Breaking News
light_mode

Riset Jala Ina sebut Terumbu Karang Negeri Liang Malteng dalam Kondisi Terancam

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malteng,Tajukmaluku.com-Hasil riset yang dilakukan oleh Jala Ina pada Februari 2025 lalu menunjukkan kondisi terumbu karang di perairan Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Penelitian yang dilakukan di tiga stasiun pengamatan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) ini mengungkap bahwa rata-rata tutupan karang hidup di bawah 5%, dengan rincian 2,01% di stasiun 1, 1,09% di stasiun 2, dan 3,01% di stasiun 3. Berdasarkan standar Kementerian Lingkungan Hidup (Keputusan Menteri LH No. 4 Tahun 2001), angka ini masuk dalam kategori buruk.

Substrat dominan yang ditemukan dalam survei berupa puing karang (rubble), pasir, dan batu, menandakan degradasi struktural pada ekosistem terumbu karang. Ini merupakan dampak dari aktivitas manusia yang merusak lingkungan laut, seperti penangkapan ikan menggunakan bom dan racun, serta lemahnya pengawasan terhadap praktik-praktik tersebut.

Menurut M. Yusuf Sangadji, peneliti Jala Ina, temuan ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak. “Data ini adalah sinyal peringatan. Terumbu karang yang rusak tidak hanya kehilangan fungsi ekologis, tetapi juga mempengaruhi keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya dalam forum diseminasi yang diselenggarakan di Kantor Negeri Liang, Kamis, (15 Mei 2025).

Hasil riset ini diperkuat dengan testimoni masyarakat Negeri Liang. Armin Lessy salah satu warga Liang mengatakan, “Tahun 90-an katong masih bisa ambel ikan di pante, sekarang su susah. Untuk itu katong perlu pemulihan terumbu karang, dan solusinya harus ada Perneg (Peraturan Negeri) yang mengatur.” ujarnya.

Foto: Hancurnya terumbu karang di perairan negeri Liang, Malteng

Kegiatan diseminasi ini jadi ruang reflektif sekaligus komitmen lintas sektor. Kepala Pemerintahan Negeri Liang, Taslim Samual, menyatakan bahwa diseminasi riset ini diharapkan menjadi langkah awal pembangunan dalam pemulihan terumbu karang di wilayahnya. Ia menegaskan kesiapan pemerintah negeri untuk mendukung upaya konservasi yang berbasis adat dan ilmiah.

“Diseminasi riset ini diharapkan agar menjadi langkah awal pembangunan dalam pemulihan terumbu karang di Negeri Liang. Kami akan sangat mendukung,” ujarnya.

Ditempat yang sama, lewat kacamata akademisi, Dr. M. Sangadji dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, menyampaikan bahwa pemulihan terumbu karang sangat penting untuk mengembalikan kehidupan masyarakat seperti dahulu kala, ketika hasil tangkapan laut melimpah dan mudah diperoleh.

“Dari kampus, kami siap membantu Bapak/Ibu dalam merehabilitasi terumbu karang di Negeri Liang,” ujarnya.

Sementara itu, O. Z. Tihurua, M.Si, peneliti masyarakat pesisir, menekankan bahwa degradasi lingkungan laut juga dipicu oleh perubahan cara pandang masyarakat terhadap laut.

“Kerusakan terumbu karang terjadi karena laut tak lagi dipandang sebagai sumber kehidupan. Untuk itu, mari kita ubah cara pandang dan kembali melihat laut sebagai sesuatu yang penting,” ajaknya.

Ray T., perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku mengapresiasi program yang dilakukan Jala Ina. Ia mengakui pentingnya peran lembaga masyarakat sipil dalam menjangkau realitas problem di lapangan.

“Kami mengapresiasi program Jala Ina ini karena DKP tidak punya jangkauan yang luas untuk mengetahui langsung masalah yang dihadapi masyarakat pesisir,” tuturnya.

Foto: Desiminasi Hasil Riset

Sebagai tindak lanjut, Jala Ina merekomendasikan strategi pemulihan ekosistem laut yang meliputi rehabilitasi terumbu karang, penguatan pengelolaan laut berbasis adat (sasi) dan peraturan negeri, penegakan hukum terhadap praktik destruktif, serta pemantauan rutin berbasis partisipasi. Upaya adaptasi terhadap perubahan iklim seperti penghijauan pesisir dan edukasi lingkungan juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Foto: Pemasangan struktur buatan transplantasi karang oleh Jala Ina

Tidak berhenti direkomendasi saja, sebagai langkah konkret, Jala Ina telah memulai program rehabilitasi dengan memasang 20 unit bank karang (struktur buatan untuk transplantasi karang) di wilayah perairan Negeri Liang. Inisiatif ini diharapkan menjadi pemicu semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem laut.

Diseminasi ini menjadi gerbang awal konsolidasi gerakan kolektif untuk mengembalikan laut sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif. Terumbu karang adalah fondasi bagi ketahanan pangan, ekonomi, dan budaya masyarakat pesisir — pemulihannya adalah investasi untuk masa depan Negeri Liang dan generasi mendatang.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1). Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 […]

  • Terjunkan 1.250 Personel di 203 Posko Siaga. PLN UIW MMU Komitmen Idul Fitri 1446 H Terang Tanpa Gangguan

    Terjunkan 1.250 Personel di 203 Posko Siaga. PLN UIW MMU Komitmen Idul Fitri 1446 H Terang Tanpa Gangguan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menyiagakan sebanyak 1.250 personel pengamanan pasokan ketenagalistrikan selama periode Idul Fitri 1446 Hijriah. Adapun masa siaga Idul Fitri 1446 H ini berlangsung sejak 17 Maret hingga 11 April 2025 mendatang. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula mengungkapkan, ribuan personel termasuk 20 personel Pekerjaan Dalam […]

  • Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kritik terhadap kinerja Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Maluku terkesan parsial, tendensius dan tidak memiliki dalil yang mendesar. Wakil Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Marasabessy menilai, tuduhan kepada kerja-kerja Kabinda tidak berdiri di atas pijakan analisis yang kuat, dan justru cenderung mengabaikan kompleksitas dinamika keamanan di Maluku. “Kritik sah dalam demokrasi. Tapi menuding Kabinda […]

  • DPD KNPI Apresiasi PJ. Bupati SBB: Bagandeng Tangan Wujudkan Pemilu Damai

    DPD KNPI Apresiasi PJ. Bupati SBB: Bagandeng Tangan Wujudkan Pemilu Damai

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Piru, Tajukmaluku.com– Ketua DPD KNPI SBB, Agus Ie, memberikan apresiasi penuh kepada Pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat dibawah nahkoda PJ Bupati Dr. Achmad Jais Ely. Kepada media di Ambon, Agus mengatakan kegiatan yang digelar Dua Hari lalu itu merupakan ajang untuk merajut tali silaturrahmi antara PJ. Bupati SBB Dr. Jais Ely dengan kawan-kawan OKP dan […]

  • D&F Cargo Indonesia: Ekspedisi Masuk Desa, Misi Besar Menekan Biaya Logistik di Timur

    D&F Cargo Indonesia: Ekspedisi Masuk Desa, Misi Besar Menekan Biaya Logistik di Timur

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak didirikan pada tahun 2023, PT. D&F Cargo Indonesia terus mengukuhkan dirinya sebagai perusahaan ekspedisi yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki misi sosial dalam membangun ekonomi kerakyatan. M. Fazwan Wasahua, menyampaikan kalau perusahan ini hadir dengan semangat gotong royong untuk menjawab tantangan utama dalam dunia logistik, khususnya di Indonesia Timur—tingginya biaya pengiriman […]

  • Teknologi: Tantangan dan Harapan

    Teknologi: Tantangan dan Harapan

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Evolusi Teknologi dan Dampaknya Teknologi telah mengalami evolusi yang signifikan dari masa ke masa, membawa perubahan yang mendalam dalam berbagai aspek kehidupan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, misalnya, telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan berinteraksi sosial. Sejak munculnya internet pada akhir abad ke-20, dunia telah mengalami transformasi besar dalam akses informasi dan komunikasi global. […]

expand_less