Breaking News
light_mode

Terus Konsisten, 104 Rumah Tangga Prasejahtera Dilistriki PLN UIW MMU Lewat Program LUTD

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus berupaya mendukung pemerataan elektrifikasi di wilayah kerjanya, terutama di daerah-daerah terpencil dan kurang mampu.

Hal ini dilakukan salah satunya melalui program sosial Light Up The Dream (LUTD). Program yang dimulai sejak 2020 ini sepenuhnya didanai melalui donasi dari pegawai PLN UIW MMU, dengan tujuan utamanya untuk meringankan beban masyarakat yang belum mampu membayar biaya penyambungan listrik baru.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyebutkan, dari Januari hingga April 2025, program LUTD telah berhasil menyalakan listrik bagi 104 rumah tangga prasejahtera di Maluku dan Maluku Utara.

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, bisa menikmati akses listrik yang layak. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari insan PLN, khususnya di UIW MMU yang rela menyisihkan sebagian penghasilannya demi membantu sesama,” ucap Awat, Senin (21/4/2025).

Program LUTD ini tidak hanya menghadirkan penerangan secara fisik di rumah-rumah masyarakat prasejahtera, tetapi juga membawa dampak nyata yang lebih luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi mereka.
Akses terhadap listrik membuka banyak peluang, mulai dari mendorong produktivitas melalui usaha rumahan, mendukung anak-anak dalam belajar di malam hari tanpa kendala penerangan, hingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan listrik yang tersedia, aktivitas harian menjadi lebih mudah dan efisien.

“Lebih dari sekadar menyambungkan listrik, program ini juga mendorong pemberdayaan masyarakat. Listrik yang terpasang membuka akses pada pendidikan, ekonomi produktif, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah-wilayah terpencil,” terang Awat.

Penerima Manfaat Program Light Up The Dream dari PLN IUW MMU

Awat berharap, melalui program Light Up The Dream, semakin banyak masyarakat prasejahtera di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang dapat menikmati akses listrik secara layak.

“Kami percaya bahwa listrik adalah kunci bagi kemajuan, dan kami akan terus berkomitmen untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses energi,” harapnya.

Diketahui Ramadan 1446 H/2025 ini, PLN UIW MMU menyalakan secara gratis dua rumah tangga prasejahtera di Maluku dan Maluku Utara. Di Desa Juanga, Morotai Selatan, Maluku Utara, seorang nelayan akhirnya menarik nafas lega. Puluhan tahun hidup tanpa listrik, melalui program LUTD rumahnya kini menjadi terang.

“Listrik ini bukan cuma menerangi rumah kami, tapi juga masa depan kami. Istri saya sekarang bisa mulai usaha kecil dari rumah, dan anak-anak jadi lebih semangat belajar. Bantuan ini sangat berarti, dan kami sangat bersyukur atas perhatian dari PLN dan para pegawainya,” ucap Rislam Haji.

Rasa syukur yang sama disampaikan pula oleh ibu rumah tangga lainnya di Pulau Ambon. Tepatnya di Dusun Waipokol, Hitumessing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, sebuah rumah akhirnya teraliri listrik.

Mustaja mengaku terharu, akhirnya bisa melihat terang di rumahnya jelang Idul Fitri 1446 H.
“Rasanya seperti hadiah Lebaran buat kami. Setelah bertahun-tahun hidup tanpa listrik, akhirnya rumah ini terang juga. Dulu saat sahur dan tarawih kami masih gelap-gelapan, sekarang sudah bisa masak dan beribadah dengan nyaman. Terima kasih PLN, ini bukan cuma listrik, tapi berkah yang luar biasa di bulan suci,” kata Mustaja.

PLN UIW MMU terus memperluas jangkauan manfaat program LUTD sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera. Pada tahun 2025 ini, PLN UIW MMU menargetkan sebanyak 576 rumah tangga prasejahtera dapat menikmati akses listrik gratis melalui program tersebut.
Target ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, PLN UIW MMU menetapkan target sebanyak 562 rumah tangga, namun realisasi program justru melampaui ekspektasi dengan capaian 740 rumah tangga yang berhasil disambungkan listriknya secara gratis.

Capaian tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dan komitmen kuat insan PLN dalam mendukung pemerataan elektrifikasi di wilayah Maluku dan Maluku Utara, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Ely, yang menyalahkan Efrita Trifena Lamerkabel dalam polemik Miss Youth Indonesia justru menjadi cermin birokrasi yang tidak empatik, miskin inisiatif, dan gagal membaca arah kepemimpinan. Polemik finalis Miss Youth Indonesia asal Maluku, Efrita Trifena Lamerkabel, membuka aib lama soal OPD yang hanya sibuk membangun citra, tapi abai pada […]

  • “Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian-II)

    “Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian-II)

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN AM Sangadji Ambon; Pemerhati Psikologi Lingkungan) Tajukmaluku.com–Situasi di Maluku saat ini ibarat kita sedang terbawa arus deras sungai—tak berdaya melawannya, hanya berusaha bertahan agar kita tidak tenggelam. Dalam kondisi seperti itu, apa pun yang lewat di depan mata akan kita genggam. Bahkan jika yang terlihat adalah […]

  • Tuasuun Sekda SBB dan Tugas yang Terabaikan

    Tuasuun Sekda SBB dan Tugas yang Terabaikan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Peristiwa skorsing rapat paripurna DPRD Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu, 27 Agustus 2025, seharusnya menjadi alarm tersendiri bagi Bupati Asri Arman. Sebab, kelalaian menyiapkan naskah pidato bupati yang dibacakan Wakil Bupati Selfinus Kainama tak bisa diliat sebagai “lupa berkas”, naskah pidato yang semestinya sudah siap sejak jauh hari itu menjadi cermin dari lemahnya koordinasi […]

  • Pasca Viral dan Glorifikasi, Nyali Pecinta Alam Maluku Diduga Ciut Tuntut Kepala Balai TN Manusela

    Pasca Viral dan Glorifikasi, Nyali Pecinta Alam Maluku Diduga Ciut Tuntut Kepala Balai TN Manusela

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pecinta Alam Maluku diduga takut tuntut Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela, Deny Rahadi atas peristiwa duka Firdaus Ahmad Fauzi, pendaki asal Bogor yang ditemukan meninggal dunia setelah hilang selama 22 hari di Gunung Binaiya, Provinsi Maluku. Pasalnya, peristiwa itu terus menyisakan tanda tanya besar dan memicu kecaman publik terhadap pengelolaan kawasan konservasi oleh Balai […]

  • Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Nama Rakib Soamole kembali mencuat setelah perusahaannya, CV Afif Mandiri, ditetapkan sebagai pemenang tender pengelolaan parkir tepi jalan di Kota Ambon untuk tahun anggaran 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Dinas Perhubungan Kota Ambon pada akhir Januari lalu, menyusul proses seleksi tertutup yang dilakukan sejak akhir 2025. CV Afif Mandiri dinyatakan menang dengan nilai penawaran sebesar […]

  • Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Kekuasaan tampaknya terlalu dini mengubah haluan akal sehat Abukasim Umanailo. Baru beberapa waktu menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Abukasim langsung memicu kegaduhan publik dan stabilitas desa dengan tindakan kontroversialnya. Memecat seluruh perangkat pemerintah desa. Enam tenaga Posyandu, empat petugas Linmas, seluruh Ketua RT dan RW, sekretaris desa, hingga staf admnistrasi […]

expand_less