Breaking News
light_mode

“12 Tahun” Absen Bertugas, Istri Ketua KPU SBT Malah Diangkat Jadi Kepala Puskesmas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 529
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bula,Tajukmaluku.com-Keputusan pengangkatan Siti Juleha Sehwaky, istri Ketua KPU Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sebagai Kepala Puskesmas Tutuk Tolo menuai kecaman keras. Ketua Nanaku Maluku, Usman Bugis, mendesak Bupati SBT segera mencabut pengangkatan tersebut karena dinilai cacat prosedur dan tidak proporsional.

Ironisnya, Siti Juleha diketahui tidak aktif bertugas sebagai tenaga kesehatan selama lebih dari 12 tahun. Rekam jejaknya menunjukkan sering absen di dua tempat tugas sebelumnya, yakni Puskesmas Amarsekaru dan Puskesmas Air Kasar.

“Sejak 2014 hingga 2025, yang bersangkutan hampir tidak pernah melaksanakan tugas. Baru muncul ketika diangkat jadi kepala puskesmas. Ini keputusan yang memalukan,” tegas Usman Bugis dalam rilisannya kepada Tajukmaluku.com. Senin (28/4/2025).

Lebih jauh, Usman membeberkan bahwa secara administratif, Siti Juleha tidak memenuhi syarat substantif sebagai kepala puskesmas. Ia tidak pernah mengikuti pelatihan manajemen pengelolaan puskesmas, sebuah prasyarat mutlak untuk jabatan tersebut.

Dalam prosedur, kepala puskesmas harus memenuhi sejumlah standar kriteria:

  1. Kompetisi Manajerial dan Kepemimpinan
  2. Kemampuan Teknis di Bidang Kesehatan Masyarakat
  3. Keterampilan Komunikasi Publik dan Internal

“Dengan rekam jejak buruk dan tanpa kompetensi manajerial, mestinya dia diberhentikan, bukan dipromosikan. Ini bentuk kebodohan dalam sistem birokrasi,” sindir Usman.

Usman juga mengingatkan, “Gerak Cepat” yang dicanangkan Bupati SBT, seharusnya rekrutmen pejabat publik didasarkan pada kapasitas dan disiplin, bukan hubungan kekeluargaan atau kepentingan politik praktis .

“Kerja kolektif dari tingkat kabupaten hingga desa butuh orang-orang berkualitas. Salah pilih, visi misi bupati akan mandek di tengah jalan,” tegasnya.

Menurutnya, penempatan pejabat strategis seperti kepala puskesmas bukan perkara sepele. Ketidakdisiplinan dan ketidakmampuan di level ini berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kalau mau gerak cepat, pilihlah orang yang juga cepat, disiplin, dan paham tanggung jawab. Bukan yang bolos 12 tahun lalu tiba-tiba dimahkotai jabatan,” tutup Usman.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Ternate Sukses Realisasikan Penambahan Daya Listrik Kantor Perwakilan BI Malut

    PLN UP3 Ternate Sukses Realisasikan Penambahan Daya Listrik Kantor Perwakilan BI Malut

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate berhasil merealisasikan penyalaan penambahan daya listrik untuk Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara. Penambahan kapasitas daya ini meningkat dari semula 240 kVA menjadi 345 kVA. Langkah strategis ini merupakan respons atas permintaan resmi dari Bank […]

  • Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

    Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Adat Pulau Buru menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku. Aksi ini menjadi bentuk protes atas maraknya praktik tambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat adat setempat. Jumat (16/5/2025) Aksi damai ini dikawal ketat Aparat dari Satuan […]

  • Soal Iran, Mercy Barends Dinilai Lakukan ‘Pembangkangan Halus’ Terhadap Megawati

    Soal Iran, Mercy Barends Dinilai Lakukan ‘Pembangkangan Halus’ Terhadap Megawati

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sikap kritis politisi PDIP Mercy Chriesty Barends, mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap kapal sipil di selat hormuz menuai reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Selain dinilai tidak objektif dalam menyuarakan masalah kemanusiaan, hal itu juga dinilai berbeda dari garis politik yang selama ini perjungangkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Dalam pernyataan publiknya, Mercy menekankan bahwa serangan […]

  • Buah Sukun, Tanaman Tropis  Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    Buah Sukun, Tanaman Tropis Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tanaman tropis dari Provinsi Maluku, Buah Sukun dinilai mampu menjadi solusi untuk pangan masa depan dunia, ditengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis pangan dan perubahan iklim. Pasalnya, Sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, bebas gluten, serta kaya serat dan mineral seperti vitamin C dan magnesium. Teksturnya yang padat dan rasanya yang netral membuat buah ini fleksibel […]

  • Dianggap Tidak Kooperatif, Komisi III Desak Pencopotan Kepala BPJN Maluku

    Dianggap Tidak Kooperatif, Komisi III Desak Pencopotan Kepala BPJN Maluku

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Provinsi Maluku mengambil langkah tegas dengan mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mencopot Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti. Desakan ini muncul akibat ketidakkooperatifan Kepala BPJN, dalam berdiskusi dengan DPRD terkait pembangunan jalan di Maluku. Dalam rapat yang berlangsung hari ini, anggota Komisi III DPRD Provinsi […]

  • Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas di Blok Masela […]

expand_less