertanahan menjadi salah satu fokus yang dikerjakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Upaya penyelesaian kasus pertanahan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kepastian hak atas tanah masyarakat. “Kami terus berupaya menangani setiap kasus pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku untuk melindungi hak-hak masyarakat dan memberikan kepastian hukum. Upaya tersebut […]

expand_less