Breaking News
light_mode

Tak Ada Terobosan Sejak dilantik, Walikota Ambon Dapat Kritik Pedas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak dilantik hingga saat ini, belum ada terobosan strategis yang dikeluarkan Walikota Bodewin Wattimena-Wakil Walikota Ambon Elly Toisutta selain menghadiri acara ceremonial.

Banyak sekali masalah perkotaan yang seolah luput dari keduanya, diantaranya masalah terminal dan trotoar yang hilang fungsi dan dikeluhkan warga Kota Ambon.

Atas kondisi ini, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Gunawan Mochtar mendesak Walikota Ambon segera mengambil langkah tegas untuk menata kawasan tersebut.

“Kalau pemimpin takut ambil tindakan karena alasan popularitas, lebih baik mundur. Kota ini butuh ketegasan, bukan pencitraan,” tegas Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Gunawan Mochtar, Selasa 8 April 2025.

Gunawan mengatakan, kawasan Mardika sangat tidak teratur, trotoar dan terminal bahkan dijadikan tempat bisnis para pedagang.

“Cuma di Ambon, trotoar yang jelas-jelas hak pejalan kaki bisa dijadikan tempat jualan dan didirikan kios semi permanen. Ini bentuk pembiaran dan kegagalan fungsi pengawasan oleh pemerintah kota,” ungkapnya.

Menurut Gunawan, terminal dan trotoar ini dibiarkan tanpa aturan oleh pemerintah Kota Ambon, dan terus diabaikan hingga saat ini, tak ada penertiban dan penataan kawasan dimaksud. Buntutnya kesemerautan dan hilangnya fungsi utama trotoar dan terminal.

“Jangan heran kalau angkot sulit keluar-masuk. Terminalnya sudah dikuasai pedagang. Fungsi utamanya lumpuh total. Wali Kota harus bertindak, bukan diam saja,” katanya tajam sembari menyebut kalau dibiarkan terus, Ambon bukan lagi kota jasa atau kota pariwisata, tapi kota pasar liar. “Wajah Ambon rusak karena pembiaran,” ujar Gunawan.

Untuk itu, Walikota Ambon segera turun tangan, melakukan penertiban total, dan menyiapkan lokasi relokasi yang manusiawi bagi pedagang.

“Kita tidak anti-pedagang kecil. Tapi semua harus pada tempatnya. Negara ini punya aturan. Jangan sampai kita terbiasa melanggar hanya karena takut ambil sikap,” pungkasnya.(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada ruko milik Hj. Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, memunculkan empat nama dalam kasus tersebut. Keempat nama itu yakni ada oknum polisi, salah satunya Erik Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, kemudian Irvan, salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut […]

  • Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah, Tajukmaluku.com-Masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mulai mendorong pengakuan hak tenurial pesisir dan laut sebagai upaya melindungi ruang hidup mereka dari berbagai tekanan, mulai dari kebijakan negara hingga ekspansi kepentingan eksternal. Dorongan ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Yayasan Jala Ina bersama masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. […]

  • 100 Hari Kerja, BEM Maluku Beberkan Deretan Prestasi Akhmad Yani Renuat-Amir Rumra

    100 Hari Kerja, BEM Maluku Beberkan Deretan Prestasi Akhmad Yani Renuat-Amir Rumra

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Maluku memberikan apresiasi sekaligus paparkan data capaian 100 hari kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tual di bawah komando Wali Kota, Akhmad Yani Renuat dan Wakil Wali Kota, Amir Rumra. Koordinator Daerah BEM Nus Maluku, Adam R. Rahantan mengatakan, kepemimpinan keduanya dinilai berhasil menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, pro-rakyat, dan sejalan […]

  • Pj Kades Aruan Gaur Mulai Kerja dengan Aksi Simbolik dan Forum Warga

    Pj Kades Aruan Gaur Mulai Kerja dengan Aksi Simbolik dan Forum Warga

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    SBT,Tajukmaluku.com-Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Administratif Aruan Gaur, Sitila Siladja, langsung bergerak setelah resmi ditunjuk melalui Surat Keputusan Bupati Seram Bagian Timur tertanggal 10 Juni 2025. Ia memulai masa jabatannya dengan turun langsung ke halaman kantor desa untuk memantau proses pembersihan lingkungan kantor, Kamis (20/6/2025). Siladja mengatakan bahwa penataan fisik kantor desa merupakan langkah awal yang […]

  • Sengketa Tanah dan Raja di Maluku, Naskah Kolonial Perlu Diuji

    Sengketa Tanah dan Raja di Maluku, Naskah Kolonial Perlu Diuji

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah naskah kolonial berbahasa Belanda kembali mencuat dalam pelbagai sengketa tanah dan saling klaim raja di Maluku. Dokumen-dokumen lama itu kerap dijadikan dasar legitimasi oleh pihak-pihak tertentu, tanpa melalui pengujian metodologis yang memadai. Akibatnya, pro-kontra antarsesama ahli waris maupun antar mata rumah terus berulang. Informasi yang dianggap sejarah itu, lalu dijadikan sebagai alat pembenaran, bukan […]

  • PLN UIW MMU Gerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan di Ambon

    PLN UIW MMU Gerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan di Ambon

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN terus bergerak cepat menanggapi gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Pulau Ambon, Jumat (16/5/2025), akibat gangguan teknis pada mesin Pembangkit BMPP (Barge Mounted Power Plant). PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan menegaskan bahwa pemulihan sistem menjadi prioritas utama demi menjaga kenyamanan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Hingga saat ini, petugas […]

expand_less